Perjalanan Cinta Nanda

Perjalanan Cinta Nanda
bab 44


__ADS_3

Setelah kejadian itu, membuat Nanda menutup rapat-rapat hati itu lawan jenisnya, menurut tidak ada guna membuka hati kepada pria, toh yang dia dapat hanya sakit hati.


Bahkan dengan melanjutkan pendidikannya keluar kota adalah sebagian supaya ia bisa melupakan Gilang lebih tepatnya melupakan luka goresan yang di berikan Gilang.


###


back to cerita


Setelah berdiam beberpa saat di dalam mobil, lebih tepatnya dirasa perasaan Nanda lebih baik ia memutuskan keluar dari mobil diikutin Riko


"pas pulang ketemu di parkiran nan"ucap Riko sambil keluar dari mobil dan hanya diangggukan oleh Nanda.


Karna kelas akan segera dimulai kini Nanda maupun Riko langsung berjalan menuju kelas masing-masing, Disepanjang lorong kampus masih banyak yang menatap Nanda tidak suka tapi mereka tidak berani mencibir karna mereka tau kalau Riko siap berdiri di depan nanda


sampai dikelas lagi-lagi temannya banyak yang menatap Nanda dengan tidak suka, tapi Nanda cuek aja, ia langsung berjalan menuju kursi kosong bagian depan.


"nan, Lo udh ngpp kan?maaf kemarin gue langsung tinggalin Lo"ucap Vivi


"ngpp Vi, lagian ada Riko kok kemarin, Vi soal foto kemarin gue bisa jelaskan"ucap Nanda menatap Vivi


"gue udh tau nan, foto Lo cuma di edit dan foto aslinya sudh dikirimkan kak egan sama gue"ucap Vivi "jadi Lo tenang aja sama gue"ucap Vivi lagi dan Nanda hanya mengangguk.


Setelah menunggu beberapa saat akhirnya dosen yang sedari tadi ditungguh pun datang, kini pelajaran pun dimulai setiap mahasiswa fokus mendengar materi yang di jelaskan oleh dosen pengampu


"baik anak-anak pertemuan hari cukup sampai disini, jgn lupa tugas dikumpul Minggu depan, bapak tidak terima alasan apapun itu"ucap pak dosen


"baik pak"teriak semua mahasiswa


"Nanda habis ini kamu langsung keruang rektorat iyh, kita mau bahas berita kemarin"ucap pak dosen sambil berjalan menuju ruang kelas dan Nanda hanya mengangguk wajah langsung berubah seketika


"nan, are you ok??"tanya Vivi yang menyadari perubahan wajah Nanda, sementara Nanda hanya mengangguk sambil tersenyum tipis


"gue duluan Vi."ucap Nanda beranjak dari kursinya


"perlu gue temani"tawar Vivi dan di gelengkan oleh Nanda

__ADS_1


"ngk usah Vi, gue masih bisa menghadapi sendri, dan gue bakal terima konsekuensi nanti"ucap Nanda menyakinkan Vivi


Setelah kepergian nanda riko cs datang menghampiri nanda, berharap Nanda masih dikelasnya.


"Vi Nanda kemana??"tanya egan yang tidak melihat sosok Nanda


"anu..na..Nanda di panggil keruangan rektor kak"ucap Vivi gugup


"gapain?" tanya Riko sambil menunggu jawaban dari Vivi


"mau bahas soalnya kejadian kemarin kak??"uca Vivi


Tanpa menunggu lama Riko langsung berjalan cepat menuju ruang rektor dan di ikutin oleh ke tiga teman2nya.


Riko CS hanya menunggu Nanda di depan pintu ruang rektor sambil menunggu Nanda, Riko sedari tadi bolak balik, ia sudh tau apa yang bakal terjadi kedepannya.


