Pendekar Serigala Emas Sakti Season 2.

Pendekar Serigala Emas Sakti Season 2.
Janganlah Kamu Meragukan Ku


__ADS_3

He Shu Huan mengejar kepergian Alina darinya karena Alina berpikir kalau dia yang menodai dan menghamili Du Ling dengan saksi Bi Guan dan para istri sahabat mereka itu yang terpengaruh ilmu hitam kotak pandora Raja Dewa Naga Sakti.


Alina sebenarnya tidak marah kepada He Shu Huan.Ia cuma ingin menjebak Shi Lin dan Du Ling yang di curigai oleh Alina mempunyai niat jahat kepada He Shu Huan dan Bi Guan.


Alina terdiam di sebuah hutan yang berada di kawasan terdekat di daerah wilayah pegunungan Himalaya .Alina bingung ingin pergi kemana ?Ia tak tahu arah lagi karena ia sangat sedih luar biasa.


"Alina..Sayang.."Kata He Shu Huan berhasil juga menemukan Alina di hutan gunung tandus.


He Shu Huan memegang kedua pundak Alina dari belakang lalu turun ke pinggang kecil Alina karena ia tahu istrinya menangis untuk meluapkan rasa yang ada di benak istrinya.


"Huan Gege,kamu kembalilah kepada Bi Guan dan yang lainnya yang memerlukan mu daripada aku."


Kata Alina memberontak untuk membebaskan diri dari dekapan He Shu Huan.


"Tidak..Aku jauh lebih memerlukan mu ,Alina.Aku mencintaimu..Sungguh ku mencintaimu..!"Kata He Shu Huan membalikkan tubuh Alina dan menatap lembut istrinya.


"Aku tak mau memaafkanmu..Kau dengar? Hei..!"


Kata Alina yang di belenggu oleh He Shu Huan di pelukan kuat He Shu Huan.


"Aku juga tak mau membiarkanmu pergi dariku."


Kata He Shu Huan mencium paksa Alina yang memberontak tetapi semakin membara pula He Shu Huan mencium Alina.


"Mmmmhhh..Akh!!"


He Shu Huan mendekap Alina usai gadisnya itu tak memberontak kepadanya lagi.


"Tolong ,kau jangan pernah meragukan ku ,Alina.


Ku tulus kepada mu dan hanya kamu seorang yang ada di hati ku."Kata He Shu Huan halus di telinga Alina.


"Jangan kau sentuh aku lagi..Ku mohon..Aku tak mau kau sentuh aku."Kata Alina melepaskan diri dari He Shu Huan.


"Ya..Untuk kali ini aku tak kan menyentuh mu lagi karena kita berada di daerah musuh yang sudah mengintai kita berdua sejak kamu lari ke arah hutan ini."Kata He Shu Huan menjilat bibir Alina.


"Kau ? "

__ADS_1


"Iya ,aku menjaga jarak darimu."Kata He Shu Huan mengalah untuk istrinya tak marah lagi kepadanya maka ia pun memberi jarak untuk persiapan diri menghadapi musuh -musuh yang sudah datang di hadapan mereka dengan berkelebatan bagaikan kelelawar di tengah malam.


Swing,swing ,swing!!


Alina menggerakkan pedang mutiara naga di atas kepala namun akibatnya sejumlah musuh jatuh ke tanah dengan di mutilasi oleh gadis jelita ini.


Crak,crak,crak!!


"Keluarlah kau dari persembunyian ku dan hadapi aku dengan jantan." Kata He Shu Huan dengan nada halus namun sanggup menarik keluar pria berrambut kepang panjang dari persembunyian.


"Pendekar Serigala Emas Sakti kau sungguh amat sombong sekali berani mendatangi hutan kami dari Sekte Naga Gurun."Kata pria rambut kepang itu kepada He Shu Huan.


"Uhmmm..Hutan milik kalian yang manakah ? !Huh sembarangan saja kau mengaku -ngaku hutan ini milik mu orang hidung kerbau ! "Hardik He Shu Huan melesat dengan ilmu ginkang naga terbang menerjang pria rambut kepang yang membalas serangan dengan ujung rambut kepangnya.


Wutt,syutt,wer,wer!!


"Manusia -manusia serakah yang bodoh keluarlah kau dan hadapilah aku Alina Iblis Kecil."Kata Alina yang mengibaskan pedang dengan ilmu pedang naga biru ke arah belakang sampingnya.


Dan..


Crakk!!


"Gadis liar..Bila kau jatuh ke tanganku..?! Maka ku habisi kau..!!" Hardik seorang nenek dengan guci arak melayang telah menyerang ke arah tengkuk Alina.


