Perjalanan Cinta Nanda

Perjalanan Cinta Nanda
bab 72


__ADS_3

"iyh kalian ngk salah dengar, gue sama Nanda sudh menikah pas dikampung"ucap Riko memastikan teman2nya tidak salah dengar.


"jangan bilang kalian menikah karna kepergok warga satu rumah ngituh"ucap egan, dan langsung di hadiahkan Riko dengan tatapan tajam.


"seriusan nan.?"tanya Vivi yang sedari tadi diam, mendengar kata menikah dari mulut Riko untuk kedua kalinya membuat otak ngk bisa berpikir cepat.


"iyh kami sudh menikah, maaf baru bisa kasih tau sekrng"ucap Nanda menatap mereka bergantian,Sedangkan Vivi langsung bangkit berdiri menghampiri Nanda dan langsung memeluk sahabatnya itu.


Nanda membalas pelukan hangat dari Vivi, baru kali ini ia bisa merasakan sahabat yang tulus padanya, duluh waktu SMA tidak ada yang mau berteman dengan karena faktor ekonomi.


"semoga ini awal dari kebahagiaan Lo iyh nan, gue senang banget Lo udh nikah aja sama kak Riko,"ucap Vivi di sela2 pelukkannya dan di anggukan oleh Nanda.


Setelah mereka mendengar penjelasan Riko, kini waktunya mereka beranjak dari meja tersebut menuju parkiran, karna hari pun sudh mulai malam.


"Vi pulang sama siapa.?"tanya Nanda sambil melihat Vivi,


"gue naik taxsi nan, soalnya teman gue yang tadi masih kerja"ucap Vivi sambil fokus bermain hp


"mobil Lo mana"tanya Nanda


"diservis, mungkin besok baru bisa diambil"jawab Vivi.


"pulang smaa kita aja,nanti kak Riko antar kamu duluh, baru kita balik ke rumah"ucap Nanda menatap Vivi lalu menatap Riko, sedangkan Riko hanya mengangguk


"dia pulang sama gue aja nan"ucap Riyan yang sedari tadi menjadi pendengar setia dengan obrolan dua wanita itu,sedangkan Yogi dan egan sudh pulang duluan karna mendapatkan panggilan dari ortu masingmasing


"ngk usah kak, gue balik pakai taxsi aja, lagian gue udh pesan taxsi"ucap Vivi gugup, sambil menatap Riyan sekilas.


"batalin aja Vi, kamu pulang sama Riyan aja, lagian ini udh malam, akan lebih aman kalau di antar sama Riyan"kali ini Riko lah yang membuka suara, sebentar Vivi menatap Nanda, lagi2 Nanda tersenyum sambil mengangguk


Ketika hendak membatalkan taxsi pesanan Vivi, ternyata si sopir taxsi sudah sampai duluan,


"atas nama mba Vivi iyh"tanya sopir taxsi dan dianggukan oleh vivi.

__ADS_1


"langsung jalan mba..?"tanya sang sopir,


Sebelum Vivi menjawab Riyan sudh lebih duluh memberikan uang satu lembar harga seratus ribu.


"Vivinya balik sama aja pak, ini ongkosnya saya bayarkan"ucap Riyan langsung menarik tangan Vivi menuju motor tempat ia parkir.


###


Setelah melakukan perjalanan beberapa menit kini Nanda dan Riko sudah sampai di apartemen Riko, Yap hari ini mereka pulang ke apartemen setelah melewati beberapa perdebatan yang lebih tepatnya nanda tidak mau pulang ke apartemen tapi Riko memaksa dengan alasan Arni pasti masih ada dirumah mereka.


Mengingat perdebatan Yanng terjadi di antara dia dan Arni akhirnya Nanda pun mengiyakan permintaan Riko untuk pulang ke apartemen.


sampai di apartemen Nanda langsung membersihkan diri, sementara Riko masih setia duduk di sofa sambil memangku laptop.


Setelah selesai berurusan dengan laptopnya Riko langsung beranjak dari sofa menuju kamar, ketika sudh sampai dikamar yang bertepatan Nanda juga baru keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang melilit di tubuhnya.


lagi2 Riko harus bisa menahan diri sekuat mungkin, supaya ia tidak kelepasan, ia akui bahwa ini sudh sangat ini menyentuh Nanda, tapi mengingat Nanda belm sepenuhnya menerima pernikahan ini aa sebisa mungkin menahan diri sampai Nanda sendiri yang bakal memintanya.


"segaja banget iyh mau menggoda ku"ucap Riko sambil mencium singkat leher jenjang Nanda.


"mana ada aku menggoda kamu"ucap Nanda dengan gugup, karna untuk pertma kalinya Riko melihat Nanda yang dimna tubuhnya hanya dibalut handuk


"buktinya dengan kamu kayak gini, kamu ngk menggoda aku ngituh, aku laki2 normal sayang"ucap Riko sambil membalikan badan Nanda menghadap dia, sedangkan Nanda hanya bisa menutup matanya ketika mereka saling berhadapan.


