
Setelah Riko bertemu dengan teman2nya kini ia sudah berada di kamar Nanda beristirahat, sebelum ia membersihkan diri, ia memandangi Nanda yang sedang tidur,sangat dalam dan lama
"gue juga ngk tau knp gue bisa jatuh cinta secepat ini smaa Lo na, hati gue cuma milih Lo aja"guman riko sambil mengelus kepala Nanda
"selamt tidur masa depan"ucap Riko mencium kening Nanda lalu beranjak menuju kamar mandi untuk membersihkan diri
Setelah selesai mandi Riko memutuskan untuk tidur di sofa kecil yang ada dikamar itu,ia bisa saja tidur seranjang sama Nanda, tapi ia sangat2 menghargai wanita itu.
Jika Nanda menjaga dirinya sendiri, maka ia juga harus membantu Nanda menjada dirinya sendiri.
###
Setelah semalam umat manusia mengistirahatkan diri, kini pagi pun menyapa mereka kembali, matahari mulai menampaknya diri untuk menyapa umat manusia, mereka akan memulai aktivitas mereka sesuai dengan keahliannya.
Begitu dengan Nanda setelah bangun tidur ia langsung mandi masih dengan memakai pakaian Riko dan kini ia sedang bertempur dengan alat2 yang ada di dapur, ia akan memasak nasi goreng dua porsi.
Selesai dengan peralatanya masaknya Nanda langsung beranjak ke kamar untuk membangunkan Riko,
Sampai dikamar ia tidak langsung membangunkan Riko, ia memandang Riko lekat, memperhatikan setiap inci bentuk wajah Riko
__ADS_1
"sempurna"batin nanda
"gue ngk tau ini cinta atau apa, tapi saat gue bersmaan Lo, gue berasa nyaman ko"guman Nanda pelan
"berasa punya suami gue, bangun pagi langsung masak selesai masak membangun suami"guman Nanda tersenyum sambil mengeleng.
"ko bangun yuk, sarapan duluh, lo ngk kuliah "ucap Nanda sambil menggoyangkan badan pelan
Sedangkan Riko masih setia dengan pura2nya, sebenar sejak Nanda kembali kekamar Riko sudh bangun, ia hanya ingin melihat tindakan nanda selanjutnya, mendengar ucapan Nanda ,hati Riko hangat seketika, dia juga merasakan hal yang sama.
"mmm"guman Riko sambil mengucek mata
"jm 7, yuk Lo mandi, trus sarapan"ucap Nanda sambil berdiri, tanpa di duga Riko langsung menarik tangan Nanda, alhasil Nanda terjatuh di dada Riko,
Nanda terkejut dengan tindakan Riko, ia menutup matanya untuk mengurangi kegugupannya, bahkan untuk berpindah dari tubuh Riko pun ia seakan lupa bergerak
"pengeng banget iyh jadi istri aku,supaya bangun pagi langsung masak dan bangunin suami"bisik Riko masih dengan memeluk erat pinggang Nanda,
"sabar iyh, cepat atau lambat kita akan berubah status yaitu suami istri"bisik Riko lagi
__ADS_1
Mendengar ucapan riko, Nanda mengeleng masih dengan menutup mata, jantungnya berdetak kencang dan wajahnya Pucak seperti udang rebus yang tidak diberi bumbu.
"trus yang ngomong begitu tadi siapa, masak nyamuk sih hmm"ucap Riko sambil memandang lekat wajah Nanda
"Lo salah dengar, masih jangan ngaco kalau ngomong"cicit Nanda pelan, ia sangat malu karena ucapannya di dengar oleh Riko.
"pendengaran Riko Wijaya masih norma nanda syang"ucap Riko, mendengar ucapannya sayang dari mulut Riko detak jantung Nanda berdetak dua tingkat lebih cepat, ia tidak bisa lagi membalas ucapan Riko.
"lo bisa ngk pindah dari tubuh gue, soalnya nanti gue takuut khilaf, tapi kalau lo masih nyaman ngk papa kok,tapi jangan salahkan kalau gue khilaf,masalhnya gue juga nyaman dengan posisi sekrng"bisik Riko ditelinga nanda, mendengar ucapan Riko Nanda langsung mencubit perutnya sambil berdiri dari tubuhnya.
"cepat mandi, aku tunggu di meja makan"ucap Nanda sambil berlari keluar kamar, ia takut Riko melihat wajah Nanda yang sudh memerah dan detak jantung nya.
Melihat tingkah laku nanda, Riko tersenyum tipis dan mengeleng, ia suka melihat sikap Nanda yang mudah gugup.
"gue pengeng waktu berhenti, supaya Lo bisa dekat sama gue nan"batin Riko sambil berjalan menuju kamar mandi sambil bersiul.
Dengan kejadian pagi ini sepertinya tenaga Riko sudah di CES full, ia seakan lupa masalah yang terjadi kemarin dan rencana yang sudah Riko CS rencanakan.
terimakasih atas kunjungan dan dukungan sya minta saran dan kritik yang membangun 🙏🙏🙏
__ADS_1