Perjalanan Cinta Nanda

Perjalanan Cinta Nanda
bab 69


__ADS_3

kini Nanda bunda Arni dan juga ayah sedang berkumpul di meja makan, Nanda sendiri masih canggung karna arni tiba2 hadir diantara mereka,


"Riko dimana nak, kok ngk turun,"tanya bunda menatap sekilas ke arah tangga lalu menatap Nanda.


"kak Riko katanya makan di kamar bund, ini aku mau siapkan makan buat kak Riko"ucap Nanda sambil mengambil piring dan mengisi menu makannya yang ada di meja.


"tumben Riko makan dikamar"tanya ayah sambil menyuapkan makannya.


"banyak kerjaan sama sekalian mau kerjakan tugas kuliah yah, soalnya sudh banyak tugas yang tertumpuk katanya"ucap Nanda


"iyh sudh Nanda naik duluh yah bund ni"ucap Nanda dan hanya di anggukan oleh mereka bertiga.


"sebenarnya sejauh apa hubungan Riko dan Nanda"batin arni sambil menatap punggung Nanda yang semakin tidak terlihat.


Sampai dikamar Nanda mencari sosok Riko, mata langsung menangkap sosok bayangan yang ada di balkon kamar, ia tau kalau itu Riko, ia langsung berjalan kearah balkon kamar.


"kak makan duluh"ucap Nanda sambil meletakan nampang di meja kecil yang ada disana, sedangkan Riko hanya mengangguk.


"kamu sudh makan,.?"tanya Riko menatap Nanda yang sedang bermain hp,Nanda memutuskan untuk menemani Riko sampai selesai makan.

__ADS_1


"sudh kak"ucap Nanda tanpa menatap riko, ia masih asik dengan ponselnya.


Sedangkan Riko hanya mengangguk, tapi tangan terangkat untuk memberikan suapan kepada Nanda, dan Nanda menerimanya tanpa menatap Riko, dan begitu seterusnya sampai nasi yang di piring habis.


"sayang lihatin apa sih.? dari tadi fokus ke hp"tanya Riko kesal sambil menyorongkan badannya ke arah Nanda.


"knp kita tidak berteman di ig kak..?"tanya Nanda menatap Riko,bukannya menjawab Nanda malah balik bertanya.


"kamu ngk follow akun ku, gimna mau berteman"ucap Riko menatap Nanda sekilas


"harusnya kak dong yang follow duluan akun ku"ucap Nanda tak terima


"kamu kan suami, lagian harus laki2 yang duluan follow perempuan"ucap Nanda lagi.


"sudh, bawel banget sih istri aku"ucap Riko memperlihatkan layar hpnya kepada Nanda sambil menarik gemas hidung Nanda, sedangkan Nanda hanya tersenyum penuh kemenangan.


Malam pun semakin larut kini Nanda dan Riko sudh berada ditempat tidur, Nanda yang sudh terlelap dengan tidur sedangkan Riko masih terjaga sambil memangku laptop, Merasa tenggorakan kering Riko berjalan keluar kamar menuju dapur, ternyata di dapur ia berpapasan dengan Arni.


"air minum buat Nanda..?"tanya Arni melihat Riko di dapur.

__ADS_1


"ngk, Nanda udh pulang tadi..?"ucap Riko tanpa menatap Arni.


"sejak kapan nanda pulang, bukan sejak antar makan buat Riko dia ngk munculin batang hidungnya lagi"guman Arni bingun


Sampai dikamar Riko langsung meletakkan air minum di meja kecil samping ranjang, lalu membaringkan tubuhnya disamping Nanda,Sejenak ia memandang wajah Nanda yang cantik natural, seperti apapun Nanda tetap saja ia selalu kelihatan cantik.


"gue ngk tau knp gue bisa secepat itu jatuh cinta banget sama Lo,tapi asal Lo tau gue bakal sabar menunggu sampai Lo mencintai gue, selamat tidur sayang"guman Riko sambil mencium kening Nanda hangat.


Akhirnya Riko menyusul Nanda ke alam mimpi. ia memeluk tubuh Nanda dengan dengan dan memposisikan kepala Nanda di dadanya, ia merasakan hembusan napas Nanda, tangan terangkat mengelus lembut kepala nanda


#####


Waktu terus berjalan, kebersamaan Riko dan Nanda pun semakin hangat, bahkan Nanda mulai terbiasa dengan sikap posesif Riko dan ia juga mulai terbiasa dengan omongan semua mahasiswa bahkan ia juga terbiasa dengan sikap Arni yang selalu menganggu dia.


Saat ini Nanda dan Vivi sedang berada dikantin, setelah mengikuti beberapa mata kuliah yang mengundang perut lapar, semua mahasiswa langsung berhambur ke kantin hanya sekedar mengisi perut mereka yang kosong.


Sementara Riko cs berada di suatu meja di sudut kantin, mereka segaja tidak bergabung dengan mejanya Nanda karna tidak mau menambah bahan perbicangan.


Ternyata dari kejauhan ada dua pasang mata yang selalu menatap gerak gerik Nanda, mereka menatap senyum nya Nanda, canda tawa Nanda bahkan mereka melihat wajah cemberutnya Nanda yang selalu kelihatan gemas.

__ADS_1


Selama ini Riko menyadari hal itu, ia menyadari bahwa ada sosok yang selalu memperhatikan Nanda, tapi ia tidak mengambil pusing, selagi mereka tidak menganggu privasi dan ruang geraknya Nanda.


Terimakasih atas kunjungan dan dukungan sya minta saran dan kritik yang membangun 🙏🙏 jangan lupa like


__ADS_2