
Acara pun dimulai dari berbagai jenis rondom acara pun telah dilewati dengan lancar, kini acara yang sedari tadi pun ditunggu Arni telah di mulai, ia melihat sang Daddy menaiki panggung acara.
"ini baru namanya permainan, kamu bakal jadi milik aku Riko, dan kamu akan bertekuk lutut dihadapan aku, dan Nanda, aku akan membuat kamu malam ini nangis darah"batin Arni tersenyum licik sambil melihat kearah pasangan Riko dan Nanda
Sejenak Riko melihat Daddy Arni menaiki panggung,lalu ia memberi kode kepada seseorang melalui kedipan matanya, sedangkan seseorang itu mengangguk tanda mengerti.
"Selamat malam semuanya, terimaksih atas waktunya sudh hadir di acara sederhana yang kami buat, saat ini kita akan masuk ke acara yang di tunggu-tunggu yaitu puncak acara, dimana acara merupakan acara paling spesial bagi putri kecil saya"ucap Hendra menatap Arni dan juga istri secara bergantian.
"perkenalkan ini putri paling bungsu syaa, namanya Arni maulana Pratama dan disebelahnya ada Denis Pratama putra pertama saya, saya memang segaja selama ini tidak mempublikasikan anak-anak saya kepada dunia maya"ucap Hendra menatap Denis yang memasang wajah datar.
Deg
"jadi pak Denis dan Arni saudra"batin Nanda dalam diamnya.
"dan marga itu"guman Nanda dan masih bisa di dengar oleh Riko.
"kenapa sayang..?"ucap Riko menatap Nanda, sedangkan Nanda hanya mengeleng.
"ngk mungkin, pasti hanya kebetulan"batin Nanda, lalu matanya menatap kearah Arni dan keluarganya.
"dan di kesempatan hari ini, saya juga akan mengenalkan calon menantu syaa, yaitu Riko wijaya, buat nak Riko bisa menaiki panggungnya"ucap Hendra tanpa beban menatap Riko,
Sedangkan Riko, bunda dan ayah terkejut setengah mati, hal ini tidak ada di rondom acara, Saking terkejut mereka melupakan keberadaan Nanda yang sedang berdiri disamping mereka,
"jadi ini yang dimaksud Arni sebagai kejutan buat gue,dasar keluarga bajingan"batin Riko masih dalam mode terkejut,
__ADS_1
jangan tanya bagaimana kondisi Nanda saat ini.
Duarrrrrrrr
Ucapan dari bapak Arni yang mengatakan kalau Riko adalah calon menantunya seperti ledakan bom yang mempunyai skala terbesar pada saat itu, bom itu seakan membakar semua isi otaknya tanpa tersisa.
"sayang jangan berdandan cantik-cantik malam ini"
"calon menantu saya Riko wijaya"
Kata-kata itu terlintas dibenak pikirannya, Nanda mencoba memahami kata setiap kata dari kalimat itu,
"ja..ja..jadi ini tujuan ucapan Riko yang melarang aku berdanda malam ini"guman Nanda pelan,
Ketika Nanda membuka matanya, ternyata harapannya tidak terwujud,semua yang terjadi malam ini benar-benar nyata, seketika ia merasa lemas, kakinya tidak mampu menopang berat badannya saat ini,
Nanda hendak terjatuh, tapi ia dengan sigap memengang tangan bunda Tika, ia mencoba bertumpuan pada tangan bunda Tika.
Seketika kesadaran bunda Tika kembali ketika merasa seseorang menyentuh tangan.
"sayang, "pekik bunda Tika melihat Nanda yang hampir jatuh pingsang, Mendengar pekikan bunda, Riko langsung terkejut, lalu ia melihat Nanda yang jatuh lemas, ia langsung menuntun Nanda kesebuah kursi plastik.
"bunda"ucap nanda lirih
"bunda Riko titip Nanda, semua akan aku bereskan malam ini"ucap Riko hendak berjalan namun tangannya di tahan oleh Nanda.
__ADS_1
"maksudnya apa..?,katakan ini hanya drama biasa"ucap Nanda lirih, ia sudh tidak bisa menahan laju air matanya.
Lalu Riko mendekat kearah Nanda dan langsung membawa wanita itu kedalam pelukkannya.
"semua itu tidak akan terjadi, nyonya Riko Wijaya itu cuma kamu sayang, kamu tenangin diri dibantu bunda, semua ini akan aku bereskan"ucap Riko mencium kening dan dengan sangat dalam, sedangkan nanda menangis dalam diamnya, ia melepas pelukkanya lalu memeluk pinggang bunda Tika dengan sangat erat.
"kamu yang kuat sayang, ini semua diluar pemikiran ayah smaa bunda, tidak ada yang bisa menggantikan kamu di hati Riko"ucap Tika mencoba menenangkan Nanda.
Sepersekian detiknya Nanda diam.
"Nanda ngk papa bund, Nanda kuat"ucap dengan tersenyum semanis mungkin, melihat senyuman nanda, hati bunda sangat tercubit, ia tidak menyangka dalam waktu singkat Nanda bisa menutup sakit hatinya dengan tersenyum manisnya, sama hal dengan Farhan, ia tidak tega melihat senyuman manis menantunya yang menggambarkan sebuah kesakitan.
untuk beberapa menitnya saat ini, keluarga Wijaya menjadi pusat perhatian semua tamu, mereka tak kalah terkejut mendengar pemaparan hendra yang menyebut Riko sebagai calon menantunya, yang mereka sayangkan adalah nasip nanda sebagai kekasih Riko saat ini.
Dari kejauhan Arni dan juga Denis menatap kearah Nanda yang menjadi pusat perhatian.
"ini yang namanya jodoh tidak kemana Nanda, setelah Riko dan Arni bertunangan, aku pastikan kamu jadi milikku, berbahagia bersama aku,senyum itu akan berubah jadi tulus bukan sebuah senyuman yang menutupi penderitaan"batin Denis menatap senyuman Nanda
Tak bisa ia pungkiri, bahwa Nanda saat ini sedang memasang senyum manis, tapi hanya untuk menutupi penderitaannya.
"hebat"
satukan itu cocok ia ungkapkan melihat Nanda saat ini, dengan mudahnya Nanda bisa menutup penderitaannya.
"ini baru awal Nanda"batin Arni tersenyum licik
__ADS_1