
Selesai mandi Riko langsung berjalan menuju meja makan sambil mencari sosok Nanda, mata langsung tertuju pada sosok yang sedang berdiri di dapur, melihat penampilan Nanda saat ini, ia akui kecantikkannya bertambah menjadi beribu ribu lipat, dengan memakai kemejanya diatas lutut dan mengulung rambutnya berantakan lagi2 memperlihatkan leher jenjangnya membuatnya semakin terlihat sexsi.
"cantik"batin Riko yang masih menatap Nanda sambil duduk dimeja makan menunggu Nanda yang sedang membuatkan kopi untuknya
"maaf iyh aku cuma bisa masak nasi goreng aja, rasanya pun ngk sesuai dengan lidahmu"ucap Nanda sambil meletakkan kopi diatas meja
"ngpp,,aku termasuk orang yang tidak pemilih makanan, Ayo kita langsung makan aja, biar berangkat kekampus, aku ada kuliah pagi"ucap Riko tanpa menatap nanda, dan hanya di anggukan oleh Nanda
Setelah selesai makan Nanda langsung membereskan piring kotor dan langsung mencuci bekas makan mereka, sedangkan Riko masih setia menunggu Nanda di meja makan sambil meminum kopi buatan Nanda
Setelah selesai mencuci piring Nanda langsung kembali ke meja makan untuk meminum sisa air minumnya.
"berasa punya istri gue, dimasakin, dibangunin,dibuatkan kopi, tinggal nunggu anak aja lagi, baru sempurna"ucap Riko menatap Nanda yang sedang minum
Uhukkk uhukkk
Nanda tersedak air minum saat mendengar ucapan riko.
"pelan2 nan" ucap Riko sambil mengelus punggung Nanda pelan.
"makaya kalau Lo ngomng tuh jangan suka ngelantur, masih pagi juga"ucap Nanda
"gue ngk ngelantur Nanda, semua laki2 punya harapn seperti itu"ucap Riko sambil kembali ke tempat duduknya, Nanda tidak menjawab ia langsung berlari ke arah makan.
__ADS_1
"disamping lemari ada paper bag, pakai itu aja nan, kita langsung berangkat ke kampus gue tunggu di mobil"teriak Riko ketika melihat Nanda berlari menuju kamar, sedangkan Nanda tidak menjawab teriakan Riko
###
Kini Nanda dan Riko sudh berada di dalam mobil, disana hanya ada suara mobil, Nanda yang sibuk dengan pemikirannya dan Riko yang sedang fokus menyetir sambil sesekali melirik kearah Nanda.
Karna jarak apartemen dan kampus tidak terlalu jauh, kini Riko dan nanda sudah sampai dikampus lebih tepatnya di parkiran kamu, Riko melihat kiri kanan sudh ada mobil teman2nya berarti mereka sudah sampai dikampus.
Setelah dirasa mobil terparkir sempurna Nanda langsung menghelan napas kasar sambil membuka pintu mobil dan hendak keluar tapi Riko menahan tangan Nanda, melihat hal itu Nanda bingung sendri, kebingungannya seakan bertanya kepada Riko ada apa??
"gue mau ngomng serius sama"ucap Riko sambil menatap Nanda dan hanya di anggukan oleh Nanda,ia mengurungkan niat untuk membuka pintu
"knp.?"tanya Nanda
"ngk papa, santai aja"ucap nanda sambil menetralisir wajahnya
"bisa kamu jelaskan siapa pria dalam foto itu,gua udh tau kalau foto itu hanya di edit dan gue sudh ada foto aslinya"ucap Riko dengan hati2 takut menyinggung perasaan Nanda
"aku lupa namanya, tapi kami tak segaja bertemu disebuah supermarket ketika gue belanja"
"gue ngk segaja nabrak dia pakai troli dan kebetulann ia sedang memengang kopi, alhasil kopi jatuh mengenai bajunya, dan aku hanya membantu membersihkan bajunya ngk lebih"jels Nanda dan dianggukan Riko
"kalau soal Lo sama ridho.? knp pas kejadian kemarin ridho ngk temanin Lo..?"tanya Riko sambil menatap nanda, akhirnya pertanyaan yang dari kemarin keluar juga dari mulutnya
__ADS_1
"gue sama ridho ngk ada hubungan apa2, pas dia nyatakan perasaannya gue dengan tegas menolaknya"jelas Nanda tanpa menatap Riko, kejadian dimna ridho mengungkapkan perasaannya terlintas dibenak Nanda
"kalau boleh tau, knp lo tolak ridho..?"tanya Riko lagi
"gue belm siap buka hati, gue masih trauma dengan masa lalu, gue punya pengalaman percintaan yang sakit dimasa lalu dan gue belm bisa lepas dari masa itu"ucap Nanda sambil tersenyum miris dengan mata mulai berkaca-kaca, lagi2 kejadian masa lalu terlintas dibenaknya
"dan Lo ngk berusaha lepas dari masa lalu itu.?"tanya Riko lagi
"gue udah berusaha ko, tapi lagi-lagi kejadian itu terlintas lagi bahkan lebih sakit jika gue berusaha melepaskannya"ucap Nanda menatap lurus kedepan
"Setiap manusia mempunyai masa lalu baik itu suka maupun duka, tapi tidak ada alasan buat seseorang itu untuk melupakan masa lalu itu"
"sebagian besar orang mengatakan masalh lalu itu menyakitkan, tapi tanpa adanya masa lalu kita tidak mengerti arti masa depan yang sesungguhnya kan"jelas Riko sambil memegang tangan Nanda, sedangkan Nanda hanya diam, air matanya keluar begitu saja
"izinkan aku untuk membantu kamu melupakan masa lalumu"ucap Riko sambil menarik Nanda kedalam pelukkanya,
"gue ngk bisa janji ko, tapi gue akan usahakan"ucap Nanda di dalam dekapan Riko sambil menahan tangisnya
Riko merasakan kalau Nanda sedang menahan tangisnya di dalam dekapannya
"menangis nan, tapi satu hal yang Lo harus ingat gue bakal berubah selalu ada buat Lo"ucap Riko sambil mengelus lembut rambut Nanda dan mencium ujung kepala Nanda
Mendengar ungkapan Riko, Nanda langsung menangis sejadi"nya, ia sudh tidak bisa menahan tangisnya lagi.
__ADS_1
terimakasih atas kunjungan dan dukungan sya minta saran dan kritik yang membangun 🙏🙏🙏