Perjalanan Cinta Nanda

Perjalanan Cinta Nanda
bab 100


__ADS_3

Riko langsung berjalan meninggalkan kamar Nanda, lalu ia berjalan menuju meja makan,disana sudah ayah dan juga bunda yang sedang menikmati sarapan paginya.


"pagi yah, Bun"ucap Riko sambil menuangkan air minum ke dalam gelas.


"pagi syaang"bals bunda, sedangkan ayah hanya mengangguk tersenyum.


"Lo Nanda dimana nak, kok kamu turun sendiri"tanya ayah menatap kearah tangga


"di atas yah, lagi ngk enak badan dia,"ucap Riko


"bi, tolong antarkan sarapan buat Nanda iyh, jangan lupa air hangat smaa susunya"ucap Riko,


"siap den"jawab bibi


"Nanda sakit apa syaang, kok tumben"ucap ibu khawatir, sedangkan ayah menatap riko menungggu jawaban dari anaknya.


"ngk papa yah Bun, cuma kelelahan aja kok, "jawab Riko


"emng dia habis gapain, kok bisa sampai kelelahan begitu..?"tanya bunda semakin khawatir "biar bunda lihat duluh ke atas"ucap bunda hendak beranjak dari kursinya.


"ehh bund, ngk usah, lagian Nanda cuma kelelahan aja, mungkin dia sudh kembali istirahata juga"ucap Riko gugup, sambil mencengah bunda Tika.


"kalau kelelahan pasti ada penyebabnya nak,"ucap ayah


"ngk papa yah, kalau begitu Riko keluar bentar iyh, titip Nanda, tapi ngk usah di samperin"ucap Riko sambil mencium tangan ortunya bergantian.


"ngk usah disamperi Bun, Nanda ngk papa,biasanya pengantin baru"teriak Riko sambil berjalan meninggalkan meja makan.


mendengar ucapan vulgar anaknya, Tika sama Farhan saling menatap terkejut,


"anak mu yah"ucap bunda sambil melanjutkan makannya

__ADS_1


"anak kita syaang, kan bikinnya kerjasama"ucap ayah menatap bunda.


"ehh berarti mereka sudh melakukannya dong yah, berarti sebentar lagi kita punya cucu yah"ucap bunda sumbriga


"doakan aja sayang, mudahan cepat prosesnya, ayah juga ngk sabar mau punya cucu"ucap ayah tak kalah bahagianya, sedangkan bunda hanya mengangguk.


"bi, jangan lupa antarkan sarapan buat Nanda iyh, seperti pesanan Riko yang tadi, nanti kalau Nanda belm keluar kmar antarkan aja lagi cemilannya"teriak bunda mengingatkan artnya


"iyh nyonya, ini sudh mau diantar"ucap bibi


*****


Sedangkan disebuah cafe terdapat sekelompok manusia2 tampan, mereka sedang menunggu kedatangan seseorang yang sedari tadi ngomongnya otw tapi tidak tau otw kemana, dan sampai saat ini belm memunculkan batang hidungnya, siapa lagi mereka kalau bukan Yogi egan dan juga Riyan,mereka sedari tadi sudh menunggu kedatangan Riko.


"Riko nih kemana sih..?tumben banget jam macam karet"ucap yogi mulai gelisah.


"jam yang jomblo sama yang beristri beda bah"ucap egan tak kalah gelisah, sedangkan Riyan hanya diam dengan pemikirannya sendiri.


"tuh dia bocah kelihatan jga batang hidungnya"ucap egan sambil melambaikan tangannya


"maaf telat sedikit, macet soalnya"ucap Riko sambil menarik kursi kosong.


"bukan sedikit, tapi Lo telat banyak, satu jam yang lalu Lo udh ngomng otw, tapi ngk nyampe2, gue kira rumah Lo udh pindah ke kota seberang sana"ucap Yogi kesal sambil melempar kulit kacang yang ada diatas meja.


"lah Lo nanya ngk gue otwnya kemana."tanya Riko tanpa rasa bersalah "ngk kan, pas gue bilang otw tuh, iyh gue memang otw tapi kekamar mandi"ucap Riko seenak jidat


Mendengar ucapan Riko, egan yang kebetulan sedang minum langsung tersedak.


"kenapa lagi Luh, gue rasa tuh jus ngk ada durinya, kok Lo bisa tersedak"ucap Yogi meledek egan, sedangkan egan langsung menatap tajam Yogi.


Lain hal dengan egan dan Yogi yang berdebat, sedangkan Riyan hanya mengeleng, memang diantara geng mereka selain Riko yang dingin, Riyan juga termasuk ke kategori dingin.

__ADS_1


"sudah2, apa rencana kita buat acaranya Arni nanti"ucap Riyan langsung ke intinya.


tanpa banyak bicara Riko langsung menyerah sebuah map berwarna biru ke hadapan mereka.


"kalian baca duluh info yang ada di dalam map ituu, baru gue kasih tau apa rencana kita"ucap Riko tersenyum licik.


Setelah beberapa saat mereka membaca setiap tulisan yang ada di map itu, seperkian detiknya mereka saling menatap satu sama,


"cubit gue gan"ucap Yogi, dan tanpa ragu egan langsung mencubit Yogi dengan kencang.


"gue ngk mimpi njir"ucap Yogi


"lo ngk salah info kan ko, lo jangan main2 tentang silsila keluarga"ucap Riyan menatap Riko


"gue ngk pernh main2, apalagi berurusan sama Nanda, gue dapat itu dari om Albert"ucap Riko


"kalian tau kan, bahwa setiap info hasil kerja asisten ayah gue ngk pernh melenceng sedikit pun"ucap Riko menatap mereka, sedangkan mereka hanya mengangguk, karna mereka tau bahwa asisten ayah Riko jika sedang mencari sesuatu pasti akan mendapatkan sampai ke akar-akarnya dan sangat rinci.


"Lo yakin bakal bongkar semuanya..?"tanya egan ragu, sedangkan Riko hanya mengangguk


"Nanda sudh tau tentang info ini,?"tanya Yogi lagi, "tidak "jawab Riko singkat


"dan Lo udh siap melihat responnya Nanda nanti.?"tanya Riyan


"soal responnya Nanda, nanti kita pikirin, pasti gadis itu bakal terluka bah, yang penting kita fokus ke rencana kita"ucap egan mengerti arah pertanyaan Riyan


"soal Nanda biar jadi urusan gue"ucap Riko singkat


"Arni bilang dia bakal kasih kejutan buat gue, lucu ngk sih dia yang ulang tahun, tapi dia yang kasih kejutan"ucap riko


"bisa-bisanya begitu"ucap yogi, sedangkan mereka hanya menggeleng.

__ADS_1


Setelah menyusun rencana mereka, akhirnya mereka pun menyudahi pertemuan mereka.


Terimakasih atas kunjungan dan dukungan sya minta saran dan kritik yang membangun 🙏🙏 jangan lupa like


__ADS_2