Riko yang melihat Nanda yang menutup matanya hanya tersenyum tipis, ia tau kalau saat ini Nanda sedang di Landa kegugupan,mata tertuju bibir merah merah mudah nanda,


Ia pun mencium bibir tipis Nanda lembut, ternyata ia bukan sekedar mencium ia menempelkan beberapa saat bibirnya di bibir Nanda, sambil menunggu reaksi dari Nanda, apakah ia akan menolak atau sebaliknya


Melihat Nanda hanya terdiam saja, Riko menyimpulkan bahwa Nanda memberikan lampu hijau kepadanya.


ia langsung ******* bibir Nanda dengan lembut, menciumnya tanpa sisa, ia asyik bermain disana sedangkan Nanda hanya diam saja menerima perlakuan dari Riko.


"buka sayang"ucap Riko disela-sela ciuman panasnya sambil mengigit pelan bibir Nanda, akhirnya Nanda membuka sedikit mulutnya, memudahkan Riko lebih leluasa mencium bibirnya.

__ADS_1


Makin lama ciuman itu makin panas,kini Riko beralih mencium leher jenjang Nanda, memberikan beberapa tanda kepemilikan disana, Nanda sudh mengalungkan tangannya di leher Riko, sambil sesekali mengeluarkan suara ******* dari mulut indahnya.


Karna sudh puas dengan ciumannya dan ia tidak mau kelepasan, Riko menatap wajah Nanda yang sudh merah, ia mencium sekilas bibir Nanda lalu beralih mencium kedua mata Nanda bergantian,melihat Nanda yang masih menutup mata Riko pun berniat menggoda nya.


"aku ingin kamu memberikan apa yang kamu punya saat ini buat aku"bisik Riko ditelinga nanda, mendengar permintaan Riko, Nanda langsung membuka mata dengan sempurna, tapi lagi2 ia menyederkan keningnya di dada Riko, ia terlalu malu untuk menetap Riko saat ini,setelah apa yang sudh mereka lakukan barusan.


"bukannya kamu sudh menciumku, bahkan kamu sudh mengambil ciuman pertamaku"ucap Nanda dengan keadaan kening bersandar di dada Riko.


"kamu ingat perkataan kamu pas dikantin, aku mau itu sayang"bisik Riko lagi ditelinga nanda


"maaf, tunggu aku sampai siap dan kamu bantu aku untuk mempersiapkan diri"ucap Nanda kikuk, ia tau belum bisa menjadi istri seutuhnya buat Riko


Mendengar ucapan Nanda Riko hanya tersenyum tipis, sebelum Nanda menjawab ia sudh tau jawaban Nanda sebelumnya


"hey,, buka matamu sayang, aku akan menunggu sampai kamu siap dan aku akan menunggu sampai kamu mencintai aku dan aku tidak mau kamu terbebani dengan permintaanku"ucap Riko sambil memegang pipi Nanda menggunakan kedua tangannya.


Mendengar perkataan Riko yang selalu mengerti akan isi hatinya, nanda langsung memeluk riko dengan erat, dan untuk pertama kalinya Riko mendapati Nanda yang memeluknya duluan, ia pun membalas pelukkan Nanda tangan terangkat untuk mengelus lembut rambut Nanda.


"maksih kak, sudah mau mengerti aku"ucap Nanda di sela-sela pelukkannya.


"kamu adalah istriku bagian dari hidupku dan pemeran dalam masa depanku nanti, apapun yang kamu inginkan akan aku berikan, selagi aku bisa dan kamu senang, aku sudh memilihmu menjadi satu kakiku karna pada dasarnya aku tidak bisa berdiri dengan satu satu kaki, aku butuh kamu untuk berkeluh kesah"ucap Riko membalas pelukkan Nanda.


"aku mandi duluh iyh, jgn lupa nanti handuk diantar kekamar mandi, kamu pakai baju emang kamu mau aku semakin tergoda melihat kamu seperti ini"ucap Riko melepas pelukkan Nanda lalu menatap wajah wanitanya, sedangkan hanya tersenyum.


"aku ngk ada baju disini kak"ucap Nanda malu


"pakai baju sayang, kayak baru pertma kalinya aja pakai bajuku"ucap Riko berjalan menuju kamar mandi.


Akhirnya Nanda mencari baju Riko yang benar2 pas untuknya.


maaf adegan ciumannya kurang pas,soalnya belm paham sana bestie biar terasaa pas kalian bisa bayangin


Terimakasih atas kunjungan dan dukungan sya minta saran dan kritik yang membangun 🙏🙏 jangan lupa like

__ADS_1


__ADS_2