Perjalanan Cinta Nanda

Perjalanan Cinta Nanda
bab 21


__ADS_3

Setelah beberapa saat mereka sama-sama terdiam akhirnya Riko membuka pembicaraan, dengan posisi Nanda masih berada di pelukan Riko


"maaf..maafin gue kalau gue udh bikin Lo ngk nyamna nan..tapi tolong jgn pernh benci sama gue, jangan pernh berpikir buat ninggalin gue..gue mohon Nanda.."ucap Riko disela-sela pelukkannya


"suatu saat nanti Lo bakal tau knp gue bersikap seperti ini nan..gue cuma minta loh temanin gue disini nan, hanya cara ini yang bisa gue lakukan supaya Lo bisa dekat trus sama gue.."ucap Riko


"maksudnya Lo apa ko.."jawab Nanda dengan nada bingung


Setelah mendengar suara Nanda akhirnya Riko tersenyum lega,ia sudh berpikir bahwa Nanda akan mendiamin bahkan dia berpikir Nanda akan langsung pergi meninggalkan ruangan itu.


Riko melonggarkan pelukkannya kepada Nanda,


"belm saatnya lo tau nan, aku harus memantapkan hatiku duluh, aku ngk mau ngegabah dalam mengambil keputusan yang bisa merugikan kedepannya.."ucap Riko sambil menatap wajah Nanda sangat dalam dan hangat. tangannya terangkat untuk menghapus sisa air mata Nanda.


Sementara Nanda hanya diam mematung, ia sedang berusaha menutup ke gugupannya ketika Riko berbicara soal hati, belm lagi ketika riko mengelus pipinya dengan lembut, menambah ritme degupan jantung Nanda.


Riko yang menyadari kegugupan Nanda tersenyum tipis,ia tau kalau hati Nanda sudah mulai tidak tenang ketika bersamanya terbukti dari wajah dan detak jantung Nanda.


Akhirnya Riko menuntun Nanda untuk duduk di sofa.


"kamu knp belm makan nan..kan makanan jadi dingin kayak gini.."tanya Riko sambil menatap Nanda, melihat Nanda yang diam saja tanpa merespon ucapannya


"nan..hey..kamu knp..ucappan ku yang tadi kamu ngk usah pikirin nan.."kata Riko lagi sambil mengoyangkan bahu Nanda


"ehhh iyh..knp tadi ko.." jawab Nanda


"knp ngk Lo belm makan Nanda sayang.."ucap Riko yang masih menatap wajah Nanda.


Mendengar kata sayang dari mulut riko, wajah Nanda berubah merah dan dekupan jantungnya bertambah lebih cepat.


"ehh, itu..apa namnya..aku nungguin kamu pulang rapat..eh malah ketiduran.."jawab Nanda Yanng masih berusaha menutup kegugupannya

__ADS_1


Mendengar jawabanya Nanda bibir Riko terangkat sedikit membentuk sebuah senyuman, ia tidak pernh berpikir bahwa Nanda akan menahan lapar hanya untuk menunggunya supaya bisa makan bersama


"aduh mulut.kok ngk bisa di ajak kompromi sih..''batin Nanda


"aduh aku harus gapain ini..ayo dong jantung aku butuh kerjasama yang baik"batin nanda lagi


"yes..kemajuan yang cepat ko.."batin Riko


"lo lapar.."tanya Riko


Nanda hanya mengangguk mulutnya sangat canggung ketika berbicara.


"iyh sudh loh tunggu disini duluh,aku mau mandi sebentar,habis tuh kita makan diluar sekalian langsung pulang.."ucap Riko sambil meninggalkan Nanda disofa


Nanda tidak menjawab ucapan Riko, dia hanya diam aja


"hah....tadi udh panggil aku kamu..sekrng Lo gue..maksudnya apa sih ini"


"ayo dong Nanda otak Lo jgn lemot.." guman Nanda dengan muka bingung


#


"kamu ngk mand duluh.."tanya Riko setelah mendekati Nanda


"ngk usah..lagian ngk bawah baju juga kan.."jawab Nanda kikuk, ia takut kalau Riko mengetahui nya bahwa ia sudh kagum dengan penampilan Riko mlam ini.


Mendengar jawabanya Nanda Riko hanya mengangguk..


"iyh sudh kita langsung jlan,keburu malam juga.."ucap Riko sambil berjalan mendahului Nanda


#

__ADS_1


Sedangkan di lobby ridho sudh menunggu Nanda sedari tadi, ia ingin mengajak Nanda jalan-jalan ke taman. Ketika ia melihat Nanda berjalan mendekat lobby ia tersenyum, usahanya tidak sia-sia menunggu Nanda sedari tadi.


"Nanda.."teriak ridho sambil melambaikan tangan kepada Nanda.


mendengar namanya dipanggil Nanda clegak-clegu mencari asal suara, Setelah mendapati asalnya Suara akhirnya Nanda mendekatin yang memanggilnya


"kak ridho..gapain kesni."tanya Nanda


"jemput kamu..udh selesai kerja kan..aku mau ajak kamu ketamn kota."jawab ridho


"sudah sih kak..tapi kan-.."jawab nanda ragu, ia tidak enak sama ridho yang sudh menjemputnya, tapi dia sudh janji kepada Riko akan makan bersma


"iyh sudh ayo langsung aja.."ucap ridho sambil membuka pintu mobi hendak menarik tangan Nanda


"ayo kita balik..maaf menunggu lama ,soalnya ketoilet duluh tadi.."ucap Riko sambil memeluk pinggang Nanda posesif, mendapat perlakuan dari Riko wajah Nanda berubah menjadi merah macam tomat yang dijualan dipasaran


ketika hendak melangkah ridho menahan mereka.


"maksud Lo apa ini..kann gue yang ajak Nanda duluan.."ucap ridho, tak terima jika Nanda pergi bersama riko


"kalau lo ngk tau apa-apa, setidaknya Lo ngk usah sok tau..paham Lo.."ucap Riko hendak menarik pinggang Nanda menuntun jalan, tapi lagi-lagi ridho menahannya


"maksud Lo apa.."tanya Nanda


"gue udh tau maksud dan tujuan loh dekatin Nanda, jadi loh ngk usaah sok baik di depan Nanda.."bisik Riko "Lo mau gue ceritakan ke Nanda maksud Lo dekatin dia...nanda mungkin bisa Lo bodohin..tidak dengn gue."bisik Riko dengan nada mengancam


"saran gue kalau loh mau bodohin gue mikir duluh, karna gue hobbynya pura-pura bodoh.."ucap Riko memengang bahu ridho sambil berjaln menarik Nanda dengan posisi tangannya memeluk pinggang Nanda


kebetulan ketidak hendak turun kelobby, ternyata kunci mobil ketinggalan dikamar, alhasil dia harus kembali naik untuk mengambil kunci mobi lagi dan ia membiarkan Nanda berjaln sendiri kelobby


Sementara nanda hanya diam,bingung dengan perdebatan dua laki-laki dihadapannya, ia hanya berjalan mengikuti tarikan Riko

__ADS_1


"sial..brengs*k loh ko.."guman ridho sambil menendang ban mobilnya.


terimakasih atas kunjungan dan dukungan sya minta saran dan kritik yang membangun 🙏🙏🙏


__ADS_2