Perjalanan Cinta Nanda

Perjalanan Cinta Nanda
bab 27


__ADS_3

Setelah dirasa siap, akhir Nanda dan Riko keluar dari ruangan kerjanya, ketika merka berjalan menuju lobby banyak pasang mata yang menatap mereka kagum, terkhusus kaum pria menatap Nanda dengan muka kelaparan, pasalnya selama bekerja disana, Nanda yang hanya sering memakai kemeja lengan panjang sama celana kain terkesan menutup kaki Nanda yang putih mulus.


Karna pada dasarnya Nanda menggunakan baju yang nyaman ia pakai bukan yang enak di pandang orang,itu sebabnya Nanda tidak terlalu memperhatikan fashion ketika berkerja ataupun kuliah, yang penting ia memakai baju tidak mengganggu ruang geraknya.


#***


Setelah menempuh kurang lebih 40menit perjalanan akhirnya Nanda dan Riko sampai disebuah mewah dengan gaya modern. pagar yang menjulang tinggi, menanda bahwa si pemilik rumah merupakan orang terpandang. Riko memberhentikan mobilnya menunggu satpam membuka gerbang sambil menatap wajah Nanda yang sedang gugup.


ketika melihat bangunan yang menjulang tinggi ,Nanda menatap Riko bingung pikirnya ini rumah siapa


melihat kebingungan Nanda Riko hanya tersenyum


"ini rumah ku nan..itu bunda sama ayah sudh menunggu"ucap Riko sambil menunjuk dua orng yang sedang menunggu mereka di depan pintu


"ahhh, ini rumah Lo ko..?knp ngk ngomong dari tadi, tau ngituh aku balik ke kos aja.."ucap Nanda dengan wajah terkejut


"emang tujuan utama kita mau kerumahku nan, ayah minta aku bawah kamu juga.."jawab Riko menatap Nanda


Nanda hanya mengeleng terkejut mendengar penuturan Riko


"ngk ko., aku mau pulang ko, aku belm siap ketemu ayahmu.."ucap Nanda dengan muka memohon "hey, knp nan, ayah ngk marah kok nanti.."ucap Riko sambil memegang tangan Nanda


"ak..aku, aku takut melakukan kesalahan ko, aku belm siap."ucap Nanda dengan mataa berkaca

__ADS_1


"hey nan, tatap aku, kamu ngk disuruh bersandiwara, kamu bersikap apa adanya aja, ayah sama bunda cuma mau kenal kamu lebih dekat.."ucap Riko sambil memengang kedua pipi Nanda


"aku ngk bisa ko, aku belm ada persiapan apa-apa, lagian kita ngk ada buah tangan sama orangtuamu, please aku mau pulang"ucap Nanda sambil menangis,ia tidak bisa lagi menahan air matanya


"please nan..kamu bisa, demi aku kamu pasti bisa" ucap Riko membawah Nanda kedalam pelukannya. Didalam pelukkan Riko Nanda langsung menangis sesenggukan,ia benar belm siap buat ketemu orang tua Riko, ia belm persiapkan mental jika nanti orangtua Riko akan menghinanya atau apapun itu yang berhubungan dengan mentalnya.


Setelah dirasa Nanda sudh tenang,Riko melepaskan pelukkan nya


"hey ,are you ok"ucap Riko sambil mengusap pipi Nanda


"yes, i'm ok"ucap Nanda


"udh siap kan, soalnya ayah sama bunda udah nungguin dari tadi loh"ucap Riko


"maksih nan"ucap Riko sambil mencium kening Nanda berharap nanda bisa lebih tenang


sebelm Nanda turun dari mobil,lebih duluh Riko melepas ikatan rambut Nanda


"ehh knp,kok dilepas??"ucap Nanda menoleh kearah Riko


"cukup di depanku aja kamu mengikat rambutmu, di depan umum jgn,aku ngk mau leher mu menjadi pusat perhatian orang-orang"ucap Riko sambil membantu merapikan rambut nanda


#

__ADS_1


Setelah melewati beberapa drama, akhirnya Nanda dan Riko pun turun dari mobil berjalan menuju tempat ayah dan bunda yang sudah menungguh sedari tadi


Sementara ayah dan bunda melihat anak semata wayangnya sudah datang tersenyum hangat, mereka saling berpandangan hangat.


"calon menantu kita yah.."guman bund,ayah hanya mengangguk tersenyum


Ketika berada dihadapan ayah dan bunda, Nanda langsung menyalim tangannya ayah dan bunda secara bergantian.


"malam om, Tante.."sapa Nanda dengan sopan


melihat perlakukan Nanda ayah sama bunda terkejut bahagia, baru kali ini di zaman sekrng masih ada remaja yang berlaku sopan terhadap orang tua


"malam sayang..ayo langsung masuk aja"jawab bunda sambil tersenyum manis, sebentar Nanda melirik ke arah Riko dan Riko pun mengangguk tanda setuju


"ko, kok lama betul turun dari mobil"tanya ayah sambil menatap tajam anaknya


"biasa yah, ada cweek yang harus ditenangkan duluh tadi, katanya dia takut sama ayah, sampai dia hampir tertidur dipelukakan riko"cap Riko sambil menatap Nanda yang menunduk.


Mendengar Riko menyindirnya wajah Nanda berubah seketika, melihat perubahan wajah Nanda bunda hanya mengeleng


"udah, ngk usah di goda Nandanya ko"ucap bunda sambil menarik tangan Nanda .


sementara ayah hanya tersenyum melihat putra sudh mulai menggoda gadis di depannya.

__ADS_1


__ADS_2