Pendekar Serigala Emas Sakti Season 2.

Pendekar Serigala Emas Sakti Season 2.
Tiba Di Wilayah Sekte Naga Tengkorak Gurun.


__ADS_3

Bi Guan melihat golok naga langit miliknya di patahkan oleh pria kumis putih yang muncul di hadapannya itu.


" Oh ternyata kau adalah Pendekar Pedang Burung Phoenix Emas Sakti Gao Yun Fang. " Kata Bi Guan tersenyum mengejek kepada pria kumis putih.


" Iya benar, kau siapakah ?" Tanya pria kumis putih dengan nada bengis sekali kepada Bi Guan.


" Aku Sastrawan Bodoh Bi Guan. " Jawab Bi Guan angkuh.


" Sahabat terbaik dari Pendekar Besar Serigala Emas Sakti bernama He Shu Huan yang terkenal itu. " Kata pria janggut putih yang muncul juga di hadapan Bi Guan dan para istrinya dan Zhang Xiao Chen serta Zhang Xiao Wen di depan rumah itu.


" Kau bukannya kakek Ketua Sekte Istana Es di lembah naga di puncak gunung Himalaya ? " Tanya He Shu Huan yang sudah hadir di tempat itu bersama dengan Alina di sampingnya.


" Salam hormat hamba kepada Kaisar Ming Huan dan Permaisuri Agung Alina. "


Sapa Ketua Sekte Istana Es dengan hormat kepada He Shu Huan dan Alina.


" Iya terimakasih atas penghormatan mu kepada ku, "Kata He Shu Huan dengan nada agung.


" Ada apa kalian berdua berkunjung ke markas besar Sekte Naga Gurun ?" Tanya Alina ramah sekali kepada kedua pria sakti itu.


" Kami berdua ingin menemui Ketua Sekte Naga Gurun yang bernama Wang Hua Xing untuk ber tamu kepadanya. " Jawab Ketua Sekte Pedang phoenix Emas Gao Yun Fang dengan nada sombong.


"Kebetulan sekali kami juga ingin mengunjungi Ketua Sekte Naga Gurun, apakah kalian tidak keberatan untuk pergi bersama dengan kami ke markas besar Sekte Naga Gurun yang berada di utara hutan belantara ini?!" Kata He Shu Huan nada halus sekali.


" Ya, terimakasih kami sangat senang sekali bisa pergi bersama dengan anda ke markas besar Sekte Naga Gurun. "Jawab Ketua Sekte Istana Es dengan nada sopan dan hormat kepada He Shu Huan.


" Bi Guan, ayo kita bersiap untuk melanjutkan perjalanan kita bersama dengan mereka berdua menuju ke tempat tujuan kita. "Kata He Shu Huan dengan nada tenang sekali seraya memberikan kode kepada Bi Guan yang tangkas.


Para istri Bi Guan segera berkemas secara singkat ,lalu mereka mengikuti langkah Bi Guan dan He Shu Huan yang sudah berjalan bersama dengan Alina dan kedua orang anggota Sekte Bu Tong Pai ke arah hutan bagian utara, dan mereka segera tiba di lokasi yang tepat.


" Kenapa tempat ini sepi sekali ?" Tanya Bi Guan terheran -heran menemukan pintu masuk ke dalam Istana Sekte Naga Gurun tampak begitu mudah sekali dan tidak ada orang satu pun yang menjaga tempat itu.

__ADS_1


" Ya, kita lihat saja dahulu saat kita sudah masuk ke dalam Istana Sekte Naga Gurun. "Kata He Shu Huan menggandeng tangan Alina untuk masuk lebih dahulu dari yang lainnya.


Setibanya mereka di ruangan utama Sekte Naga Gurun. Mereka juga tidak bisa menemukan satu orang anggota Sekte Naga Gurun karena ruangan itu sudah amburadul yang artinya sudah hancur oleh seseorang yang sudah mendatangi tempat itu lebih dahulu daripada mereka.


" Sepi, berantai, tak ada orang dan kotor. " Kata Wang Yi Tou mengutarakan isi hati mereka semua dengan tepat sekali.


" Ini artinya adalah sudah ada orang yang lebih dahulu daripada kita yang telah menghancurkan seluruh isi dalam Istana Naga Gurun. "Kata Bi Guan mengamati setiap barang yang berserakan di dalam ruangan utama Sekte Naga Gurun.


