
Waktu terus berjalan kini Riko telah selesai memeriksa dokumen yang bertumpuk di mejanya
tok tok tok
"permisi tuan.."ucap orang diseberang pintu
"masuk Rin.."teriak Riko yang sedang berdiri menghadap balkon
"maaf tuan, ini baju yang anda pesan, sesuai dengan ukuran Nanda."ucap Rinda sambil menyodorkan paper bag
"makasih rin..kamu boleh keluar."ucap Riko sambil menerima paper bagnya, Rinda langsung undur diri dari ruangan itu
Setelah menerima paper bag dari rinda, Riko langsung berjalan menuju kamar tempat Ninda istirahat, sampai dikamar lagi-lagi Riko melihat Nanda tertidur di atas kasur sambil memeluk guling
"gemas" satu kata yang keluar dari mulut riko, ia berjalan mendekati Nanda , ia mengelus pipi nanda dan memandangnya setiap jengkal wajah Nanda kulit wajah yang putih mulus,hidung mancung,bibir tipis dan bola mata warna agak kebiruan ditambah lagi rambut panjang hitam lebat. "sempurna"itu yang cocok menggambarkan seorang Nanda Pricilla Pratama.
karna terlalu gemas melihat wajah Nanda Riko pun mencium puncuk kepala Nanda dengan lembut. karna merasa ada yang mengusik tidur akhirnya membuka mata ""mmm"guman Nanda sambil mengucek mata
"sudh bangun ?? yuk mandi duluh sayang ini ada baju buat kamu,jgn Nanda terlalu cantik.."ucap Riko sambil menyerahkan paper bag buat Nanda
"ko?"panggil Nanda sambil menatap Riko yang sedang berjalan menuju lemari "mm"jawab Riko tanpa menatap Nanda
"kita kemana??"tanya Nanda
__ADS_1
"mau dugem nan.!!kamu ngk usah banyak tanya, kamu tinggal mandi ganti baju itu aja kok"ucap Riko "atau mau aku bantu mandi, atau mungkin kita sama-sama mandi"tawar Riko dengan muka mesum.
Nanda terkejut mendengar ucapan Riko yang tidak ada filternya.
"jaga ucapan Lo ko, tembok aja punya telinga, untung cuma kita berdua aja yang diruangan ini, coba kalau ada yang lain dan mereka salah paham, mereka pikir nanti kita udh lakuin apa-apa lagi." ucap Nanda sambil berjaln menuju kamar mandi.
Sebelum Nanda masuk ke kamar mandi lebih duluh Riko menarik tangan Nanda, alhasil nanda terbentur ke dada bidang Riko.
Nanda langsung terkejut menerima perlakuan Riko.
"emng kamu mau kita lakuin yang kayak mna nan.."ucap Riko lembut masih posisi Nanda bersender di dada Riko
"ngk ko, lupakan aja, anggap aja aku ngk ada ngomong apa-apa tadi.."ucap Nanda sambil berusaha melepaskan tangan Riko dari pinggalnya
"lepas ko, aku mau mandi sebentar"ucap Nanda memohon
"ngk usah ngaco kalau ngomong ko"ucap Nanda yang sudh terlepas dari pelukan Riko sambil berlari ke kamar mandi, takut kalau Riko menyadari wajah Nanda yang sudh Pucak seperti kepiting rebus.
sampai dikamar mandi Nanda langsung memengang jantungnya, menetralisir keluar masuk napasnya
"jantung masih amaan kan"guman Nanda sambil tangan satunya memegang dada sedangkan tangan yang satu mengusap kasar wajarnya.
hahahahahhahah
__ADS_1
Riko tertawar mengeleng melihat perubahan wajah Nanda dan ia bahagia mendengar degupan jantung nanda.
***
setelah beberapa saat Nanda berdandan,akhirnya Nanda telah selesai dan sekarng ia sudh siap keluar kamar untuk menemui Riko yang sedang menunggunya. Sejenak ia memandang dirinya dipantulan kaca, wajah cantik tanpa lapisan make up, bibirnya hanya dilapisi liptin tipis,dan rambut panjangnya diikat kuda memperlihatkan leher jenjang Nanda yang putus mulus,ditambh lagi dres biru gelap yang sangat cocok ditubu Nanda, bisa dikatakan Nanda cantik natural.
Sebelum keluar dari kamar lagi-lagi Nanda menetralisir degupan jantungnya, ia sampai bebrapa kali menarik napas dalam-dalam.
Mendengar suara pintu dibuka, Riko langsung berbalik badan menatap Nanda. Riko kagum melihat wajah Nanda yang sangat-sangat cantik natural, mata Riko langsung fokus kearah leher jenjang nanda, wajahnya langsung berubah gugup, sekrng giliran Riko yang gugup ketika menatap Nanda, tapi ia berusaha terlihat biasa aja
Riko berjalan mendekati Nanda yang masih diam mematung, ketika Riko mendekatinya Nanda biingung harus berbuat apa, ia seakan lupa cara berjalan karna saking gugup.
"cantik"bisik Riko ditelinga nanda sambil menggenggam tangan Nanda. mendengar kata cantik keluar dari mulut Riko, detak jantung Nanda semakin cepat.
Ketika Riko menarik tangan nanda, tapi yang ditarik tidak bergerak akhirnya Riko menatap Riko bingung
"knp ngk jalan..? atau mau aku gendong ke bawah."tanya riko, Nanda hanya mengeleng
"kaki agak susah di angkat, efek dari gugup aja kali."ucap nanda sambil berjalan
ahhahahahahha
Tawa riko.,melihat Riko tiba-tiba tertawa Nanda menjadi bingung sendiri
__ADS_1
"santai aja nan, cuma acara biasa aja kok."ucap Riko sambil memegang erat tangan Nanda menuntunnya berjalan. Nanda hanya berjalan sambil mengikuti langkah Riko.
terimakasih atas kunjungan dan dukungan sya minta saran dan kritik yang membangun 🙏🙏🙏