
Di dalam jurang gunung Himalaya yang sangat dalam sekali He Shu Huan mengobati penyakit dan luka dalam tubuh yang mendera Kaisar Mahesa yang mengalami luka pukulan racun es yang menyebabkan terjadinya gumpalan darah beku di otak dan sel syaraf yang lain dari tubuh Sang Kaisar Kekaisaran Nepal tersebut.
Pengobatan yang di lakukan oleh He Shu Huan terhadap Kaisar Mahesa adalah melalui ilmu sinkang yang di salurkan melalui kedua telapak tangan He Shu Huan ke dalam tubuh Kaisar Mahesa sampai menembus sel -sel darah dan syaraf telah tulang dari Kaisar Kekaisaran Nepal itu.
"Untuk membuyarkan gumpalan darah beku dan menghangatkan organ di dalam tubuhnya."Kata He Shu Huan usai mengobati Kaisar Mahesa yang kini sudah dapat bernapas normal kembali.
"Huan Gege ,sebaiknya kamu makan dahulu agar energi mu tetap terjaga."Kata Alina membantu He Shu Huan untuk makan malam berupa sup sayur bening dan buah apel panggang yang hangat.
"Energi ku baik -baik saja,Alina sayang."Kata He Shu Huan nada kasih sayang terhadap Alina yang duduk di samping kanannya.
"Emm, ya ya aku tahu ,sudahlah Kakak Huan kau harus menjaga kesehatan mu juga."Kata Alina yang memaksa He Shu Huan untuk makan malam yang di suapi lembut oleh Alina.
"Paduka..Apakah anda bisa mendengarkan suara kami yang berada di atas jurang gunung Himalaya ini?!"Tanya Chiu Sing dengan nada halus dari atas jurang gunung Himalaya.
"Iya,aku bisa dengar suara kami semua di atas sana dari dalam jurang ini."Jawab He Shu Huan nada tenang.
"Ah ,syukurlah Yang Mulia."Kata Ramses juga ikut mencari cara untuk membantu membawa Kaisar Mahesa dari dasar jurang gunung Himalaya tapi Ramses kesulitan sekali.
"Eumm..Bagaimana cara ku bisa membantu Tuan Besar He untuk membawa Kaisar Mahesa dari dasar jurang ke atas sini."Kata Ramses hilir mudik di sekitar bibir jurang gunung Himalaya.
Lalu terdengar suara dari He Shu Huan dari dasar jurang gunung Himalaya."Ramses janganlah kamu khawatir karena aku bisa membawa Kaisar kalian kepada kalian setelah ia sadarkan diri usai aku sembuhkan lukanya."
Ramses berseri -seri sekali."Tuan Besar He ,saya ucapkan terimakasih atas kebaikan anda."Suara bergetar penuh rasa terimakasih dari pria muda dan setia terhadap majikannya itu.
"Iya,Ramses sama -sama.Kau jaga sajalah mereka yang berada di goa es dan tunggulah esok pagi ku pasti akan mengantarkan Kaisar Mahesa kepada kalian di sana."Kata He Shu Huan dengan nada yang sangat tulus bersahabat kepada Ramses.
Ramses sangat merasa beruntung sekali karena ia bisa berkenalan dan bersahabat dengan He Shu Huan dan Alina yang sangat terbuka dan hangat kepadanya.
"Ramses ,kau istirahatlah dan biarkanlah aku yang menjaga mereka karena mereka keluargaku."Kata Chiu Sing halus kepada Ramses.
__ADS_1
"Terimakasih Chiu Sing kau saja yang tidur..Aku ini laki -laki sedangkan kamu wanita ,jadi kau yang harus menjaga kesehatan mu."Kata Ramses yang menolak untuk tidur di malam hari itu.
"Baiklah..Aku akan tidur..Kalau begitu aku istirahat dahulu..Selamat malam Ramses."Kata Chiu Sing di dekat pintu goa es.
Usai Chiu Sing terlelap dengan bersandar pada dinding goa es.Ramsea bisa dengan leluasa dan bebas memandangi gadis jelita dan manis yang telah mendatangkan rasa sayang di hati Ramses untuk Chiu Sing.
"Aku berdebar kencang memandangi Chiu Sing yang terlelap di depan ku..Wajahnya yang terkena sinar api unggun menambah kecantikannya yang eksotis dan mengagumkan hati ku."Kata Ramses di dalam hatinya seraya menambahkan kayu bakar pada api ungun yang di letakkan di depan pintu goa es agar hangatnya api ungun masuk ke dalam goa es untuk memberikan kehangatan yang sangat membuat rasa nyaman bagi Keluarga dari Kaisar Mahesa.
Menjelang fajar menyingsing yang menyingkap kabut di dataran tertinggi gunung Himalaya yang menguap ke dalam jurang gunung Himalaya yang sangat dalam sekali telah membangunkan Kaisar Mahesa dari tidurnya yang panjang. Kaisar tua ini mengedarkan pandangan sepasang matanya ke sekeliling jurang gunung Himalaya.Ia menghirup udara segar pagi hari tanpa mengalami sesak yang biasa di rasakannya selama ini akibat racun es yang membekukan darahnya di seluruh tubuh.
