Perjalanan Cinta Nanda

Perjalanan Cinta Nanda
bab 63


__ADS_3

saat ini Riko Nanda ayah dan bunda sedang sarapan bersama di meja makan, tidak ada suara yang terdengar yang ada hanya suara sendot yang saling bersautan.


"nak kamu berangkat sama Nanda kan.?"tanya bunda sambil melihat ke arah Riko yang sedang minum


"iyh bun, sekalian mampir ke kosnya Nanda mau ambil buku katanya."ucap Riko melirik di ke arah Nanda, seakan mengerti akan lirikan Riko Nanda hanya mengangguk.


"iyh bund, lagian mau izin sama ibu kos juga nanti"ucap Nanda tersenyum, sedangkan bunda hanya mengangguk tersenyum.


"ooiyah ko, rencana kamu selanjutnya apa?"tanya ayah yang sedari tadi diam akhirnya membuka suara.


"jalanin aja duluh yah, mungkin Riko akan membagi waktu antara kuliah dan urusan kantor"ucap Riko menatap ayah


"ayah yakin kamu bisa nak,ingat sekrng kamu sudah punya tanggung jawab,status kamu bukan lajang lagi, tapi seorang suami, mudahan bentar lagi statusnya berubah menjadi seorang ayah"ucap ayah senyum menggoda.


Mendengar hal itu Nanda langsung tersedak, ia tidak minum tapi saking terkejutnya ia bisa sampai tersedak


uhukk uhkkkkk


Riko langsung gerak cepat menyodorkan Nanda gelas yang berisi air minum, sambil memukul2 pelan punggung Nanda.


"ayah ini kalau ngomong ngk ada filternya"ucap bunda sedikit kesal, ia kasihan melihat muka Nanda yang sudah merah bahkan mata Nanda sudah berkaca-kaca karna batuk2, sedangkan ayah hanya tersenyum iba melihat wajah Nanda.


"ngk papa syaang.?"tanya Riko sambil mencium kedua mata Nanda


"ngp papa kak, maaf bund yah jadi ganggu iyh"ucap Nanda kikuk berusaha menutup kegugupan

__ADS_1


"ngk papa sayang"ucap bunda menatap Nanda sekilas.


###


Setelah selesai dengan drama batuk2 di meja makan kini Nanda dan Riko sudah ada di parkiran kampus, setelah selesai urusan perihal kos dan sudh meminta izin kepada ibu kos bahwa ia mau keluar, Nanda dan Riko langsung berangkat kekampus karna hari mulai telat.


"berpa mata kuliah hari ini"tanya Riko menatap Nanda


"dua aja, tapi nanti aku mau ke perpus mau cari beberapa buku."ucap Nanda


"iyh sudah aku duluan ko"ucap Nanda tanpa menatap Riko dan hendak turun, tapi tangan ditahan oleh Riko, Nanda langsung berbalik badan menatap Riko


"kamu ngk ada yang kelupaan ngituh"tanya Riko


"benarkah ngk ada yang lupa.?"tanya Riko lagi sambil mendekatkan wajah kemuka Nanda


Karna saking gugupnya Nanda hanya mengeleng sambil menutup mata, melihat Nanda menutup mata Riko langsung mencium pipi Nanda dan beralih mengecup sekilas bibir Nanda.


Mendapati hal itu Nanda langsung membuka mata dan menatap Riko dengan tajam


"ciuman restu dari suami syaang,, eh salah kekasih maksudnya kan ini lingkungan kampus"ucap Riko mengerti tatapan Nanda


"ngk ada ciuman restu dari suami, yang ada itu doa restu dari suami"ucap Nanda kesal, karna lagi2 Riko menciumnya tanpa izin.


"makaya kamu harus terbiasa mencium tangan aku sebelm berangkat kemana2, dan kamu juga harus terbiasa jika aku mau mencium"ucap Riko sambil menyodorkan tangan kepada nanda, mengerti arti sodoran Riko ia langsung menyambut tanganya Riko lalu menciumnya.

__ADS_1


"ngk ada cium pipi ngituh.?"ucap Riko sambil menunjuk kearah pipinya.


"itu maunya kamu"ketus Nanda keluar dari mobil, melihat Nanda yang sudah keluar dari mobil Riko pun langsung mengikuti Nanda keluar.


"aku antar ke Kelasmu"ucap Riko dan hanya di anggukan oleh Nanda.


Kini Nanda dan Riko sedang berjalan bersampingan menuju kelas Nanda, dengan posisi kepala Nanda berada di ketiak Riko, karna ukuran tubuh Nanda lebih pendek dari Riko, sedangkan Nanda yang berada dibawah ketiak Riko memasang muka masam,bukanya karna ketiak Riko bau, tapi karna tangan Riko berat ditambah lagi mereka berdua menjadi pusat perhatian.


Banyak mahasiswa yang menatap mereka, pasalnya setelah satu Minggu Nanda dan Riko tidak masuk kampus kini mereka muncul lagi dengan keadaan mengemaskan, kalau soal Nanda mereka tau kalau pihak kampus menghukumnya sedangkan soal Riko mereka masih bingung knp tiba2 anak itu hilang, ditambah lagi postingan Riko di akun Instagram pribadinya membuat mereka menerka2 bahwa cewek itu adalah nanda.


"Riko dan Nanda pasangan paling gemas Taulah"


"iyh apalagi Nanda yang berada di ketiak Riko sekrmg"


"gemas banget aku tuh"


"ihh baru budak Riko aja bangga"


"setelah Minggu kemarin tolak ridho sekrng malah makin nempel sama Riko"


"sekali murah tetap aja murah"


Dan masih banyak lagi kata2 yang tidak mengenakkan dari anak2 dikampus, tapi Nanda dan Riko tidak memperdulikan hal itu, terutama Riko, ia masa bodoh dengan omongan orang2 toh dia sendri juga yang menjalani hidupnya, karna menurutnya jika suatu saat ia berada dititik terendah orang2 akan menutup mata dan telinganya, karna prinsip Riko ia hidup bukan untuk orang2


Terimakasih atas kunjungan dan dukungan jangan lupa like saya minta saran dan kritik yang membangun 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2