Wer,brush,bruak!!


Alina dengan gerakan kaki kanan ke tengkuknya telah berhasil menendang hancur guci arak dari nenek sadis itu.


"Nenek Mo Li..Aku sudah lama mendengar sifat dan perbuatan kotor mu yang sudah mengotori bumi yang malang..,Dan sekarang kamu jumpa aku yang akan menguliti mu untuk hukuman mati yang layak kamu terima dari ku..!!"Hardik Alina.


"Gadis sombong layak mati di tangan ku..Lihatlah serangan ku..!!" Teriak nenek Mo Li menerjang ke arah Alina dengan ilmu cakar yang sangat kejam terarah ke bagian dada dan bawah Alina.


Wutt,plak,dess!!


"Auh..Huwekk!! "


Nenek Mo Li muntah darah terkena oleh serangan ilmu pukulan naga biru dari Alina yang menangkis serangan tak lazim itu dengan tangkas.

__ADS_1


Lalu Alina dengan satu kali tebasan saja sudah memotong dua tubuh nenek Mo Li dengan ilmu pedang Dewa Jia Lun.


Wush,crakk!!


He Shu Huan meliukkan tubuhnya dengan ilmu gerakan sinkang lumba -lumba yang amat gesit sekali lalu ia mengepalkan buku jarinya ke arah rahang pria rambut kepang yang ujung rambutnya di rampas He Shu Huan hingga copot semua.


Kres!!


Bruakkkk!


"Huan ..!! Alina..!! "Teriak Bi Guan dan para istrinya yang datang ke hutan tersebut di ikuti oleh Shi Lin dan Du Ling.


"Kotak pandora." Kata He Shu Huan memberitahu Alina tentang kotak ilmu hitam milik Raja Dewa Naga Sakti yang di pelajari oleh Du Ling untuk menyedot sukma Bi Guan dan para istrinya.


"Gunakan rambut gadis perawan untuk sadarkan Bi Guan dan para istrinya."Kata Alina mencabut beberapa helai rambut salah satu anggota Sekte Naga Gurun yang terdekat yang kini menjadi salah satu mayat yang berserakan di hutan itu.


Alina melemparkan rambut -rambut itu tepat ke arah Bi Guan dan para istrinya yang bertepatan mereka menghampiri He Shu Huan dan Alina di ikuti oleh Du Ling yang terbunuh oleh Alina yang gunakan ilmu jarum rambut halus salah satu dari ilmu silat Dewi Aira.


Wer,bruk!!


"Alina..Kau membunuhnya untuk ku ?"Tanya He Shu Huan merasa senang sekali melihat istrinya sendiri yang menghukum mati Du Ling.


"Bukan untuk ku tapi untuk Bi Guan dan para soso ku yang di pengaruhi ilmu hitam nya dan di tipu olehnya."Jawab Alina malas mengatakan Alina membunuh Du Ling untuk He Shu Huan dengan sikap angkuhnya.


Tapi,He Shu Huan peka sekali bila ada kaitannya dengan istrinya itu.He Shu Huan diam saja dan ia hanya senyum kecil untuk Bi Guan dan para istri sahabatnya itu.


"Kami ..?Kami kenapa ,Huan ?" Tanya Bi Guan dan para isterinya dengan sorotan mata heran dan bingung sekali.


"Kalian telah di tipu daya oleh Du Ling gunakan kotak pandora ilmu hitam milik Raja Dewa Naga Sakti,dan ia sebenarnya adalah murid dari Sekte Harimau Gurun cabang kota Dian An Timur,lalu ia pura -pura sebagai anggota Sekte Pedang Phoenix Emas di daerah sini."Jawab Alina yang ambil daun emas gambar kotak pandora dari saku baju jasad Du Ling.


"Oh..Untunglah Alina berhasil mengungkapkan kejahatannya dan membunuhnya juga untuk kita semua."Kata He Shu Huan menggunakan kata kita semua agar Alina tak emosi lagi kepadanya.


"Aih ,Shi Lin kenapa kau jalan cepat -cepat ke arah pintu masuk ke markas besar Sekte Naga Gurun?"


Tanya Alina mengejar Shi Lin yang berdiri di batu prassati gambar naga garis melintang di sudut.


"Naga Gurun." Kata He Shu Huan berdiri di sisi kiri Alina untuk melindungi isterinya.

__ADS_1


Bi Guan dan para istri di sisi kanan Alina di dekat Shi Lin sebagai formasi saling melindungi satu sama lainnya sebelum masuk melewati hutan di depan jalan mereka.


Bersambung..


__ADS_2