Kaisar Mahesa menjatuhkan pandangan matanya kepada sosok mungil dan amat luar biasa cantik jelita dan manis bukan main di seberangnya dan ia merasakan getaran yang tak wajar saat melihat senyuman semanis bunga sakura dan selembut air sungai tenang serta secerah matahari pagi hari itu.
Alina memang sedang senang sekali membuatkan He Shu Huan pakaian baru dan sepasang sepatu baru dari bahan -bahan alami di dapatkannya di sekitar lokasi jurang gunung Himalaya.
"Huan Ge ,cobalah kau memakai pakaian yang baru saja ku buatkan untuk mu dari bunga -bunga liar di hamparan rumput bagian selatan jurang kita ini."Kata Alina membantu He Shu Huan berpakaian baru yang sangat di sukai He Shu Huan apa pun yang di buat oleh istrinya untuknya.
"Bunga Mahoni salju dan Bunga Yu Tibet memang sangat halus dan hangat untuk di buat pakaian di dataran tinggi dan lembab ini."Kata He Shu Huan yang merengkuh wajah istrinya untuk di ciumnya dengan lembut.
"Ekhemm..Kaisar sudah sadar..Mari kita jumpai Beliau untuk kita bisa memperkenalkan diri kita kepada Beliau."Kata He Shu Huan lembut kepada Alina.
Mereka menghadap Kaisar Mahesa yang segera berdiri untuk menyambut mereka berdua dengan sopan santun kelas tinggi.Mereka berdua menjura hormat kepada Kaisar Mahesa sebelum berbicara untuk memperkenalkan diri mereka kepada Kaisar Mahesa.
"Yang Mulia ,perkenalkan kami berdua adalah He Shu Huan dan He Alina dari Kekaisaran Ming."Kata He Shu Huan sopan bersamaan dengan Alina.
"Ya ,aku ucapkan terimakasih atas bantuan dan pertolongan yang kau berikan kepadaku ,Tuan He."
Kata Kaisar Mahesa dengan nada yang ramah.
"Yang Mulia..Jika anda sudah merasa nyaman dan sehat..Marilah kita naik ke atas untuk bertemu dengan Ramses dan Chiu Sing serta keluarga mu yang berada di goa es karena mereka sudah lama sekali menantikan mu sadar untuk mengatasi para kaum pemberontak yang di pimpi oleh Pangeran Makhota palsu mu di Istana Kekaisaran Nepal mu dan aku juga bisa segera bertemu dengan Ibu Suri Jinawari untuk masalah ku sendiri."Kata He Shu Huan dengan nada serius sambil tersenyum kecil di hadapan Kaisar Mahesa.
__ADS_1
"Ya,baiklah..Aku juga sudah tak sabar lagi untuk aku bisa menumpas para pemberontak hina yang sudah membunuh Putra dan Putri Mahkhota ku di Kota Gun yang menjadi bagian wilayah Kekaisaran Ming yang berbatasan dengan wilayah Kekaisaran Nepal kami."Kata Kaisar Mahesa nada serius pada He Shu Huan.
He Shu Huan meraih tangan Kaisar Mahesa di sisi kiri dan menggandeng tangan Alina di sisi kanan.
Lalu He Shu Huan meluncur bagaikan sinar putih ke atas jurang dan tiba di dalam goa es dengan sikap agung yang mengejutkan hati semua orang di sana.
"Yang Mulia.."
"Ayahanda..!!"
"Kakanda...!!"
Seruan penuh kerinduan dari semua para anggota keluarganya telah membangkitkan rasa hatinya yang ingin sekali membasmi para musuhnya yang sudah membuat sengsara para keluarganya dan rakyatnya.
Kaisar Mahesa berkata dengan suara yang amat lantang sekali."Wahai seluruh keluarga ku marilah kita berperang dan merebut kembali milik kita dari para perampok hina yang tak tahu balas budi yang telah membuat kita menderita dan rakyat kita juga menderita."
"Iya..Yang Mulia..Mari kita basmi mereka semua..!
Aku Ramses akan berjuang bersama dengan anda dan keluarga anda hingga tetes darah terakhir!!"
Suara Ramses pun tak kalah lantang dan gagah luar biasa.
"Tunggu apalagi..Mari kita segera ke Istana kalian untuk meraih apa yang seharusnya hak kalian dan hak rakyat kalian pula..!" Kata He Shu Huan yang sudah meluncur turun dari atas puncak gunung Himalaya bersama dengan Alina.
Brrr!!
Serombongan Kaisar Mahesa pun mengikuti dari belakang bagaikan sekawanan burung elang saja yang menukik tajam menuju ke wilayah Istana Kekaisaran Nepal.
Brrr!!
__ADS_1
Bersambung..!