Pendekar Serigala Emas Sakti Season 2.

Pendekar Serigala Emas Sakti Season 2.
Hari Yang Buruk Bagi Gi Hong Zi.


__ADS_3

Mendengar penuturan Alina yang sangat cerdas dan jenius itu semua anggota keluarga besar dari Gi Min Ji mengakui identitas diri mereka secara terperinci sesuai daftar absen yang di tuturkan oleh Alina melalui ingatannya yang cerdas.


"Baiklah..Kalian tunggu di sini sampai pesta yang di adakan oleh Gi Hong Zi berakhir dalam waktu 2 jam saja ,namun kalian tenang saja karena Bi Jin Xiao dan Wen Hui Ling akan menjaga kalian di menara rahasia Adipati Gi Yuen." Kata He Shu Huan mengatur anggota keluarga Gi Min Ji.


"Tuan Besar He ,kami kaum pria dewasa anggota keluarga besar Kaisar Gi Min Ji juga ingin ikut di dalam pesta besar calon selir Gi Hong Zi bersama dengan mu dan istri mu sebagai pejuang di dalam merebut kembali milik kami dari bajingan Gi Hong Zi dan para antek -anteknya."Kata pria tertua di dalam anggota keluarga Gi Min Ji.


"Baiklah ,aku justru semakin senang karena ada kalian sebagai pembantu ku untuk menangani para antek -antek Gi Min Ji di seluruh Istana Gi kalian ini dengan cara kalian masing -masing dan kirimlah kepala mereka di dalam karung kepada Gi Hong Zi di halaman utama Istana Gi kalian yakni


tempat acara pesta yang di gelar olehnya untuk Gi Hong Siu."Kata He Shu Huan memberikan tugas -tugas membasmi para antek Gi Hong Zi yang ada di seluruh Istana Gi kepada seluruh putra ,adik dan menantu pria Gi Min Ji.


"Siap kami laksanakan sesuai arahan anda Tuan Besar He." Jawab mereka serempak dan mereka langsung menyebar ke seluruh Istana Kekaisaran Gi sesuai arahan dari He Shu Huan.


"Kalian berdua jagalah mereka kaum wanita dari anggota Kekaisaran Gi tulen di menara ini."Kata He Shu Huan kepada Alina dan Wen Hui Ling.


"Baiklah kami mengerti."Jawab Alina dan Wen Hui Ling serius.


Lalu He Shu Huan dan Bi Jin Xiao berkelebatan cepat ke arah tempat acara pesta yang di gelar oleh Gi Hong Zi untuk menyambut hari ulang tahun ke 18 tahun untuk Putri Gi Hong Siu namum mereka berdua termangu melihat Bi Guan ,Ming Ming dan Raja Pengemis Timur Laut Wang Yi Tou menerjang tempat acara tersebut dengan sangat liar dan brutal.


Wut,wut,bress!!


Wang Yi Tou menggerakkan tongkat pusakanya ke arah kumpulan pejabat teras eselon Gi Hong Zi dengan amat sadis sekali sampai beberapa orang itu tewas terkena hempasan angin tongkatnya saja.


Wush,crang,crang,crakk!!


Ming Ming menggerakkan pedang pusaka kayu harum menghancurkan kumpulan senjata tombak dan golok milik sekitar 500 orang prajurit pilihan yang menjadi pelindung utama Gi Hong Zi dan keluarga.


Wush,crangg..!!


Bi Guan mengibaskan golok naga langit langsung ke arah Gi Hong Zi yang sedang mengamati Selir barunya menari anggun untuknya namun Gi Hong Zi mendengar desiran angin dari golok Bi Guan itu dengan tepat melempar cangkir mungilnya ke arah golok dan tepat menghantam balik desiran angin ke arah Bi Guan.


"Manusia -manusia lancang dari mana yang amat begitu berani mati mengganggu pesta ku?!! Bunuh mereka semua...!!" Perintah Gi Hong Zi murka dan berang kepada para pasukannya.


"Siap Yang Mulia kami laksanakan..!! " Jawab para pasukannya serentak.


Lalu menerjang Bi Guan ,Ming Ming dan Wang Yi Tou dengan sepak terjang yang amat sangat keji dan ganas sekali sampai Bi Guan ,Ming Ming dan Wang Yi Tou terkurung di tengah -tengah aula.

__ADS_1


Wutt,trang,trang,trang,trang!!


Melihat hal yang menguntungkan bagi Gi Hong Zi yang menggunakan ilmu sinkang 1200 tapak besi darah dengan meja yang ia hempaskan langsung ke arah tiga orang pengganggu pestanya.


Wush,wungg,brakkk!!


Meja itu hancur tepat di atas kepala ketiga orang itu dan Gi Hong Zi terbelalak kaget melihat orang yang menghancurkan alat senjata serangnya itu dan ia lebih terkaget -kaget karena sebuah ujung seruling bergerak begitu lincah sampai sepasang matanya nanar dan pusing.


Lalu...


Prakk,jleb,brus!!


Seruling itu memukul hancur kepala dan wajahnya dan di susul ujung seruling melubangi tubuhnya hingga usus nya berhamburan di sekitar dirinya.


"Celaka Kaisar Gi Hong Zi telah tewas oleh pria muda sadis itu..!!" Teriak seluruh keluarga dan para pasukan inti Gi Hong Zi.


"Kalian mau tahu siapa pria muda gagah perkasa yang sudah melenyapkan si biadap Gi Hong Zi?!"


Hardik Bi Jin Xiao yang memutar pedang bunga cinta bagaikan baling -baling kincir angin telah menebas habis seluruh orang Gi Hong Zi.


