Perjalanan Cinta Nanda

Perjalanan Cinta Nanda
bab 105


__ADS_3

"ini baru awal Nanda"batin Arni tersenyum licik


####


Saat ini Riko yang mengambil alih panggung sambil tersenyum, sejenak ia memandang Arni yang terus menatapnya sambil mengeluarkan senyum kemenangan, tak lupa Riko juga menatap denis, mommy nya dan juga neneknya yang sedang duduk disana.


"Lo yang mulai Arni, dan gue bakal tunjukkan dimna permainan yang sesungguhnya"batin Riko tersenyum licik.


"selamat malam semuanya, perkenalkan saya Riko wijaya, anak dari pasangan Farhan Wijaya dan Tika Wijaya, tadi sekilas saya mendengar ada seseorang yang mengatakan kalau saya calon menantunya, Terimakasih banyak kepada om Hendra yang sudah mengakui saya sebagai menantu di keluarga ini, suatu kehormatan bagi saya, dan karna ini sesuatu yang langkah sayang kalau di lewatkan begitu saja"ucap Riko penuh arti.


Mendengar ucapan Riko, Nanda terkejut bukan main, seketika tubuh seperti mayat hidup, yang dimna nyawa nya saat ini benar-benar berpetualang entah kemana, ia tidak bisa berbuat apa-apa, ia hanya diam mendengar,


Demikian juga dengan bunda, mendengar pernyataan putranya, ingin rasanya ia melemparnya dari panggung itu saking emosi, lain hal dengan ayah farhan, ia hanya diam dengan tindakan Riko, karna ia tau Riko tidak pernh salah mengambil keputusan,


Jangan tanya perasaan Arni saat ini, ia senyum penuh kemenangan, ia seakan mendapat angin segar dari ucapan Riko saat ini.


"ini yang namanya sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, Riko jadi milik gue, dan gue bakal menjadi menantu pengusaha sukses dikota ini, dan aku bisa menghancurkan Nanda tanpa menyentuh"batin Arni tersenyum manis.


"tidak etis rasanya kalau kita tidak mengenal calon istri syaa secara langsung, dan lebih tidak etis lagi kalau kita tidak mengetahui silsila calon mertua saya"ucap Riko menekan setiap kata2nya.


"ok,,,mungkin saudara Arni bisa lebih dekat kepada saya"ucap Riko menarik tangan Arni, mendapatkan perlakuan seperti itu Arni tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, ia langsung memeluk lengan Riko dengan manja, dan itu tidak luput dari perlihatan Nanda.

__ADS_1


"jahat kamu ko, aku baru tau sikap asli kamu,"guman Nanda lirih


"Arni Maulana Pratama, yang katanya calon istri saya, tapi sebelum saya dan orang tua syaa harus tau fakta tentang calon istri saya, yang tidak di miliki oleh perempuan mana pun"ucap Riko memperkenalkan Arni, kalau ia memberikan kode kepada seseorang itu melaksanakan tugasnya.


Seketika lampu mati, dan itu membuat orang disana panik tak karuan.


"tenang semuanya, semua akan baik-baik saja, untuk empat menit kedepan saya akan memberikan tontonan gratis buat kita, yang mau mengabadikan momen ini saya persilahkan"ucap Riko


Seketika sebuah layar besar menyala dibelakang, semua tamu undangan langsung menatap kearah cahaya itu, disana ditampilkan foto2 Arni waktu SMA


"kamu jangan macam-macam Riko"bisik Arni


"kenapa sayang, jangan takut, ini masih setengah permainan"bisik Riko.


seketika Riko memberi kode kepada ayahnya supaya menuntun Nanda naik ke atas panggung, mengerti maksudnya anaknya, Farhan langsung menuntun Nanda naik ke atas panggung, dan dengan bodohnya Nanda hanya menurut saja.


Memasuki menit kedua terpampang jelas dilayar saat Arni sedang melayani pria hidung belang tanpa disensor sedikit pun, tapi lainnya hal wajah si pria segaja di blur,


"ngk boleh lihat punya yang bukan suami"bisik Riko menutup mata Nanda menggunakan kedua tangannya.


"tapi Lo juga lihat punya wanita lain."ucap Nanda ketus, Mendengar Nanda memanggil pakai Lo, Riko diam saja, ia paham kalau Nanda sedang marah sma dia.

__ADS_1


"ngk tuh, aku juga tutup mata kok"ucap Riko segaja menutup matanya untuk menghindari amukkan Nanda nantinya, sedangkan Nanda hanya menurut ketika Riko menutup matanya, ia juga tidak berminat melihat tonton yang ada dilayar.


Banyak orang yang mengabadikan momen itu, mereka tidak menyangka seorang putri terhormat mempunyai pekerjaan sampingan menjual tubuhnya.


"hentikan permainan ini Riko"ucap ibu Arni, ia tidak sanggup melihat kericuan para tamu.


"belm selesai Tante, ini masih tahap, awalucap Riko


Video itu benar-benar di putar sampai habis, disana terpampang jelas wajah Arni yang melayani pria hidung belang, dan dimana arni memanjakan pria itu sampai benar-benar puas.


"uhhh katanya putri terhormat"


"kalau aku punya putri seperti dia, sudah ku pastikan mati pada saat itu juga"


"muka pas2, sok cantik juga, nyata seorang ****** liar"


Dan masih banyak lagi omongan para tamu undangan yang sangat pedas masuk ke telinga keluarga Arni.


Sedangkan Hendra hanya diam mematung, ia benar-benar tidak bisa berkata apa-apa.


"dan tidak hanya itu juga calon istri saya adalah seorang penculit,ia telah menyekap seorang wanita dan menyiksanya"ucap Riko memperlihatkan foto-foto dimana Arni menyekap dan menyiksa nanda, lalu Riko dengan sigap memengang tangan Nanda ketika ia melihat Nanda hendak turun dari panggung.

__ADS_1


Sama halnya di tempat lain, ketika video panas Arni di pertontonkan dihadapan publik, Riyan pun langsung menutup mata Vivi supaya tidak melihat adegan panas itu.


"ngk boleh lihat, matamu terlalu mudah untuk melihat itu dan belm saatnya"ucap Riyan menutup mata Vivi, sedangkan Vivi hanya diam, sesekali menarik napas untuk menetralisir detak jantungnya, karna beberapa Minggu belakangan ini ketika berdekatan dengan Riyan maka jantung akan terpompa dengan tak beraturan.


__ADS_2