Pendekar Serigala Emas Sakti Season 2.

Pendekar Serigala Emas Sakti Season 2.
Mendatangi Sekte Naga Tengkorak Gurun.


__ADS_3

"Hei..Hei ,Yang Mulia..Anda tak bisa meminta saya untuk masuk lebih dahulu daripada Anda ke ruang dalam Sekte Naga Tengkorak Gurun."Kata Ketua Sekte Istana Es yang di dorong masuk ke ruangan dalam Sekte Naga Tengkorak Gurun oleh He Shu Huan.


"Kenapa Shu Huan tak bisa meminta mu untuk kau masuk lebih dahulu daripada Shu Huan?" Tanya Bi Guan menyambar bahu Ketua Sekte Naga Es lalu menyeretnya berjalan bersama dengan Bi Guan.


Kakek itu terpaksa mengikuti Bi Guan yang sangat menjemukannya namun ia terpaksa karena He Shu Huan sangatlah di takuti olehnya ,ia pun tak punya pilihan lain selain melangkah lebih dahulu ke ruangan yang penuh debu dan sarang laba -laba.


"Istana ini juga sepi sekali tak ada orang satu pun yang menghuni istana yang sangat megah dan menarik sekali." Kata Wang Yi Tou berjalan menuju ke koridor yang mengarah ke tempat -tempat lain di Markas Besar Sekte Naga Tengkorak Gurun.


Kretakk!!


"Ei suara apakah itu ?" Tanya Yi Lin melompat ke samping Guli Puspita yang sibuk mual.


"Suaranya berasal dari kamar yang berada di lorong sana."Kata Ming Ming yang menggendong bayi Bi Yung Chi .Wanita ini memakai dagunya yang indah menunjuk ke arah lorong yang sangat jauh dari ruangan pertama.


"Kalian tunggu di sini ,aku akan selidiki ruangan di lorong itu."Kata He Shu Huan dengan nada serius kepada mereka semua dan juga Alina.


Para wanita menggangguk paham akan situasi di Markas Besar Naga Tengkorak Gurun yang amat berbahaya bagi mereka jika mereka ceroboh dan tak hati -hati.


Brrr!!!


He Shu Huan berkelebat sangat luar biasa cepat sekali sehingga ia bisa tiba di pintu masuk ke dalam ruangan yang telah di dengar akan suara yang mencurigakan oleh Yi Lin Selir Bi Guan yang ke 2.


Brakk!!


Pintu terbuka oleh telapak tangan He Shu Huan dan menebas leher seorang pria yang memiliki niat keji untuk menodai seorang gadis remaja usia 13 tahun yang tergeletak di lantai berdebu.

__ADS_1


"Pakailah ini."Kata He Shu Huan melemparkan baju luarnya kepada gadis remaja itu dengan sopan tanpa melihat ke arah gadis remaja yang pakaiannya sudah terkoyak kasar oleh pria yang di tebas He Shu Huan dengan daun pintu ruangan itu.


"Terimakasih Pendekar."Kata gadis remaja ini yang membungkukkan kepalanya kepada He Shu Huan berulang kali.


"Kau siapakah dan siapakah orang itu ?"Tanya He Shu Huan yang menyelidiki setiap dinding,benda dan lukisan yang ada di ruangan tersebut dengan sangat teliti sekali.


"Aku pelayan Istana Sekte Naga Tengkorak Gurun yang bernama Chiu Sing,dan orang itu adalah pria muda yang menjadi wakil administrasi Ketua Sekte Naga Tengkorak Gurun yang bernama Sun Tie,Pendekar."Jawab Chiu Sing berdiri di belakang He Shu Huan yang memeriksa buku -buku dan alat tulis berdebu di ruangan tersebut.


"Ruangan apa ini ?Kenapa Sekte kalian begitu sepi sekali seakan tak ada penghuninya saja?Dimana Ketua kalian?"Tanya He Shu Huan tak sadar telah menemukan buku yang sulit di ambil olehnya di rak buku di barisan ke lima.


"Perpustakaan Sekte Naga Tengkorak Gurun.Sekte kami sudah di hancurkan oleh seorang pendekar wanita dari Pulau Bunga Persik Kuning dan para antek -anteng ,lalu Ketua kami sudah di bunuh oleh wanita itu juga."Jawab Chiu Sing mendekati He Shu Huan yang berhasil menemukan ruangan di balik rak buku.


"Jangan menipu ku,Nona."Kata He Shu Huan yang menyambar lengan gadis yang ingin menyerang He Shu Huan dari belakang dengan ilmu sinkang tapak racun bunga persik kuning.


