Pendekar Serigala Emas Sakti Season 2.

Pendekar Serigala Emas Sakti Season 2.
Batu Kerikil Di Istana Kekaisaran Ming.


__ADS_3

Desir angin dingin awal musim semi begitu sangat menyesakkan dada Alina yang di dera perasaan cemas dan cemburu buta karena munculnya dua saingan terbaru di kehidupannya sebagai Istri Sah dan Permaisuri Agung He Shu Huan.


Sekembalinya Alina ke istana pribadinya.Ia amat gelisah memikirkan reaksi He Shu Huan menyapa hangat penari jelita yang di datangkan dari Kota Han ke Istana Kekaisaran Ming sebagai hadiah ulang tahun Kaisar Ming Huan ke 31 tahun dan juga hadiah perayaan Musim Semi.


"Sungguh ku tak percaya Dia menyapa penari baru itu dengan tatapan mata begitu kagum terhadap penari sialan dan genit itu."Maki Alina emosi yang amat tinggi.


Alina duduk di kursi menghadapi cermin di meja rias yang membiaskan kecantikan wajahnya yang ia pikir sudah memudar karena seiring bertambah usianya.


"Aku sudah tak semenarik seperti dahulu..Aku ini sudah lapuk dan aku pasti akan terlupakan oleh Huan Gege."Kata Alina marah -marah melempari semua barang di meja rias ke lantai saat ia dengar dari Kasimnya kalau Kaisar menginap di Istana baru milik Putri Han Lin pada malam hari itu.


Prang..!!


"Yang Mulia Permaisuri Alina anda harus tahan emosi untuk wibawa dan martabat Anda tidak jatuh yang akan merugikan kesehatan Anda."Kata dayang istana nya menenangkannya untuk sabar dan tegar menghadapi tantangan di kehidupannya sebagai Permaisuri Kekaisaran Ming dan Istri sah dari Kaisar Ming Huan.


Paviliun Bunga Matahari.


Pada malam hari itu tirai kamar di dalam Paviliun yang baru saja di terima oleh Putri Han Lin yang di berikan hadiah selamat datang oleh Ibu Suri Han Ji Yun selaku Ibu kandung Kaisar Ming Huan.

__ADS_1


Puteri Han Lin yang pandai menari tradisional dan bernyanyi begitu merdu di taman utama Istana Kekaisaran Ming telah menyedot perhatian para pejabat tinggi dan rakyat Ibukota Kekaisaran Ming yang mengharapkan agar Kaisar Ming Huan dapat menerima Sang Puteri sebagai salah harem milik Kaisar Ming Huan itu sendiri.


"Yang Mulia kami sebagai Rakyat Kekaisaran Ming sudah lama sekali menantikan kehadiran Selir dan Nyonya Selir serta Selir di dalam kehidupan Anda sebagai pemimpin tertinggi di Negeri Ming Sejati dan kami tak mungkin hanya mengharapkan agar Permaisuri Alina terus menerus memberikan anda keturunan untuk generasi penerus Kekaisaran Ming ,karena itulah kami sangat mengharapkan adanya kehadiran Selir Agung ,Nyonya Selir dan Selir di sisi Anda untuk memberikan penerus yang memiliki bakat ,potensi dan manfaat yang aneka ragam untuk bangsa kita semakin besar dan juga beragam karakteristik namun tetap satu di dalam darah,jiwa,dan raga nya hanyalah milik Anda dan Kekaisaran Ming Sejati."


Petisi yang datang dari para pejabat tinggi dan sejumlah rakyat Ibukota Kekaisaran Ming yang mewakili seluruh rakyat di Negeri Ming Sejati di dalam acara perayaan musim semi dan ulang tahun Kaisar Ming Huan pada malam hari itu di Istana Kekaisaran Ming kepada Kaisar Ming Huan.


Sebenarnya kalau menurut keinginan hatinya He Shu Huan tak pernah mau mengambil Selir untuk dirinya maupun Kekaisaran Ming Huan tetapi ia melihat adanya sesuatu yang janggal telah terjadi di diri para pejabat dan Rakyat Ibukota Kekaisaran Ming yang harus di selidikinya sebelum dia ambil tindakan yang tegas untuk mencari tahu tentang petisi tersebut.


