Perjalanan Cinta Nanda

Perjalanan Cinta Nanda
bab 91


__ADS_3

Masih dengan ditempat yang sama, suatu bangunan yang sudah lama dan tidak layak pakai lagi, Ridho semakin hari keadaanya semakin memprihatikan, setelah kemarin lusa dia di permainkan oleh anggota LGBT, seorang dia merasakan lapar dan haus, sudah beberapa kali ia pingsang dan bangun dengan sendirinya.


Ridho hanya bisa menutup mata upaya mengurangi pusing dikepalanya, ia tidak mempunyai kekuatan untuk menolak atau memberontak, ia juga sangat membenci tubuhnya, ia juga ingin mandi menghilangkan bekas sentuhan LGBT yang menyentuh tubuhnya dari ujung rambut ke ke kaki.


clekk


Pintu terbuka, Riko cs memasukin ruangan itu tanpa ekspresi, lalu mereka berjlan mendekati ridho.


"gue kira Lo udh mati, ternyata masih kuat aja, ternyata mereka kasih asupan apa aja membuat semakin kuat"ucap egan


"gue akui kekuatan Lo, padahal gue pikir Lo bakal mati secara perlahan, tapi..."ucap Riko mengangkat dagu ridho


"mungkin Tuhan memberi kesempatan dia bertobat bah, kalau dia mau bertobat aja sih"ucap yogi memotong ucapan Riko.


"seperti begitu.."ucap Riyan tersenyum mengecek.


"Lo kenal ini cewek siapa.."ucap Riko sambil memperlihatkan sebuah foto gadis remaja seumuran anak SMA.


"Lo masih ingatkan, apa yang Lo lakukan sama Nanda, gue mau lihat ngimna reaksi Lo ketika cewek ini gue perlakukan lebih yang Lo lakukan sama Nanda"ucap Riko


"Lo jangan coba macam2, dia ngk ada urusan sama masalah ini"ucap ridho disele2 tenaganya.


"kalian punya hubungan darah bukan, berarti masalah Lo masalah dia juga"ucap Riko


"makaya jangan membuat masalah, kalau tidak mau orang lain kena imbasnya"ucap Riko lagi

__ADS_1


"Lo jangan macam-macam smaa ank kecil bang*k"ucap ridho ingin berteriak tapi tenaganya tidak sanggup.


"sepertinya dia bukan anak kecil lagi, tapi remaja, dan bodinya tidak terlalu buruk juga"ucap Riko menatap foto yang ada ditangannya lalu menatap ketiga temannya secara bergantian


"dan lebih menarik lagi, jika kita melakukannya di depan mata abangnya sendiri"ucap Riyan tersenyum licik


"setelah kami melakukan secara bergantian, baru Lo ceritakan ngimna sakitnya, soalnya kita juga pengeng tau bukan.?bisik Riko ditelinga ridho


"ngimna kemarin hasil belaiannya, seperti tubuh penuh dengan tanda maksiat"ucap egan, sedangkan mereka hanya tertawa kecil.


"Lo bunuh gue aja sekalian, tapi jangan pernah sentuh adek gue"ucap ridho memohon


"hahahaha,,,tenang gue bakal bunuh Lo sampai ke akar-akarnya, tapi gue mau lihat Lo mati secara perlahan, karna itu membuat gue semakin puas"ucap Riko licik


"bawah dia masuk, kita mulai permainan sesungguhnya"teriak Riko memerintahkan anak buahnya


"kak ridho,"teriak seorang gadis remaja sambil berlari kearah ridho lalu memeluknya


"ni..Nia"ucap


"kak ridho kenapa jadi seperti ini, ibu sama ayah khawatir cariin kakak, soalnya beberapa hari ini tidak pernh pulang"ucap nia menangis sambil memeluk ridho dengan erat.


"untung ada kakak2 ini yang kasih tau kalau kk ada disini, mereka baik Lo kak"ucap nia, sedangkan ridho hanya bisa menangis dalam diam.


Riko menatap teman bergantian, mengerti akan tatapa Riko mereka pun menarik Nia menjauh dari ridho.

__ADS_1


"ngimna boleh kita mulai, Lo udh siapkan"bisik Riko sedangkan ridho hanya mengeleng memohon


"gue ingatkan sekali lagi, Lo jangan coba2 menyentuh milik gue, dan Lo jangan coba2 mengusik kehidupan gue, Nanda, keluarga gue, bahkan teman2 gue, sekali Lo usik mereka, gue pastikan lo habis ditangan gue, sampai ke akar-akarnya"bisik Riko sambil mengeluarkan gunting kuku yang ada pisaunya


"ini belm apa2 dengan apa yang kalian perbuat sama Nanda"bisik Riko sambil membuat tanda di lengan ridho menggunakan pisau.


"kalian bisa kejam, tapi gue bisa lebih kejam"ucap Riko memberi tanda di leher ridho


Sehingga lengan dan leher ridho mengeluarkan dasar segar


"luka Lo, sama seperti luka yang kalian berikan di tubuh Nanda, oiyh minggu depan gue tungguh Lo diacaranya Arni, dan Lo bakal lihat kehancuran rekan bisnis Lo"ucap Riko


"tentunya Lo ngk terima kan, kalau cuma Lo yang dapat balasan, tenang aja, gua bakal lakukan sesuatu yang tidak bisa ia lupakan seumur hidupnya seperti Lo, bahkan lebih kejam"ucap Riko setengah berbisik, sambil membuat pisau itu tepat dihadapan ridho


"maksih atas waktunya, kalian bantu dia kembali kerumahnya, pastikan obatin duluh luka2nya"teriak Riko.


"maksih atas kesempatannya"guman ridho tapi masih bisa di dengar oleh Riko


"sama-sama, gue harap Lo bisa berubah, Lo bukan suka sama Nanda, tapi Lo sudah terobsesi sama dia, ingat Nanda sudah menjadi milik gue seutuh, karna kami sudh mempunyai ikatan"ucap Riko berharap ridho bisa berubaha


"gue titip Nanda"ucap ridho


"gue bakal menjaga dengan baik sesuatu apa yang menjadi milik gue"ucap Riko sambil berlalu dari tempat itu diikutin oleh ketiga temannya


Setelah kejadian balas dendam terselesaikan , ridho dan juga Nia telah diantar pulang oleh anak buah Riko, terlebih duluh mereka mengobati luka yang ada di tubuh ridho.

__ADS_1


terimakasih atas kunjungan dan dukungan sya minta saran dan kritik yang membangun 🙏🙏🙏 jangan lupa like


__ADS_2