
Nanda sudh kehabisan tenaga ia tidak bisa lagi mengeluarkan semua unet2nya, ia benar-benar tidak bisa menerima fakta yang ada.
Melihat Nanda yang terjatuh lemas dihadapan Hendra, Riko langsung sigap membantu Nanda berdiri, lalu ia membawa Nanda kedalam pelukkannya, ia berusaha memberikan Nanda kekuatan, ia tau kalau Nanda adalah perempuan kuat, sesekali ia mencium pucuk kepada Nanda dengan sangat.
Dan semua itu tidak lepas dari pandangan Denis.
"ternyata dia begitu mencintaimu nan, apakah ngk ada tempat dihatimu buat aku"batin Denis menatap perlakuan Riko kepada Nanda.
"sudah, mesra2an sampai disini, dan Lo ngk dengar apa lupa, kalau Riko akan di jodohkan smaa gue"teriak Arni yang muak melihat Riko memeluk nanda.
"gila iyh, masih tetap ngk punya malu juga Lo, dengan fakta yang sudh ada Lo masih berani bilang Riko calon suami Lo,,, hebat iyh,"
"punya muka berpaa Lo, kalau ada dua atau lebih gue mau minjam dong, mau kasih sama orang yang tidak punya muka"ucap Nanda mulai terlihat tenang.
"Lo siapanya Riko, terserah gue lah, ap urusannya sama Lo" teriak Arni
"apa Lo udh siap mendengar fakta hubungan gue smaa Riko"ucap nanda
"palingan Lo ngk jauh-jauh dari simpanan Riko kan" ucap Arni menatap tajam nanda
"wahhhhh, selain Lo j*l"Ng Lo juga simpanan iyh, asal Lo tau, setiap kata2 yang busuk keluar dari mulut Lo, semua itu gambaran dari sifat keluarga lo, orang tua Lo sebagai pencuri, dan Lo sebagai wanita penghib*r"teriak Nanda.
"ngk salah, Lo yang menjadi simpanan riko"teriak Arni
"yap gue memang simpanan riko, dan Lo tau alasannya apa,..?Karna gue sama Riko adalah suami istri, jadi tidak masalah kan kalau gue jadi simpanan suami gue sendiri"ucap nanda dengan suara nyaring dan lantang.
"jadi apapun keputusan keluarga tersayang Lo, Riko sudah menjadi milik gue seutuhnya,"
__ADS_1
"dari ujung rambut sampai ujung kaki sekali pun Riko adalah milik gue, dan gue harap Lo ngk gila mendengar hal itu"ucap Nanda sambil menunjukan tangannya ke wajah Nanda memperlihatkan cincin nikah yang tersemat di jari manisnya.
Mendengar pernyataan nanda seketika waktu seakan berhenti berputar, mereka masih diam mencerna ucapan Nanda, mereka semua benar2 terkejut mendengar hal itu, keluarga Pratama tidak percaya akal hal itu.
lain hal dengan riko, mendengar ucapan Nanda, ia tidak bisa menyembunyikan senyum manis di wajahnya, ia benar-benar bahagia mendengar Nanda telah mempublish pernikahan mereka, suatu kebahagian tersendiri bagi Riko, meskipun terlihat sederhana, justru yang sederhana itu yang membuat Riko bahagai.
"ngk mungkin, Lo pasti bohong kan"
"Riko katakan kalau ucapan Nanda hanya lelucon"teriak Arni tidak terima.
"tidak ada yang lelucon disini Arni, semua fakta, gue sama Riko sudh menikah beberapa bulan yang lalu, dan ini peringatan terakhir buat Lo, jangan pernah Lo dekat2 sama Riko, apa lagi menyentuh seujung rambut pun"ucap Nanda menekan setiap kata2nya,
Lagi-lagi riko tersenyum manis melihat sikap Nanda yang benar-benar memperlihatkan sikap cemburu nya.
"lanjutkan permainan keluarga kalian, sampai kalian benar-benar puas"ucap Nanda sambil berlari sekuat mungkin meninggalkan tempat itu, saat ini ia benar-benar membutuhkan pelepasan emosinya yang sudah berada di ubun-ubun.
Melihat Riko berlari mengejar Nanda Riko cs langsung berlari mengejar Riko guna membantu mencari keberadaan Nanda.
"om Riyan titip dokumennya, jangan lupa hasil tes darahnya"ucap Riyan lalu berlari mengejar Riko cs.
"kalian sudh dengar kan fakta yang sebenarnya, Riko dan Nanda sudah menikah beberapa bulan lalu, Hendra, Rosa saya benar-benar kecewa sama kalian, terutama kamu Hendra, darah daging sendiri tidak kamu akui"ucap Farhan kecewa melihat sikap sahabatnya sendiri.
"kalian pasti akan membayar semua penderitaan menantu sya, terutamata kamu Arni, tante tidak menyangka ternyata dibalik penculikan Nanda semua itu ulah mu"ucap Tika menunjukkan wajah Arni.
"ayo pah, kita pergi dari sini, menyesal bunda datang ke pesta ini" ucap Tika.
"ayah lakukan sesuatu,ma ayo dong lakukan, Arni ngk mau kehilangan Riko, Riko hanya milik Arni selama nya"ucap Arni sambil menangis.
__ADS_1
"apaan sih kamu Arni, jadi cewek itu mahalan dikit, Riko sama Nanda sudh menikah, ngk usah hancurkan rumah tangga orang"ucap Denis.
"ngk bisa bang, Riko cuma milik gue, gue cinta mati smaa riko,"teriak Arni frustrasi.
"kamu ngk cinta sama dia, tapi kamu obsesi"ucap Denis menatap tajam Arni
"selamt malam ,apakah ini benar kediaman bapak hendra..?"tanya polisi
"iyh benar, saya sendiri, ada apa pak..?"tanya Hendra bingung
"kami ingin menangkap saudari Arni atas kasus penculikan dan pr*situsi online, ini surat penangkapannya.."
"tidak mungkin pak, saya tidak ikut campur dibalik semua ini, yah pa, bilangin mereka Arni ngk ikutan"ucap Arni menangis histeris
"silakan saudari Arni ikut kami, nanti di jelaskan di kantor polisi"
"ngk bisa pak, saya ngk bersalah, bapak salah alamt"teriak Arni berusaha memberontak.
"nanti di jelaskan dikantor polisi"
"yah lakukan sesuatu, Denis jangan diam aja, adekmu dibawa polisi, knp kalian diam saja"ucap Rosa
"biar Arni beljar dari kesalahannya ma, sebaiknya mama masuk kamar"
"aku sama ayah akan menyusul Arni sekarang"
Ternyata tanpa sepengetahuan mereka Riko sudh melaporkan Arni ke pihak yang berwajib, dan Riko ingin Arni di tahan sesuai hukum yang berlaku.
__ADS_1