" Kursi emas. " Kata Alina memegang kursi Singasana Sekte Naga Gurun dengan ringan saja.


Namun. ..


Wungg !!


" Alina. .Awas. .!!" Teriak He Shu Huan sigap menolong istrinya yang terjerembab ke arah ruangan lain di balik dinding kursi Singasana Sekte Naga Gurun.


Brrrrrrrrrrrrr !!


" Tidak ada di sini. " Kata Shi Lin halus dan sopan sekali kepada pria kumis putih.


" Cari sekali lagi sampai dapat. " Kata Ketua Sekte Pedang Phoenix Emas kepada Shi Lin dengan nada memerintah.


Shi Lin mencari -cari di sekitar barang yang ada di dalam ruangan tersebut namun tidak bisa menemukan barang yang mereka inginkan.


" Suhu ,teecu tidak dapat menemukannya di dalam guci keramik yang terletak di jendela ruang rahasia Sekte Naga Gurun. " Kata Shi Lin dengan nada sopan.


" Mmm, apakah benda itu sudah di curi oleh Si Maling Utara Ru Rao Yung ?" Tanya Bi Guan usai Bi Guan mencari benda pusaka itu di dalam laci meja kerja Ketua Sekte Naga Gurun.


" Aroma di ruangan ini bukanlah aroma Si Maling Utara Ru Rao Yung tetapi aroma milik Ketua Sekte Bidadari Sakti yang tinggal di Gunung Qi ." Kata He Shu Huan di samping Alina.


" Hmm, Qi Wei Lan ." Kata Alina mengangguk paham.

__ADS_1


" Jika Qi Wei Lan yang sudah mencuri pusaka itu ?,Maka ia seharusnya masih ada di sekitar lokasi kita saat ini, yakni di Istana Sekte Naga Gurun ini, " Kata He Shu Huan yang memberikan informasi akurat untuk Ketua Sekte Pedang Phoenix Emas yang segera berkelebat cepat untuk menemukan si pencuri pusaka yang di inginkan olehnya itu.


Brrrrrrrrrrrrr !!


" Huan Gege, ini." Kata Alina menyelipkan pena kuas yang di temukan oleh gadis cerdik ini ke tangan He Shu Huan yang cepat menyimpannya di dalam saku baju.


" Guan, ayo kita pergi dari tempat ini. " Kata He Shu Huan dengan nada tenang dan gembira seraya merangkul istrinya ,lalu mereka berkelebat cepat untuk pergi dari Sekte Naga Gurun.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Bi Guan dan para istrinya serta kedua orang murid Sekte Bu Tong Pai dan Ketua Sekte Istana Es segera menyusul He Shu Huan dan Alina dengan kecepatan yang sangat hebat sekali sehingga mereka dapat bertemu dengan He Shu Huan dan Alina di pintu masuk ke wilayah Sekte Naga Tengkorak Gurun yang berada di sisi kanan wilayah Sekte Naga Gurun.


" Ketuk 5 x naga itu. " Kata Alina halus kepada He Shu Huan.


He Shu Huan mengetuk gambar naga sebanyak 5 x sesuai petunjuk dari Alina.


" Hmm, ayo kita jalan -jalan di sekitar lokasi hebat ini. "Kata He Shu Huan dengan nada tenang.


" Hei, tunggu. " Kata Guli Puspita yang berada di belakang Wang Yi Tou.


" Ada apa, sayang ku ?" Tanya Bi Guan menatap selir nya.


" Lihat ada mata ulat bambu di lantai halaman depan menuju ke wilayah Sekte Naga Tengkorak Gurun. " Jawab Guli Puspita bergidik ngeri melihat sejumlah besar ekor ulat bambu merayap di sekitar lantai.


" Api. " Kata He Shu Huan tahu cara mengatasinya.


" Ini api ." Jawab Alina membuatkan api di obor yang kemudian di hempaskan ke lantai sehingga ulat -ulat bambu menyingkir dari pintu dan memberikan jalan untuk mereka.


" Cerdas sekali kalian berdua. " Puji Ketua Sekte Istana Es terkagum-kagum pada kecerdasan He Shu Huan dan Alina.


" Iya, kami memang cerdas tapi kau lebih berpengalaman daripada kami, karena itu kau maju lebih dahulu dari kami. " Kata He Shu Huan mendorongnya untuk jalan ke dalam lebih dahulu dari He Shu Huan dan Bi Guan serta yang lainnya.

__ADS_1


Bersambung. .!!


__ADS_2