Wutt,tep,bruk!!


"Percuma kau mencari cara untuk keluar dari ruang rahasia Sekte Naga Tengkorak Gurun yang sangat rumit dan tak mudah di hancurkan oleh mu karena ruangan ini di bangun dengan berbagai jenis batu -batu gunung pilihan."Kata Chiu Sing di ranjang es berbaring santai dengan niat hati ingin memikat He Shu Huan.


Tapi siapa sangka He Shu Huan sama sekali tak terpikat olehnya justru gadis itu sendiri yang telah terpikat oleh ketampanan dan kegagahan He Shu Huan.


Bruakk!!


"Lihat kata siapa ruangan ini sangat rumit dan tak bisa di hancurkan."Kata He Shu Huan tertawa.


Chiu Sing terperangah melihat He Shu Huan telah menghancurkan dinding ruangan rahasia Sekte Naga Tengkorak Gurun begitu mudahnya hanya dengan memukul ringan saja.

__ADS_1


"Eh ,kau bukan manusia biasa yang normal."Kata Chiu Shing mengikuti He Shu Huan yang pergi dari ruangan lorong itu untuk kembali kepada Alina dan rombongannya di koridor ruangan pertama di Sekte Naga Tengkorak Gurun.


"Huan Gege..!" Panggil Alina yang berlari ke arah He Shu Huan dari ruangan pertama.Alina berhenti di depan He Shu Huan saat Alina melihat Chiu Sing di belakang He Shu Huan memakai jubah luar He Shu Huan.


"Dia ku tolong karena nyaris di perkosa oleh pria dari Sekte Naga Tengkorak Gurun di ruangan yang di jadikan sebagai perpustakaan sekte ini."Kata He Shu Huan segera memberikan penjelasan kepada Alina agar istrinya tak salah paham kepadanya.


Alina merangkul He Shu Huan begitu manja sekali dan berkata."Iya,aku paham."Namun ,Alina tetap menatap tajam Chiu Sing sembari memberikan baju wanita milik dayang yang ia temukan di ruang rahasia Sekte Naga Gurun kepada Chiu Sing untuk gadis pelayan itu mengembalikan jubah luar He Shu Huan kepada He Shu Huan.


"Pakai kembali jubah luar mu.Lain kali janganlah kau sembarangan meminjamkan jubah luarmu pada sembarang wanita tanpa izin dariku dan tanpa adanya aku di sisimu "Kata Alina dengan nada yang sangat posesif sekali kepada He Shu Huan yang mematuhi isterinya.


"Iya,Nyonya Besar He."Jawab He Shu Huan nada tulus sekali kepada isterinya.


"Huan ,jika tak ada yang bisa di temukan di sini, lebih baik kita segera ke Kerajaan Nepal untuk cari tahu secara langsung mengenai kunci emas dari Sang Ibu Suri Kerajaan Nepal sendiri."Kata Bi Guan di samping Ketua Sekte Istana Es.


"Apakah kalian bermaksud ingin mengunjungi Istana Es ku di gunung Himalaya?"Tanya Ketua Sekte Naga Es yang di totok urat syaraf ilmu silat saktinya oleh Bi Guan.


"Iya,boleh juga sebagai salah satu tempat tujuan wisata kami di tahun ini sebelum kami ke kota Guo."Jawab Bi Guan menariknya keluar dari Sekte Naga Tengkorak Gurun di ikuti oleh para istrinya Bi Guan.


"Huan Gege ,kita lihat dulu ranjang es di ruangan rahasia perpustakaan Sekte Naga Tengkorak Gurun."Kata Alina mendadak menarik He Shu Huan kembali ke perpustakaan Sekte tersebut usai Chiu Sing keluar bersama dengan Bi Guan dan para istrinya Bi Guan serta kakek tua Sekte Istana Es.


"Ada apa ,sayang ?Aku sudah memeriksa tempat ini tak ada yang dapat ku temukan benda pusaka yang kita inginkan."Kata He Shu Huan yang di minta Alina untuk berbaring di ranjang es lebih dulu sebelum Alina.


"Hei ,apakah kau ingin bersenang -senang di atas ranjang es?" Tanya He Shu Huan tersenyum erotis melihat isterinya berbaring di atas tubuhnya,tapi ia terheran -heran karena Alina menekan ranjang es.


Lalu..

__ADS_1


Bruakkk!!


Bersambung.!!


__ADS_2