Perjalanan Cinta Nanda

Perjalanan Cinta Nanda
bab 37


__ADS_3

Sementara diruang kesehatan nanda belum sadar dari pingsannya, ia belm bisa menghadapi kenyataan yang baru saja ia alami, diruangan itu Vivi yang setia menemaninya.


clekk


Pintu di buka oleh sosok pria tampan dia adalah riko, ia langsung menuju ranjang nya Nanda


"ngimna keadaan Nanda Vi ?"tanya Riko sambil mengelus kepala Nanda


"ia hanya kecapean dan perutnya kosong mungkin tadi pagi ia tidak sarapan, ditambah kejadian pagi ini yang membuat dia makin pusing ?"ucap Vivi mundur bebrapa langkah dari ranjang Nanda supaya Riko lebih leluasa.


Mendengar hal itu Riko langsung membuka hp dan menekan tombol hijau.


"gi belikan bubur dikantin sama teh hangat antar ke ruang kesehatan sekrng"perintah Riko langsung memutuskan sambung teleponnya


Setelah menunggu beberapa saat akhirnya Nanda membuka matanya, mungkin ia sudh siap menghadapi masalah yang sedang menunggu di depannya


Nanda membuka matanya pelan, lalu ia melihat sekelilingnya memastikan bahwa yang terjadi saat ini hanya mimpi semata.


"ehh nan..Lo udh sadar, mana yang sakit??"tanya Riko sambil menatap Nanda,

__ADS_1


Sementara Nanda hanya menggeleng, ia hendak duduk dan dibantu sama Riko dan lagi-lagi ia melihat sekelilingnya.


"ko, cubit gue,"ucap nanda dengan suara serak, karna melihat Riko tidak bergerak


"ko, tolong cubit gue"ucap Nanda lagi, dan Riko langsung mencubit pipi Nanda dengan pelan.


"sakit"guman Nanda sambil memegang pipinya yang di cubit Riko


"berarti gue ngk mimpi"ucap Nanda dengan mata berkaca-kaca


"nan..are you ok, gue yakin Lo kuat"ucap Vivi mencoba menguatkan Nanda


"Vi katakan kalau ini hanya mimpi, ayo ngomong aku hanya mimpi kan Vi"teriak Nanda memberontak


"Vi tinggalkan kami berdua, gue akan menjaga Nanda"ucap Riko dan Vivi langsung keluar dari ruangan itu karna ia sendiri juga tidak kuat melihat keadaan Nanda saat ini


"nan.. Lo tenang iyh,semua akan baik2 aja,ngk ada yang berubah nan, gue bakal bereskan kejadian hari ini"


"tapi gue mohon Lo jangan kayak gini, Lo harus kuat,ngk boleh lemah, dimana Nanda yang kuat yang gue kenal"ucap Riko sambil mengeratkan pelukkanya, sesekali ia pucuk kepala Nanda dengan sangat dalam, ia bisa merasakan apa yang dirasakan Nanda saat ini.

__ADS_1


Nanda makin menguatkan tangisannya, ia menumpahkan semua air matanya di dada Riko


"gimana gue mau tenang ko, ngimna gue harus kuat"ucap Nanda di sela2 tangisnya


"Lo kuat bersama gue, kita hadapin ini sama2 gua bakal bantu kamu,bahkan teman2 gue bakal bantu semua bereskan ini semua"ucap Riko dengan suara serak, ia juga ikut menangis melihat kondisi Nanda saat ini


Setelah beberapa saat akhirnya Nanda lebih tenang, tapi ia masih sering bengong, ia masih tidak percaya dengan kejadian hari ini.


"Lo makan duluh nan, katanya perutmu kosong dari tadi pagi"ucap Riko hendak mencuapi nanda


Nanda hanya mengeleng, perut seakan menolak semua makan saat ini


"gue ngk lapar ko,"ucap Nanda sambil mejauhkan tangan Riko


"lo harus makan nan, ngimna bisa Lo menghadapi masalh saat ini, pura-pura kuat juga butuh tenaga nan"ucap riko mencoba membujuk Nanda supaya makan.


Karna melihat usaha Riko, akhirnya Nanda membuka mulutnya, ia juga sadar kalau perutnya juga butuh asupan. Nanda hanya memakan beberpaa sendok saja tapi riko sudh lega karna Nanda sudh mau makan walau sedikit saja.


Setelah makan lagi-lagi Nanda bengong kembali memikirkan semua ini

__ADS_1


"hey nan, lihat gue, lo bisa menghadapi semua ini, gue ada bersama Lo"ucap Riko memengang kedua pipi Nanda dan langsung membawa Nanda kedalam pelukkannya.


terimakasih atas kunjungan dan dukungan sya minta saran dan kritik yang membangun 🙏🙏🙏


__ADS_2