
Setelah selesai makan, kini Riko dan nanda sudah berada di dalam mobil. disana hanya tercipta keheningan, Nanda yang sibuk dengan pemikirannya sementara Riko yang fokus menyetir sesekali ia melirik ke arah Nanda.
Khusus hari ini Riko sangat bahagia, karna Nanda mulai hangat kepadanya tidak ketus dan cuek lagi.
"besok kuliah JM berapa..?tanya Riko yang masih fokus menyetir
"besok kuliah agak siang JM 9.."jawab Nanda masih fokus menatap kearah jendela mobil
"kamu sama ridho udh sejauh apa hubungannya nan.."tanya Riko memancing Nanda
"gue ngk ada hubungan sama ridho, gue anggap dia cuma kakak tingkat aja, ngk lebih.."jawab Nanda
"tapi dari kedekatan kalian udh lebih dari seorang teman nan...ridho yang sering nyamperin kamu ke kelas dan dia yang sering temanin kamu ke kantin.."ucap Riko masih bisa mengontrol tekanan suaranya
"tapi gue ngk minta dia buat lakuin itu semua ko, masalah gue juga risih dengan perlakuan dia ke gue.."jawab Nanda menatap Riko
"kalau lo risih kenp kamu ngk menghindar nan, karna yang gue lihat lo nyaman dengan perlakuan ridho ke Lo.."bals Riko
"gue udh berusah menghindar ko, tapi dia nya aja ngk sadar akan hal itu.."jawab Nanda
"kalau ridho suka sama loh, ngimana..? apa mungkin lo akan suka juga sama dia..?? tanya riko
mendengar pertanyaan dari Riko, ia hanya diam saja, ia bingung harus menjawab apa karna disatu sisi ia tidak enak kepada ridho jika menolak perhatian-perhatian kecilnya sedangkan disisi lain ia merasa risih dengan perhatian ridho. Melihat respon dari Nanda, Riko sudh bisa simpulkan bahwa bisa saja suatu saat nanti ia membuka hati buat ridho
"udh sampai Lo, ngk turun..??ucap Riko dengan wajah dingin
__ADS_1
"ehh iyh..maksih untuk hari ini.."ucap Nanda sembari membuka pintu, sebelm Nanda keluar Riko menahan tangannya sebentar
"tolong menghindar dari Riko sebisa mungkin, demi gue Nanda..selamt malam nan"ucap Riko sambil mengusap rambut Nanda lembut.
mendengar ucapan Riko Nanda hanya tersenyum sambil mengangguk lalu keluar dari mobilnya, Setelah memastikan Nanda masuk kedalam kosnya,akhirnya Riko melajukan mobilnya untuk kembali kerumah, saat ini ia butuh air segar untuk merilekskan tubuh nya.
#
Sementara disebuah rumah mewah tepatnya di ruang tamu Riko dan orang tuanya sedang mengobrol ringan, tadi setelah selesai makan mereka langsung berkumpul di ruang tamu hanya sekedar bertukar cerita, karna beberpa hari ini mereka jarang bertemu, ayah yang sering keluar kota sedangkan ibu yang selalu ikut menemani suaminya ketika keluar kota jadi mereka sangt jarang bertemu.
"ko..ayah dengar dari bund kamu sedang dekat sama cewek iyh.."tanya ayah sambil melirik sebentar., mendengar pertanyaan ayah Riko langsung melirik ke arah bunda yang sedang menahan tawa, pikirnya kenp bunda langsung info sama ayah begitu kira-kira.
"iyh yah...Riko lagi berusaha dekatin salah satu ob yang bekerja di hotel.."ucap Riko takut-takut ayah tidak menyetujui karena Nanda hanya seorang cleaning servis
Sementara ayah berpikir sejenak mendengar anak semata wayangnya sedang mengejar-ngejar cinta seorang cleaning servis, yang dia pikir Riko selama ini akan mencari pacar anak dari konglomerat dan bahkah ia sempat berpikir Riko tidak menyukai lawan jenis karna ia tidak pernh melihat Riko membawa cewek ke rumah, yang ia lihat ceweklah yang mendatangi Riko tapi yang membuat dia semakin yakin Riko malah menyuekin si cewek ini.
"apa..jadi ayah ngk marah kalau Riko suka sama cewek cleaning servis.."ucap Riko terkejut sambil memandang kearah bunda
"ngk lah..malah ayah senang ternyata anak Semata wayang ayah menyukai wanita tidak memandang harta.."jawab ayah
"bahkan ayah sempat berpikir kalau kamu tidak menyukai lawan jenis ko, habisnya kamu cuma sering jalan sama egan,Yogi sama Riyan aja.."
uhhukkk uhukkkk (Riko sambil minum)
"ihh ayah bisanya aku ganteng begini dibilang belok.."ucap Riko dengan muka terkejut sementara bunda hanya tersenyum melihat perdebatan antara suami dan anaknya
__ADS_1
"habisnya kamu ngk pernh dekat sama cewek ko, ayah pikir kamu pacaran sama egan atau Riyan mungkin.."ucap ayah tanpa merasa bersalah
" belum dapat yang pas yah bukan Riko belok, ini udh dapat yang pas, nanti Riko bawah kerumah kok, kalau dia mau sih.." ucap Riko bahagia
"knp kalau dia mau ko...bunda lihat dia baik kok orangnya, sopan, cantik pekerja keras lagi.."ucap bunda yang sedari tadi diam
"emng sudh ketemu sama anak sayang.."tanya ayah, bunda hanya mengangguk
"tapi kami berdua tuh ngk nyambung yah bund, kalau bertemu tuh selalu berdebat, dari hal-hal kecil pun bisa kami debatkan.."ucap Riko sambil mengingat wajah Nanda ketika mereka berdebat
"setiap memiliki pasangan itu tidak ada yang bisa nyambung syang, ada aja yang beda pendapat, justru ketika kita sering berbeda pendapat, kita jadi tau kekurangan dan kelebihan pasangan kita, kekurangan yang harus kita ditutupi dan kelebihan yang harus dikembangkan atau di perlihatkan, jadi wajar saja kalian tidak nyambung apalagi kalian baru bertemu kan sayang.."ucap bunda menasehati riko. Riko hanya mengangguk tanda mengerti
"kalau kamu udh suka sama dia cukup dia aja ko, jangan cari yang lain lagi, jangan sampai ayah dengar kamu menyakiti cewek..paham ko.."ucap ayah lagi
"iyh yah..Riko janji ngk nyakitin Nanda...ngimna mau nyakitin ngk lihat muka Nanda aja jadi berasa Riko yang disakitin.."ucap Riko hendak berdiri dari kursi menuju arah tangga
ayah dan bunda hanya mengeleng mendengar ucapan anak.."akhirnya anak kita bucin juga sayang.."ucap ayah sama bunda, dan bunda hanya tersenyum
"Riko duluan kekamar ayah..selamt malm.."ucap Riko sambil mencium pipi bunda
"ayah ngk kah ko.."kata ayah
"pipi ayah asing.."ucap riko Riko sambil berjalan
ayah sama bunda hanya mengeleng melihat tingkah anaknya...
__ADS_1
terimakasih atas kunjungan dan dukungan dan saya minta saran dan kritik yang membangun 🙏🙏🙏