Perjalanan Cinta Nanda

Perjalanan Cinta Nanda
bab 50


__ADS_3

Setelah selesai makan kini Nanda dan Riko sudah berapa di mobil melanjutkan perjalanan ke rumah Nanda.


"pak ini ada makanan saya bungkus tadi, maaf lama menunggu kami tadi"ucap Nanda sambil meletakkan kotak makanan disamping pak sopir, kebetulan pas Riko hendak membayar makanan mereka, ia meminta Riko membungkus satu porsi makanan, Riko pikir mungkin nanti Nanda akan lapar lagi diperjalanan, jadi ia mengiyakan permintaan Nanda.


Melihat Nanda memberikan kotak makanan itu kepada pas sopir, Riko hanya tersenyum tipis, ia tidak salah memilih Nanda, Nanda yang baik dan tidak pernh melupakan orang-orang sekitar walaupun nanda sedikit galak.


"nan rumahnya masih jauh kah dari sini, kita dari tadi udh jalan kok ngk sampai-sampai, kamu masih ingatkan rumahmu..?"tanya Nanda yang sedang bersender ke arah pintu mobil


"ngk kok bentar lagi sampai"ucap Nanda tanpa menatap Riko


Melihat Nanda yang sedang bersender ke arah pintu mobil, Riko langsung menari punggung Nanda supaya bersender di bahunya, Nanda hanya menurut,mungkin dia sudh lelah dengan perjalanan hari ini.


##


Kini mereka sudah sampai dirumah Nanda, lebih tepatnya di depan GG rumah Nanda, sebenarnya mobil bisa masuk, tapi tempat pemutaran di dalam gang tidak ada, alhasil Riko dan nanda jalan kaki sejauh 50 meter untuk sampai tepat dirumah nanda, Nanda hendak membayar ongkos mereka tapi ditahan oleh Riko.


Riko memberikan uang tiga lembar uang seratus ribu rupiah


"kembaliannya ambil aja pak, maksih pak..maaf tadi lama nungguin kita pas di restoran"ucap Riko yang melihat sopir hendak mengembalikan sisa uangnya


"maksih mas"ucap sopir, Riko hanya mengangguk sambil menarik tangan Nanda.


Sepanjang jalan banyak yang menatap mereka, terutama kaum perempuan yang menatap Riko dengan tatapan kamu, ada juga yang menatap Nanda dengan tatapan curiga, mereka seakan bertanya dari mana Nanda mendapat teman setampan Riko.


Tapi Nanda maupun Riko tidak memperdulikan itu, tujuannya saat ini ingin segera menemui ibunya

__ADS_1


"nak Nanda kok sudh pulang aja"


"iyh Bu, saya mau menemui ibu saya"jawab Nanda


"ini siapa..?"tanya si ibu sambil menunjuk riko


"ini te.."


"saya calon suami Nanda Bu"ucap Riko memotong ucapan nanda, sedangkan Nanda ingin mengangguk tapi nyata Riko bukan calon suaminya, alhasil dia hanya diam saja


"Oalah calon suami toh, mau menemui ibu iyh..?"


"iyh Bu..ibu saya adakan..?"tanya Nanda


"belm lama baru lewat dari sini"


"knp Lo ngomong calon suami, nanti mereka pikir yang tidak-tidak ko"ucap Nanda di sela-sela jalannya


"justru kalau gue bilang kita cuma teman, trus nanti malam gue tidur di rumah Lo, mereka akan berpikir yang tidak-tidak tentang kita nan, lagian kalau betulan calon suami ngk papa kan, ngk ada yang larang juga"ucap Riko enteng


" serahmu ko "ucap Nanda berjalan


kini mereka sudh sampai dirumah sederhana, rumah bercat warna biru mudah di depannya terdapat tanaman bunga dan sayuran dalam pot.


"tok..tok..tok ibu, Nanda pulang nih,"teriak Nanda sambil mengetuk pintu berkali-kali

__ADS_1


"sebentar"teriak ibu Risma dari balik pintu


clek


"nan...Nanda..ank ibu ini,"ucap ibu Risma terkejut sambil memegang kedua pipi anaknya


tanpa menjawab pertanyaan ibunya Nanda langsung berhambur kepelukannya ibunya, menumpahkan segala kerinduan yang selama beberpa bulan ini menumpuk di dalam benaknya. Begitu juga dengan ibu risma ia membalas pelukkan anaknya dengan erat, tangan terangkat mengusap lembut rambut anak semata wayangnya.


Setelah berapa menit mereka berpelukan, ibu menatap Nanda lalu bergantian menatap lelaki tampan yang ikut bersama anaknya.


"oo iyh ibu kenalan Riko, teman kuliah Nanda disana"ucap Nanda sambil menghapus sisa air matanya


"Riko Tante, temannya Nanda"ucap Riko sambil mencium tangan ibu Risma


"panggil ibu aja, Sama kayak Nanda, ayo kita masuk ke dalam biar ibu bikin air minum"ucap Risma sambil menarik tangan Riko masuk


"Loh, anak ibu itu aku, buka kak Riko"ucap Nanda cemberut, karna ia melihat ibunya menarik Riko, ibunya langsung lupa akan keberadaan Nanda


"astga maaf nak ibu sampai lupa akan keberadaan kamu"ucap Risma sambil balik badan menarik putrinya masuk


Melihat perilaku ibunya Nanda dan Riko hanya mengeleng kepala, bisa-bisanya ibu risma lupa akan keberadaan anaknya setelah mengenal Riko.


kini Nanda dan Riko sudh berada disebuah rumah,tidak besar maupun kecil, terdapat ruang tamu kecil, tiga kamar,dapur kecil dan satu kamar mandi.


baru bebrapa jam menginjakkan kaki dirumah itu, Riko sudh merasakan kenyamanan karna rumah itu bersih dan tatananya juga rapi ditambah lagi ibunya Nanda ramah dan welcome sama dia

__ADS_1


terimakasih atas kunjungan dan dukungan sya minta saran dan kritik yang membangun 🙏🙏🙏


__ADS_2