Pendekar Serigala Emas Sakti Season 2.

Pendekar Serigala Emas Sakti Season 2.
Pintu Rahasia Jalan Menuju Kekaisaran Gi.


__ADS_3

Hi guys Happy New Year 2022 semua 😘,jangan lupa like dan komen serta share ,gift,dan vote tuk esok kalau kalian iklas ,makasih😘.


Bi Guan membidikkan senjata rahasianya yang berupa mirip pistol tapi mengeluarkan sejumlah jarum es yang menghantam sejumlah titik di arah jalan di depan mereka menuju ke pintu yang sudah terlihat oleh mereka semua.


crish,dor,jleb,jleb!!


Ternyata Bi Guan membunuh sejumlah musuh di tempat sembunyi masing -masing dalam misi ingin membunuh mereka semua di pintu rahasia itu.


Kresek,kresek!!


Suara daun pepohonan yang bergesekan telah di dengar oleh Bi Jin Xiao yang segera menghunus pedang bunga cinta ke arah rimbunan pepohonan di samping mereka dengan satu gerakan ilmu nya yang terkenal dengan sebutan ilmu pedang angin Feng.


Wutt,crak,crakk!!


"Wah si mata satu dan telinga satu sepasang iblis pengikut setia Si Maling Barat Du Ru Mu saudara seperguruan dari Si Maling Utara Ru Rao Yung "


Kata Bi Guan mengenali dua orang pria aneh yang di bunuh oleh Bi Jin Xiao dengan amat lihai sekali.


He Shu Huan dan Alina sudah tiba di depan pintu rahasia jalan menuju Kekaisaran Gi yang persis dengan kuncinya yaitu logam emas bentuk pipih yang telah di curi oleh pihak musuh gelap mereka.


"Ada lubang di tempat kunci yang mirip dengan tusuk konde di rambut mu Shu Huan."Kata Wen Hui Ling mengamati lubang tempat kunci pintu batu yang tebal itu.


"Iya ,aku coba."Jawab He Shu Huan mengambil tusuk konde nya dan ia selipkan di lubang tempat kunci jalan rahasia Kekaisaran Gi,lalu memutar tiga kali searah jarum jam harimau yakni jam 8 pagi.


Lalu..


Greek,grekk,seerrrr!!

__ADS_1


"Wah ,pintarnya kamu anak muda hebat terbaik di dunia."Puji seseorang Kakek baju tambalan yang tiba-tiba muncul dari semak belukar di sisi kanan Alina sampai istri He Shu Huan ini menjerit kaget dan takut bukan main lalu memeluk He Shu Huan.


"Ehh ,Locianpwe kau mengagetkan istriku saja."


Kata He Shu Huan halus tapi kakek itu terkekeh di bibir tertutup.


"Pendekar Besar Serigala Emas Sakti kau amat luar biasa tajam sekali apakah kau bisa mengenali diriku sebagai Raja Pengemis Timur Laut Wang Yi Tou ?!"Ucap Raja Pengemis Timur Laut Wang Yi Tou menjura hormat kepada He Shu Huan.


"Ya ,aku kenal kamu karena kau sangat mudah di kenali olehku yakni,kau ada tompel besar di ibu jari telapak tangan kanan mu yang bengkok itu."


Jawab He Shu Huan tenang.


"Semua orang di sini mengenalimu Kakek sinting."


Kata Bi Guan mengelus rambut sanggul Ming Ming yang tebal dan di jepit tusuk konde giok nan indah bentuk bunga matahari.


"Ya,ya,ya,aku minta maaf telah mengagetkan istri kecil mu yang cantik manis ini Thaihap."Kata Raja Pengemis Laut Timur Wang Yi Tou dengan raut wajah jerih kepada tatapan mata tajam sekali dan mencorong ganas He Shu Huan meskipun pria ini melayangkan senyuman setampan wajahnya yang tiada duanya di muka bumi ini.


"Hemmm..Masuklah kau lebih dulu daripada kami sebagai tanda permintaan maaf mu kepada Tuan Besar He kami."Kata Shi Lin mendorong Kakek itu ke dalam.