"Lo bisa diam duduk ngk si ko, pusing gue lihat lo bolak balik kayak setrikaan"ucap Yogi yang sudh pusing melihat tingkah laku Riko


Mendengar keluhan Yogi akhirnya Riko berhenti tanpa berbicara, mungkin ia sudh sadar dengan tingkahnya.


###


"Nanda Pricilla kamu tau kan kenapa kamu di panggil keruangan ini"tanya pak rektor


"iyh pak, saya sudh tau"jawab Nanda


"bisa kamu jelaskan foto itu"tanya rektor dan di anggukan oleh Nanda


Sebelm Nanda mulai menjelaskan tentang foto itu lagi-lagi Arni sudh menyela duluan


"ngk perlu pak dijelaskan, orang sudh jelas-jelas kok dia berciuman dengan laki-laki lain, yang namanya murah tetap aja murah kali"ucap Arni sinis menatap Nanda


"diam Arni"ucap pak Gunawan selaku rektor saya tidak menyuruh kamu membuka suara, "ayo Nanda jelaskan tentang foto itu"ucap pak Gunawan


Akhirnya Nanda pun menjelaskan setiap selut belut foto tersebut tanpa dicela oleh Nanda.

__ADS_1


setelah mendengar penjelasan Nanda kini pak Gunawan dan pak Remon selaku dosen wali kelas berdiskusi


"maaf Nanda pihak kampus tidak bisa membenarkan ucapan kamu, karna tidak ada bukti, jadi bukti yang paling kuat adalah foto di Mading"ucap pak Remon


"kecuali kamu mempunyai foto aslinya, kemungkinan bisa mengurangi hukuman kamu"ucap pak Remon


"saya punya foto aslinya pak, tapi boleh sya izin menghubungi kak Riko, karna dia yang punya foto aslinya"ucap Nanda dan di anggukan oleh pak Gunawan maupun pak Remon


"what Riko punya foto aslinya, jadi Riko tau dong kalau foto itu hanya editan semata"batin arni panik


Setelah mendapat persetujuan Nanda langsung bergegas mencari kontak Riko dan segera menekan tombol hijau


tukk tukk tukk


"halla ko, bisa tolong kamu kirim foto yang kemarin"ucap Nanda


"bisa"ucap Riko diseberng sana, Nanda langsung mematikan sambung telepon dan menunggu kiriman foto dari Riko


Ting


Mendengar telpon genggam berbunyi Nanda langsung membuka dan ia langsung memperlihatkan foto yang ada disana ke pada dosen-dosen yang disana


Melihat foto itu pak Gunawan sama pak Remon saling berpandangan dan langsung mengangguk tanda telah menemukan kesimpulan tentang masalah ini


"foto ini bisa dijadikan sebagai bukti Nanda, tapi karna foto yang satunya sudh terbesar luas dikampus, maka sama saja kamu telah mencemarkan nama baik kampus, dan kamu akan tetap dihukum"jelas pak Remon


"dan sesuai laporan yang masuk beberpa hari yang lalu kamu juga sudh mencelakakan saudara Arni,kamu mendorongnya dengan sangat kuat sehingga ia harus dirawat dirumah sakit karna tulang belakangnya hampir cedera"jelas pak Remon lagi


Mendengar penjelasan tersebut Nanda langsung terkejut dan menatap Arni heran, yang dibalas Arni dengan tatapan mengejek.


"jadi hukuman kamu di skor selama satu Minggu kedepan"ucap pak Gunawan


mendengar hukuman yang ia terima dari pihak kampus seketika mata Nanda berkaca-kaca, ia tidak terima dihukum karna di anggap telah membuat kesalahan padahal nyata dia hanya di fitnah.


"jika sudh tidak ad lagi yang dibicarakan saudari Nanda dan Arni bisa keluar"ucap pak Gunawan sambil mempersilakan mereka keluar.

__ADS_1


terimakasih atas kunjungan dan dukungan sya minta saran dan kritik yang membangun 🙏🙏🙏


__ADS_2