Perjalanan Cinta Nanda

Perjalanan Cinta Nanda
bab 42


__ADS_3

###flashback


Disebuah kota Balikpapan terdapat sekolah menengah atas , sekolah yang sangat favorit dan sangat diminati dikalangan remaja dimana yang menimba ilmu disana sebagian besar ank2 dari konglomerat.


Nanda Pricilla Pratama salah satu murid yang belajar disana,ia bisa menimbah ilmu disana karena tenaga beasiswa, sebelm ayah dinyatakan meninggal Nanda termasuk ank orang berada.


walaupun Nanda wanita cantik tapi ia tidak termasuk siswi terpopuler disana, karna faktor keadaan membuat ia di pandang sebelah mata, ditambah lagi ibunya hanya seorang cuci gosok keliling, bahkan ia kerap mendapat bullyan dari orang2 disana, Tapi itu tidak membuat semangat Nanda pupus, tujuanya bersekolah disana bukan untuk mencari gelar siswa populer tapi ia hanya ingin belajar memanfaatkan beasiswa yang ada


Gilang Abraham seorng pria tampan yang juga menimbah ilmu disana, ia adalah anak tunggal seorang pengusaha terbesar dikota itu, orangtua akan menjadi sponsor terbesar jika sekolah mengadakan acara besar maupun kecil, sehingga membuat ia di segani disekolah, ia merupakan incaran para wanita disekolah itu selain ia anak konglomerat ia juga kapten basket yang membuat ia semakin di idolakan semua kaum wanita kecuali Nanda.


Gilang terkenal cowok playboy karna ia yang suka Gonta ganti pacar, prinsipnya adalah kalau bosan tinggal ganti saja, simpel memang prinsipnya.


##


Suatu malam Gilang dan teman2 sedang berkumpul sambil bercerita satu sama lain.


"lang Lo kenal Nanda ank IPA 2"tanya Dion

__ADS_1


"ngk tau gue"ucap Gilang sambil bermain hp


"masak Lo ngk tau, ini nah"ucap Anton sambil memperlihat sesuatu dari hp dan Gilang hanya mengangguk


"trus tujuan Lo nanya begitu sama gue apa njing"ucap Gilang


"gue tantang Lo buat jadi pacar dia, karna dari berita yang gue dengar, dia merupakan tipe cewek yang sulit di taklukkan bahkan ketos aja sudh ditolak"


"kalau Lo bisa pacaran sama dia gue bakal kasih motor gue cuma2 sama Lo,ingat waktu pdkt Lo cumaa dua hari, berarti Lo harus bergerak cepat"ucap Dion tersenyum licik


"tawaran Lo menarik juga,kirim sama gue foto si cewek, dan gue pastikan dalm waktu cepat dia akan ada di genggaman gue"ucap Gilang senyum penuh arti, setelah melihat foto Nanda lagi2 Gilang tersenyum mengerikan


"bahkan cewek barbar sekalipun gue udh taklukkan, kalau cuma dingin cuek gampang buat gue"ucap Gilang sombong


"Lo harus pacaran sama dia kurang lebih setahun dan selama itu juga Lo ngk bisa dekat dengan cewek lain yang dalam artian Lo harus setia sama dia, atau pacaran normal pada intinya"ucap Dion lagi dan Gilang hanya mengangguk tanda setuju.


Setelah dari pertemuan dengan teman2 kini Gilang langsung pulang dan memikirkan cara mendekati Nanda, dari berita2 yang ia dengar Nanda merupakan cewek yang cuek, bahkan mereka sempat berpapasan beberapa kali nanda tidak memandangnya sedikit pun, tapi Gilang tidak mempermasalahkan itu ia mengganggap mata Nanda sedang tidak baik2 aja.

__ADS_1


"gue pastikan lo jadi pacar gue untuk satu tahun kedepan"guman Gilang sambil memandang foto Nanda yang dihpnya.


##


Pagi ini dikelas IPA 2 Nanda sedang sibuk mengerjakan tugasnya, karna kemarin ia kecapean habis pulang kerja jadi tidak sempat mengerjakan tugas


"Nanda Pricilla Pratama, nama yang cantik secantik orangnya, boleh gue ngomong"ucap Gilang sambil duduk disamping kursi Nanda


Sedangkan Nanda pura2 tidak mendengar dan tidak menghiraukan keberadaan Gilang, Hampir setengah jm Gilang disana dan hampir setengah jm juga Nanda tidak menganggap Gilang disana, Karna sudh kesal alhasil Gilang langsung menarik kasar buku Nanda


"Lo knp sih, kurang kerjaan Lo"teriak Nanda berusaha merebut bukunya kembali


"gue dari tadi disini dan Lo cuekin gue, gue bilang gue mau ngomong, punya telinga ngk sih Lo"teriak Gilang yang sudh kesal dengan tingkah laku Nanda, baru kali ini ia di cuek seorang cewek


"ngomong tinggal ngomong aja,ngk usah pakai ganggu gue beljar"teriak Nanda masih berusaha merebut bukunya.


"gue mau ngomng di taman belakang"ucap Gilang mengembalikan bukunya Nanda, tanpa basa basi ia langsung menarik tangan Nanda dengan kasar

__ADS_1


Dan semua yang memperhatikan aksi Gilang mereka hanya mengeleng, mereka sudh bisa menebak kalau Nanda bakal target Gilang selanjutnya


terimakasih atas kunjungan dan dukungan sya minta saran dan kritik yang membangun 🙏🙏🙏


__ADS_2