Alina meraih jemari He Shu Huan untuk jalan di belakang Shi Lin lalu Bi Guan,Ming Ming,Bi Jin Xiao ,Wen Hui Ling ,Gi Min Ji dan Gi Min Sa telah menyusul mereka dengan langkah amat ringan nan gesit sekali.


"Hutan lagi yang kita datangi di balik pintu batu berat itu."Kata Bi Guan bosan lihat hutan berkali -kali tapi tak ada makanan enak yang di bisa di makan olehnya.


"Ini bukanlah hutan sembarangan melainkan hutan formasi rahasia Kekaisaran Gi yang dapat mengelabui musuh dan membunuh orang yang tak hapal melewati rimbunan pohon bunga kapas di hadapan kita."Kata Gi Min Ji yang memberikan contoh dari ucapannya melalui Gi Min Sa yang kini berjalan ke depan rimbunan pohon kapas namun tiba-tiba muncullah duri -duri besi persegi runcing di setiap batang dan daun pohon bunga kapas itu yang membuat gadis ini segera mundur kembali di posisi semula yakni di samping ayahnya.


Bi Guan mengangguk paham tapi ia penasaran lalu ia coba gunakan ilmu ginkang elang terbang ke arah atas rimbunan pohon bunga kapas untuk ia bisa melewati ribuan duri -duri besi persegi nan runcing yang siap menghabisinya bila ia mencoba menyusup ke Kekaisaran Gi.

__ADS_1


Wush,brrr,syutt,wer,wer!!


Bi Guan segera berbalikan tubuhnya untuk hindari luncuran pohon-pohon bunga kapas yang dapat memanjang serta membentuk jeruji halus namun dapat membunuh Bi Guan dengan semburan daun bunga kapasnya saja.


Wurr,wurr,wurr!!


Bi Guan menggunakan kelenturan tubuh nya dan ia menendang runtuh pohon -pohon bunga kapas dengan gerakan ginkang tendangan cakar kaki burung elang.


Duk,duk,duk,bruk!!


"Guan Gege apakah kau baik -baik saja?Tadi aku lihat betapa membahayakan sekali luncuran aneh pohin-pohon bunga kapas itu ke arah kamu."Kata Ming Ming begitu mencemaskan keselamatan Bi Guan.


Bi Guan merangkul istrinya dan menjawab."Aku ini Bi Guan tak mungkin aku kalah dengan formasi pohon bunga kapas yang tak ada secuil pun daya kekuatannya di bandingkan formasi 8 bunga es dan api karya He Shu Huan dan Alina ciptakan di dalam rumah mereka waktu lalu."


"Guan,setiap formasi ada susunan kemampuan yang berbeda -beda tergantung daya cipta sang pemilik susunan formasi untuk pelindungan diri dan juga untuk menyerang musuh."Kata He Shu Huan yang menyentilkan hujan bunga kapas ke arah depan mereka semua.


Dan...


Wer,jleb ,jlebb,crakk!!


Sejumlah orang yang sembunyi di balik serangan itu telah menjadi mayat tak beraturan akibat daya serangan maut dari He Shu Huan.


"Kau sungguh seorang yang sangat luar biasa hebat He Shu Huan membuat aku takjub kepada mu tapi aku belum mengaku kalah dengan mu jika kita tidak bertarung secara jantan untuk buktikan siapakah di antara kita yang pantas menjadi Sang Ketua Dunia Persilatan Tionggoan."Kata seorang pria muda usia 25 tahun yang amt tampan dan gagah perkasa telah hadir di hadapan mereka di reruntuhan daun-daun bunga kapas dan mayat -mayat anak buahnya.


"Luo Min Won Si Pangeran Naga Merak Sakti dari Kerajaan kecil Luo di Pulau bagian Barat Daya Tionggoan ."Tutur Raja Pengemis Timur Wang Yi Tou tampak terkagum -kagum dengan karismatik dari pria muda berpenampilan elegan itu yang tak kalah menariknya dengan Sang Pendekar Besar Serigala Emas Sakti He Shu Huan.


He Shu Huan yang melihat adanya seorang yang ingin menyombongkan diri di hadapannya itu telah tersenyum dingin untuk menyambut tantangan si penantang itu."Aku tak perduli siapa dirimu ,jika kau ada kemampuan untuk menghadapi dan ingin mencoba melawan ku..!Marilah majulah..!!"

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2