
Waktu terus berjalan, suatu hal yang ditunggu-tunggu pun tiba, yaitu menghabiskan waktu di bawah senja, bahkan sebagian orang ada yang segaja berfoto dibawah senja kemudian mengabadikannya di media sosial.
Begitu juga dengan Nanda, yang dari duluh ia tunggu yaitu menghabiskan waktunya dibawah senja, kini ia berdiri di bibir pantai sambil membentangkan kedua tangannya menghirup udara ,semua masalah yang ia bawah dari Yogyakarta dilepaskan di bibir pantai dibawah senja, ia berharap masalahnya tertelan seperti matahari yang hendak pulang ketempatnya.
Ternyata diam2 Riko memotret Nanda sampai beberapa kali, tapi Nanda tidak menyadari hal itu, kemudian ia membagikan di akun Instagram pribadinya dengan caption "mineโฃ๏ธโฃ๏ธ",bahkan ia mengantikan foto propil Wa nya dengan foto Nanda.
Hitungan menit sudah banyak yang mengomentari foto itu bahkan likenya terus bertambah
"perempuan paling beruntung"
"ternyata idola ku sudh memiliki pawang"
"penasaran sama wajah si cewek, kok bisa taklukkan hatimu"
"patah hati se Yogyakarta bro, pokoknya pajak jadian harus lebih istimewa nih"
masih banyak lagi komentar netizen ada yang memuji pasangan serasi dan ada juga yang menghujat tidak terima jika sang idola sudh memiliki pawang, bahkan ada juga yang segaja saling berbals komentar disana.
Riko hanya mengeleng membaca komentar-komentar para netizen, ia bingung kenapa mereka sibuk mengomentari status kehidupan orang lain.
__ADS_1
setelah selesai berurusan dengan media sosial kini Riko berjalan mendekati Nanda yang sedang duduk di bibir pantai.
"Lo tau ngk apa yang istimewa dari senja..?"tanya Riko menatap sekilas kepada Nanda, sedangkan Nanda hanyak mengeleng pertanda tidak tau.
"SENJA MENGINGATKAN KITA KEPADA HAKEKAT DIRI KITA. Kita di balik senja hanya bayangan hitam yang terlihat dari kejauhan. Melihat diri berbingkai senja membuat kita mengetahui jati diri kita yang sebenarnya sama, kesamaan itu berlukiskan bayangan senja yang menyerupai potret asli diri kita yang hitam polos dan hampir sama semua.Untuk itulah kita tidak boleh menyombongkan diri satu dengan yang lain karena hakekat diri kita yaitu sama hanya sebatas potret hitam polos."ucap Riko menggenggam tangan Nanda, sedangkan Nanda hanya mengangguk tanda mengerti
"apakah senja pernah ingkar janji..?"tanya Nanda menatap lurus kedepan
"SENJA TAK PERNAH INGKAR JANJI. Ingkar janji adalah pekerjaan manusia yang terkadang ia lakukan dengan segala alasan yang mendominasinya. Tak jarang ingkar janji merupakan salah satu hal yang dapat merusak suatu hubungan.Tapi lain dengan senja, ia akan selalu menghadirkan senja setiap kali malam akan menyapa. Senja pasti tepat waktu dan akan datang walaupun terkadang ia tak indah seperti senja sebelumnya. Namun ia selalu menepati janjinya itu kepada para penikmat senja" jelas Riko lagi
melihat Nanda hanya berdiam diri, akhirnya ia menuntun Nanda memposisikannya berbaring dengan kepala nanda di pangkuan Riko, sedangkan Nanda hanya menurut saja
Tak jarang Riko mengelus lembut rambut Nanda.
"nikah buat gue sekali seumur hidup ko, jadi gue ngk mau main2 dalam hal pernikahan, aku harus benar2 mempersiapkan hati dan mental juga"jelas Nanda
"aku tidak mau rumah tanggaku kelak seperti senja, yang awalnya banyak di puji orang2 tapi pada akhirnya ia juga di hujat orng2..?"ucap Nanda sambil menutup matanya,mungkin terlalu nyaman dengan elusan Riko di kepalanya
"kamu ada target menikah di umur berapa"
__ADS_1
"aku ngk punya target umur dalam hal menikah, jika hatiku udh siap dan ada pria yang bersedia menafkahiku lahir dan batin,bersedia menerima kekurangan dan kelebihanku bahkan bersedia menerima keadaan keluargaku, tidak ada alasan buatku untuk menikah"
"karna pernikahan itu adalah menyatukan dua manusia yang mempunyai sikap dan latar belkang yang berbeda"
"kau cinta.."?
"aku hanya percaya akan cinta dari ibuku, kalau dari ayah, sahabat bahkan pacar aku belm percaya hingga pada saat ini"
"kalau aku minta kamu menikah sama aku dalam waktunya dekat kamu mau kan..?"tanya Riko lagi
"ngk usah ngaco ko, nikah itu bukan hal sembarangan, banyak hal yang harus dipersiapkan"ucap Nanda
"tapi aku sudh siap dengan hati ku nan.."ucap Riko
"yuk pulang aja, hari sudh hampir malam, takut ibu nungguin kita terlalu lama"ucap Nanda sambil berdiri, lalu ia membantu Riko berdiri juga, ia segaja mengalihkan topik pembicaraan.
Riko hanya mengikuti langkah kaki Nanda, dengan jawaba Nanda tentang pernikahan membuat semakin yakin dengan tujuannya.
"gua yang bakal bikin Lo percaya akan adanya cinta yang tulus selain dari ibu Lo nan" batin Riko menatap Nanda
__ADS_1
Kini mereka sudh ada di dalam mobil taxsi yang sudh dipesan oleh Riko, di dalam mobil hanya ada suara musik saja, Nanda yang sudah terlelap karna ia mungkin sudh lelah seharian berlari di bibir pantai, sedangkan Riko bermain hp sesekali melirik kearah Nanda.
Terimakasih atas kunjungannya dan dukungannya saya minta saran dan kritik yang membangun ๐๐๐