Perjalanan Cinta Nanda

Perjalanan Cinta Nanda
bab 74


__ADS_3

Waktu terus berjalan hari berganti Minggu dan minggu berganti bulan, dan kini ujian semester pun telah tiba, di mana hari yang paling sangat di hindari oleh setiap mahasiswa,dimna setiap mahasiswa harus berjuang semaksimal mungkin untuk mendapatkan nilai yang tinggi.


Sama hal dengan Nanda dan vivi, setelah melewati bebrapa hari ujian semester, hari ini adalah hari terakhir mereka ujian semester, yang dimna hari esoknya mereka akan menyambut libur tenang.


Ting..


+62389401*****


"yank aku tunggu di roftop kampus Iyah"


"siapa…??"guman Nanda sambil membuka hpnya sekilas, lalu langsung memasukkan buku-buku ke dalam tas.


"nomor siapa, apa itu Riko kali, tapi kan nomor Riko bukan yang ini"batin Nanda bingung


"kenapa nan, kok kayak bingung banget kamu.."tanya Vivi yang melihat Nanda bingung sendiri


"ini kak Riko, tapi rasaku itu bukan nomornya kak Riko deh Vi"ucap Nanda sambil memperlihatkan layar ponsel kepada Vivi.


"yang manggil kamu sayang kan cuma Riko aja nan, emng egan atau Yogi pernh..??, mana berani mereka"ucap Vivi, sedangkan Nanda langsung membenarkan ucapan Vivi.


"iyh sudh gue duluan iyh,,soalnya kak Riko nunggu di roftop"ucap Nanda sambil beranjak dari kursi, sedangkan Vivi hanya mengangguk.


Tanpa menaruh curiga Nanda langsung menaiki tangga menuju roftop, sesekali ia menoleh ke belakang,lalu menggeleng, Ia merasa seperti ada yang mengikutinya, tapi pikiran itu langsung di tepis oleh Nanda, lalu ia melanjutkan perjalanan menuju roftop.


Sampai di roftop Nanda langsung terkejut, pasalnya keadaan roftop itu sangat sepi ditambah lagi panasnya matahari, Nanda terus berjalan kearah kursi panjang yang ada di roftop itu.


"mana kak Riko.."guman Nanda sambil mencari seseorang di roftop itu

__ADS_1


"apa dia ketoilet..??iyh kali di roftop ada toilet, emang pihak kampus ngk ada kerjaan apa.."guman Nanda lagi


"kak Riko.., dimana..?"teriak Nanda sambil duduk di kuris.


"ahh tunggu aja deh." guman Nanda membuka ponselnya


10menit


15menit


karna terlalu lama menunggu, akhirnya Nanda langsung beranjak dari kursinya, ia berpikir bahwa ia sedang di kerjain saja, Saat hendak berbalik badan seseorang seseorang memukul punggung Nanda dengan sangat keras sehingga membuat dia jatuh pingsang.


"siapkan mobil"ucap orang itu dari balik ponselnya.


Tanpa menunggu lama ia langsung mengendong Nanda yang sedang pingsang.


####


"gimna kok, udh buka segel ngk Lo,."tanya egan


sedangkan Riko hanya mengkerutkan kening tanda tidak paham


"Lo udh unboxing Nanda belm..?"ucap egan lagi, karna melihat kebingungan Nanda. Sedangkan Riko hanya mengeleng.


"apa...Lo udh nikah sama Nanda hampir empat bulan,tapi Lo belm menyentuh dia sedikit pun."ucap Yogi di dengan menaikan satu tingkat suara, sedangkan Riko hanya mengangguk membenarkan ucapan Yogi.


"Lo norma ngk sih ko.?"tanya Riyan sedari tadi diam saja, pasalnya ia juga terkejut mendengar Riko belm menyentuh nanda, sedangkan Riko langsung menatap tajam mereka bergantian.

__ADS_1


"jangan² Lo ngk belm pernh ciuman sama dia..??"tanya Yogi lagi penuh selidik.


"sebenarnya gue sudah ngk tahan, tidur satu ranjang sama dia, kadang keluar dari kamar mandi dia cuma pakai handuk doang, dan itu tidak luput dari perhatian gue, tapi mau ngimna lagi, Nanda belm siap ngk mungkin dong aku paksa, entar dikira suami perkosa istri lagi, lagian gue menghargai keputusan nanda..."ucap Riko dengan tersenyum membayangkan Nanda keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk saja.


"gue pastikan lo sering lama di kamar mandi kan..?ucap Yogi dengan nada jailnya, sedangkan Riko hanya menatap tajam Yogi, memang benar setelah menikah dengan Nanda Riko memakan waktu yang cukup lama ketika mandi.


"kok Lo bisa tahan sih ko, secara Nanda cantik, kulit mulus, body ngk diragukan lagi..?tanya egan penasaran, sedangkan Riko hanya mengangkat bahunya, tanda ia juga tidak paham kenapa dia bisa tahan tidak menyentuh Nanda.


****


"Loh Nanda dimna kak..?"tanya Vivi sambil mendekati Riko cs.


"lah,, bukan kalian satu kelas iyh, kok malah Nanda kita sih Vi.."ucap egan dengan wajah bingung.


"iyh, tapi pas selesai ujian, Nanda langsung pamit katanya kak Riko nunggu dia di roftop"jawab Vivi tak kalah bingungnya.


"masalahnya Vivi syang dari tadi kita disini, lagian kita tuh nungguin Nanda juga disini" jawab yogi, mendengar kata sayang keluar dari mulut Yogi, Riyan langsung menatap tajam Yogi, sedangkan Yogi langsung menundukkan kepala menyadari tatapan mematikan dari Riyan


"lebih masalahnya lagi Nanda memperlihatkan isi chanya itu sama gue, katanya dia nunggu di roftop, makaya Nanda langsung jalan kesana"ucap Vivi menatap mereka bergantian.


Mendengar hal itu, Riko langsung berlari ke arah roftop untuk mencari Nanda, sedangkan teman2nya langsung mengikuti Riko dari belakang


"Vi...Lo nunggu di mobil, masuk sana."ucap Riyan karna melihat Vivi hendak berlari


"tap..."


"gue ngk terima bantahan Vi, Lo masuk mobil sekrng, ini bahaya"ucap Riyan membukakan pintu mobilnya Vivi sambil mendorong tubuh Vivi masuk ke dalam

__ADS_1


Alhasil Vivi menunggu di mobil sambil sesekali ia menghubungi Nanda, yang dimna ponsel Nanda aktif tapi tidak diangkat


"Lo dimana si nan"guman Vivi sambil menekan nomor Nanda di layar ponselnya


__ADS_2