"Baiklah..Aku ikuti permainan kalian yang kotor dan licik ini untuk menjatuhkan wibawa ku serta menentang sistem ku yang ku tunjukkan untuk aku seorang agar kesetiaan ku kepada Alina tak kan gagal dan terabaikan oleh sistem era dinasti Ming terdahulu yang hanya merusakan kebahagiaan dan kehidupan para wanita yang tersiksa oleh perasaan cinta dan raga yang terbagi -bagi yang menimbulkan prahara serta perselisihan yang bisa merusakkan dan menghancurkan keluarga dan juga Kekaisaran Ming dengan adanya perang saudara."


"Kau sungguh tak pernah berubah ,Guan.Aku amat merasa pusing dan sakit kepala menghadapi sifat mesum mu yang suka melakukan pernikahan baru tiap tahun mu."Kata He Shu Huan jengkel melihat Bi Guan sudah merangkul gadis lain di samping kiri pria itu.


"Hiburan untuk mendapat sebuah rasa yang aneka ragam agar hidup tak jenuh karena tak adanya suatu keindahan yang beragam di lingkungan kita sendiri."Kata Bi Guan meminum arak langsung dari teko nya yang ia tuang ke mulutnya sampai habis.


"Apakah kau sama sekali tidak pernah takut akan penyakit dalam ?"Tanya He Shu Huan mengambil kue bunga persik dan menikmati kue itu dengan lahap.


"Jiahh..Kalau terlalu takut ini -itu tandanya aku ini bukanlah seorang Dewa Cinta di Negeri Ming tapi seorang Biksu yang di usir dari kuil nya karena aku telah melanggar 3000 peraturan kuil itu."Jawab Bi Guan sudah melantur ke mana mana karena Bi Guan sudah mabuk kecantikan gadis baru dan arak yang di teguk oleh pria itu.

__ADS_1


"Hmmm..3000 peraturan kuil masih kecil dan tak ada maknanya di bandingkan peraturan dari diri kamu sendiri yang ingin menegakkan keadilan dan kesejaheraan untuk kaum wanita di negeri Ming dengan di mulai dari kita dapat memberikan rasa adil dan sejahtera terhadap istri kita sendiri."Kata He Shu Huan meninggalkan tempat duduknya di Singasana di dalam acara perayaan musim semi dan ulang tahunnya untuk menemui Putri Han Lin yang baru saja selesai menampilkan kesenian dan keahlian yang di miliki putri itu di hadapannya di atas panggung acara tersebut.


"Hormat hamba Putri Han Lin kepada Yang Mulia Kaisar Ming Huan..!" Sapa Putri Han Lin dengan hormat bersujud di hadapan Kaisar Ming Huan.


He Shu Huan merasakan getaran aneh yang tidak wajar pada saat dirinya menghampiri gadis yang bersujud di hadapannya itu.Namun dengan ilmu kebatinan yang tingkat tinggi sekali ,ia sanggup menghilangkan getaran aneh tak wajar itu dengan perasaan biasa saja dan ia kini melihat gadis itu hanyalah seorang gadis biasa pula.


"Puteri Han Lin..Aku ucapkan terimakasih atas hadiah persembahan mu yang menampilkan aneka ragam keahlian mu di bidang kesenian di acara ulang tahun ku ke 31 tahun dan juga di acara perayaan musim semi untuk keluarga dan rakyatku di hadapan ku di Istana Kekaisaran Ming ini,maka aku akan memberikan mu hadiah berupa gelar Puteri dengan nama Puteri Hua Lin mulai malam hari ini."Kata He Shu Huan tak memberinya gelar Selir tetapi gelar puteri.


"Terimakasih atas kemurahan hati Paduka Kaisar Ming Huan kepada hamba."Jawab Putri Han Lin yang kini menjadi Puteri Hua Lin.


"Sama -sama,dan untuk hadiah lainnya akan ku serahkan kepada Kepala Kasim ku ini yang akan membantu mu..Dia adalah Kepala Kasim Xu"Kata He Shu Huan tanpa menghiraukan tatapan mata para pejabat dari Klan Han yang tampak heran dan tak puas dengan keputusannnya.


"Kita harus sabar untuk meningkatkan posisi kita di jajaran klan di seluruh Kekaisaran Ming Sejati."


Kata Nenek Han yang mengatur para Klan Han di pihak Han Ji Yun yang sebagai orang terkuat di jajaran seluruh klan di Kekaisaran Ming.


Bersambung..!!

__ADS_1


__ADS_2