Pendekar Serigala Emas Sakti Season 2.

Pendekar Serigala Emas Sakti Season 2.
Berprinsip..


__ADS_3

80000 orang dari para pasukan Kekaisaran Gao yang di pimpin oleh Iblis Bunga Hitam Gu Wang Yong berkelebatan cepat untuk mengeroyok Shi Lin yang di cap sebagai seorang pengkhianat yang harus di berantas.


Shi Lin karena cintanya terhadap He Shu Huan secara diam -diam selalu memberikan informasi mengenai rencana Gao Yun Fang yang ingin sekali menggulingkan pemerintahan sah yang saat ini di kuasai oleh He Shu Huan sebagai Kaisar Ming Huan di Kekaisaran Ming.


Kini Shi Lin di perintahkan oleh He Shu Huan usai pemuda sakti membantai Gao Yun Fang dan Su Zen Ming untuk menghabisi seluruh para pasukan yang di miliki oleh Gao Yun Fang untuk Shi Lin bisa membuktikan diri Shi Lin bersumpah untuk Shi Lin menjadi rakyat dari Kekaisaran Ming.


Wusshhhh...Wungg..Trang ,trang ,trang..!!


Iblis Bunga Hitam menggerakkan pedang payung dengan gerakan ilmu ginkang yang sangat hebat yang mengharuskan Shi Lin untuk sigap sekali dan menangkis serangan maut melalui tulang iga di kiri Shi Lin dengan ilmu pedang burung phoenix.


"Aku harus membantunya..!"Kata Alina yang ada rasa simpati kepada Shi Lin berniat untuk bantu Shi Lin menghadapi para musuh mereka namun Alina di cegah oleh He Shu Huan.


"Jangan membantunya dahulu kita harus melihat kesungguhan hati Shi Lin untuk menjadi rakyat kita untuk selamanya."Kata He Shu Huan dengan lembut kepada Alina.


"Aku tak mau menjadikan Shi Lin sebagai rakyat kita tetapi aku ingin menjadikan Shi Lin sebagai adik angkat ku untuk menemani ku melayani mu sebagai majikan,pria,suami dan ayah serta kakak bagi kami berdua."Kata Alina dengan halus sekali kepada He Shu Huan yang menengok cepat ke arah Alina dengan kedua alis berkerut.


"Apa maksud perkataan mu itu,sayang?"Tanya He Shu Huan menatap tajam sekali Alina.


"Aku ingin kamu menikahi Shi Lin sebagai Selir Agung mu untuk menemani ku yang bergelar resmi sebagai Permaisuri Agung mu di Istana Kekaisaran Ming."Jawab Alina memohon dengan halus kepada He Shu Huan.


"Tidak..Aku memegang teguh prinsip ku sebagai Kaisar Ming Huan yang hanya mempunyai satu orang Istri yang bergelar Permaisuri Agung ku di seluruh Kekaisaran Ming yaitu kamu Alina ku."


Kata He Shu Huan dengan nada luar biasa tegas bukan main sampai Alina terharu dan Shi Lin ikut tersentuh dengan kegagahan tiada tara pada diri He Shu Huan.


Trang,trang,trang,trang,trang!!


Pedang payung di tangan Iblis Bunga Hitam telah tertangkis oleh pedang tipis di tangan Shi Lin yang bergerak bagaikan benang lentur yang bisa gerak sendiri dan mencari tempat yang dapat menjadi korban keganasan pedang burung phoenix emas yang sangat hebat itu.

__ADS_1


Wuttt..Bress..!!


Shi Lin membuat gerakan tangan ke udara untuk mengerahkan ilmu sinkang hawa sakti phoenix yang dashyat dan berhasil menghantam hancur sekitar 10000 orang pasukannya sendiri dari jumlah 80000 orang itu.


"Gadis laknat yang tak pantas hidup lebih lama di bumi..!!"Hardik seseorang dari 70000 orang yang mengeroyok Shi Lin yang cepat mengelak ke atas dan berdiri di udara dengan telapak tangannya menghantam hancur 70000 orang yang bergerak serentak bagaikan serangga nyamuk lincah.


Wushhh..Bress..!!


"Aghhhhh...!!"Pekik kematian 70000 orang itu yang akhkrnya dapat di basmi oleh Shi Lin.


Brrrr!!


Sepasang muda mudi berkelebatan cepat dan tiba di dekat He Shu Huan dan Alina seraya tersenyum memberikan sebuah kotak bentuk pipih berwarna hijau lumut kepada He Shu Huan.


"Yang Mulia ini adalah benda pusaka yang ingin anda temukan."Kata Chang Wu Lin dan Lan Xue Ling serempak kepada He Shu Huan.


Shi Lin menukik tajam dengan pedang tipisnya kini melengkung tajam tepat ke pinggang Iblis Bunga Hitam yang menjerit kesakitan karena tubuhnya di potong menjadi dua bagian oleh Shi Lin.