"Beliau adalah Pendekar Serigala Emas Sakti He Shu Huan yang terhormat.."Kata Bi Guan yang lihat Ming Ming terdesak oleh sejùmlah sisa dari para pasukan Gi Hong Zi di tengah -tengah aula itu telah menerjang dengan golok naga langit yang di sertai ilmu sinkang pedang golok naga langit telah mengamuk ganas menebas sana -sini sisa para pasukan Gi Hong Zi.


Wutt,crakk,crak!!


"Guan Gege.." Panggil Ming Ming memeluk Bi Guan dengan perasaan lega dan hangat karena ia telah di selamatkan nyawanya oleh Bi Guan ,dan hal ini membuktikan betapa besar dan dalamnya cinta Bi Guan terhadap dirinya.


"Rapikan mereka dan gantunglah kepala mereka di alun -alun Ibukota Kekaisaran Gi,lalu undanglah Kaisar Gi Min Ji untuk masuk ke Istana Kekaisaran Gi dengan bebas dan nyaman." Perintah He Shu Huan kepada seluruh anggota keluarga Kaisar Gi Min Ji yang sudah hadir usai membantai habis seluruh antek Gi Hong Zi yang berada di seluruh Istana Kekaisaran Gi.


He Shu Huan menunggu para wanita yang berada di menara rahasia Adipati Gi Yuen datang usai dapat laporan mengenai pesta telah usai dengan terbunuhnya Gi Hong Zi olehnya di aula utama Istana Kekaisaran Gi.


Namun He Shu Huan menunggu sampai 2 jam lamanya,maka ia segera melesat sendiri untuk ia bisa lihat ada masalah apakah yang telah terjadi menara itu.


Wush,brrrr!!


Sesampainya He Shu Huan di menara rahasia Adipati Gi Yuen.Ia menemukan sejumlah kaum wanita keluarga Gi Min Ji telah menjadi mayat yang berserakan dan tak beraturan.

__ADS_1


"Paduka..Ada penyerangan yang telah terjadi di menara rahasia Adipati Gi Yuen saat anda dan Tuan Besar Bi Jin Xiao keluar dari menara ini dan sebagian dari kami menjadi korban keganasan seorang pria kemayu yang di temani seorang pria berwajah garang telah menyandera kedua nyonya usai menghabisi kami di menara ini."Laporan dari salah satu putri Kaisar Gi Min Ji yang di pangku Bi Jin Xiao untuk mendapatkan informasi terkait dari peristiwa penyerangan dan pembunuhan terhadap anggota kaum wanita keluarga Kaisar Gi serta penyanderaan terhadap Alina dan Bi Jin Xiao yang di tugasi oleh He Shu Huan untuk menjaga para wanita itu di menara sampai He Shu Huan selesai menghabisi Gi Hong Zi.


"Kurang ajar..!!" Geram He Shu Huan.


"Tolong..!!" Terdengar teriakan Wen Hui Ling dari ruangan lain dari lorong menuju ke menara itu.


Brrrr!!


Bi Jin Xiao berkelebat menuju ke arah suara Wen Hui Ling yang berasal dari sebuah kamar gelap di bagian ruangan kediaman Adipati Gi Yuen.


Bi Guan dan Ming Ming serta Wang Yi Tou dan para anggota Keluarga Kaisar Gi Min Ji ikut serta mencari tahu keberadaan Wen Hu Ling yang dapat di temukan oleh He Shu Huan dalam keadaan tak lagi waras.


"Hui Ling istriku..!!" Teriak Bi Jin Xiao cepat ambil istrinya dari tangan He Shu Huan untuk di peluk hangat Bi Jin Xiao.


"Apa yang telah terjadi terhadap Soso Hui Ling ?"


Tanya Ming Ming sedih dan terluka.


"Tidakk..!! Jangan sampai terjadi hal serupa pada Alina -ku..!!" Batin He Shu Huan berteriak cemas.


He Shu Huan berkelebat mengeliling setiap ruang di kediaman Adipati Gi Yuen untuk menemukan Alina dengan harapan agar istrinya tidak alami hal yang serupa seperti yang di alami oleh Wen Hui Ling yakni siksaan pelecehan seksual tingkat yang amat tinggi sampai korbannya trauma dan jadi gila.


Brrr!!


"Oh ,Tuhan ..Hui Ling ku yang malang..Aku akan habisi mereka yang telah melakukan hal keji ini terhadap mu,sayang." Kata Bi Jin Xiao mendekap Wen Hui Ling yang di bawanya ke salah satu ruang kamar di Istana Kekaisaran Gi.


Mereka sudah berkumpul dengan Kaisar Gi Min Ji dan Putri Gi Min Sa serta Shi Lin di pintu menara rahasia Adipati Gi Yuen yang secepat memberikan bantuan kepada Bi Jin Xiao untuk merawat Wen Hui Ling di tempat yang lebih baik lagi.


"Di manakah He Shu Huan berada? Kenapa hanya kalian saja yang berada di menara rahasia Adipati Gi Yuen ?" Tanya Shi Lin dengan raut wajah yang tersiratkan kecemasan terhadap diri He Shu Huan.


"Pergi untuk menyelamatkan Alina yang juga di sandera pihak musuh yang telah melakukan semua hal keji ini terhadap Wen Hui Ling dan para anggota keluarga Kaisar Gi Min Ji di menara itu."


Jawab Putri Ming Ming yang mengamati Istana itu yang jumlah keluarganya berkurang dari sebelum mereka mengikuti langkah He Shu Huan dan Bi Jin Xiao ke menara rahasia Adipati Gi Yuen.


"Hmm mencurigakan sekali orang -orang ini."Kata Shi Lin pelan mengutarakan perasaan peka dan tajam Ming Ming terhadap orang -orang Suku Gi.

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2