Wutt,crakk..!!!


Shi Lin mulai menyerang Ketua Awan Xie yang kaget setengah mati karena Shi Lin sungguh amat menakutkan sekali.Shi Lin menggerakkan ujung pedang yang ia lemparkan ke leher Ketua Awan Xie yang sudah terluka akibat serangan maut dari Chang Ching Mi.


Wutt,crakk..!!


"Yang Mulia hamba sudah membuktikan tekad hati hamba hanya satu untuk mengabdikan diri hamba hanyalah untuk Anda dan Kekaisaran Ming Sejati selamanya."Kata Shi Lin dengan nada tegas sekali usai membasmi semua musuh di hadapan He Shu Huan.


"Bagus..Aku sangat menghargai kesetiaan mu untuk ku dan Kekaisaran Ming Sejati,Shi Lin."Kata He Shu Huan dengan nada serius sekali kepada Shi Lin.

__ADS_1


"Yang Mulia selanjutnya apakah rencana anda usai kita membasmi para pemberontak ini di Kota Gao?" Tanya Chang Ching Mi sujud hormat di sisi Shi Lin di hadapan He Shu Huan.


"Aku harus menyelidiki gunung Qi untuk aku dapat bertemu secara langsung dengan Si Maling Utara Ru Rao Yung dan istrinya Qi Mei Lan untuk kasus pencurian kitab pusaka perang tiga kerajan Han Kuno dan peta pulau Wu."Jawab He Shu Huan yang menuruni tangga panggung dan berjalan ke arah luar rumah bekas milik Tuan Besar Su Zen Ming yang di segel secara resmi oleh pemerintah daerah Gao atas perintah He Shu Huan.


"Baiklah..Kami semua akan selalu siap untuk jadi pengikut setia anda sampai kapanpun dengan nyawa kami sebagai taruhannya."Kata Zhang Xiao Chan dengan nada sungguh hati kepada He Shu Huan.


"Terimakasih ku ucapkan untuk kalian semua yang menyatakan diri kalian sebagai pengikut setiaku seumur hidup kalian..,Aku pasti akan selalu siap untuk menjadi Kaisar Ming Huan yang dapat kalian jadikan sebagai pengayom kalian yang baik dan benar."Kata He Shu Huan yang membantu Alina untuk naik dan masuk ke dalam kereta kuda yang sudah di sediakan oleh pihak pemerintah di daerah Gao untuk transportasi perjalanan He Shu Huan dan Alina ke gunung Qi.


"Shi Lin sebaiknya kamu ganti pakaian mu dan tata rias mu menjadi dirimu sendiri mulai hari ini."


Kata Alina yang bersikeras meminta He Shu Huan untuk mengizinkan Shi Lin ikut di kereta kuda milik mereka berdua.


"Baik..Permaisuri Agung Alina hamba laksanakan perintah anda."Jawab Shi Lin di dalam kereta kuda bersama dengan He Shu Huan dan Alina.


Sedangkan Zhang Xiao Chan dan Chang Ching Mi duduk di depan pintu kereta kuda sebagai kusir dan untuk Chang Wu Lin dan Lan Xue Ling duduk di belakang kereta kuda sebagai pengawal dan pelayan pribadi khusus untuk He Shu Huan dan Alina di perjalanan.


Lalu 700 orang lainnya menggunakan kuda yang mengapit di kedua sisi kanan dan kiri ,depan dan belakang kereta kuda sebagai para prajurit yang mengawal jalannnya kereta kuda Sang Penguasa Tunggal Kekaisaran Ming Sejati.


He Shu Huan bagaikan patung tak bergeming di tempat duduknya karena ia di apit pula oleh Alina dan Shi Lin yang di paksa oleh Alina untuk duduk di sisi kiri He Shu Huan sedangakan Alina duduk di sisi kanan He Shu Huan.


"Huan Gege lihatlah betapa cantik jelitanya Shi Lin kini berpenampilan seorang wanita..Wah lihatlah postur tubuhnya yang indah bagaikan lukisan yang di buat oleh alam untuk menyenangkan hati dan pikiran mu sebagai Penguasa Negeri Ming."


Ucap Alina menggoda He Shu Huan.


"Yang Mulia Permaisuri ,anda jangan menggoda Yang Mulia Kaisar lagi dan membuat hamba tak nyaman."Kata Shi Lin dengan wajah merona di kedua pipinya.


He Shu Huan duduk tak bicara apa pun lagi karena ia sudah pusing dengan ulah Alina yang selalu ada cara untuk mendekatkan dirinya dengan Shi Lin dan Ia tak mau menyinggung perasaan Shi Lin yang mulai tak nyaman dengan godaan Alina yang memiliki niat yang bertentangan dengan prinsip He Shu Huan.

__ADS_1


Bersambung..!!


__ADS_2