Perjalanan Cinta Nanda

Perjalanan Cinta Nanda
bab 106


__ADS_3

"lepas sudah itu tangan, videonya sudh habis"sindir egan menatap Riyan yang masih menutup mata Vivi.


"tau tuh,,,tau aja kalian lagi pdkt kan, jadi tolong hargailah kita yang disini"ucap Yogi tak mau kalah, seketika Riyan langsung menurunkan tangannya dari mata wajah Vivi.


"makasih kak.."ucap Vivi gugup


"sama-sama"ucap Riyan mengacak rambut Vivi.


Sedangkan ditempat lain masih ricuh dengan video hot Arni yang di pertontonkan, Seketika neneknya Arni memerintah satpam untuk menyuruh semua tamu keluar, karna ia tidak mau masalah keluarga nya jadi tontonan.


Kini tempat itu sepi seketika, tinggal keluarga pak Hendra dan bapak wijaya, tak lupa Riko cs mengawasi mereka dari kejauhan


"bajingan kamu ko, dari mna kamu dapat video itu, pandai juga kamu mengedit sampai benar-benar mirip dengan wajahku"teriak Arni tidak terima.


"bukannya kamu yang pandai mengedit, sampai-sampai kamu mengedit wajah denis dengan pria lain, kamu mengedit wajah denis dengan pria lagi ketika tak segaja bertemu di sebuah supermarket, dan kamu juga mengedit foto menjadi posisi berciuman kan"ucap riko masih dengan nada santai, sambil memperlihatkan sebuah foto di layar ponselnya.

__ADS_1


"jangan kamu pikir selama ini aku diam, berarti aku tidak tau semuanya Arni, kamu mengedit foto Nanda dan Denis ketika di supermarket yang menyebabkan Nanda harus di skors selama seminggu, kamu dan ridho berkerjasama menculik Nanda yang dimana ridho hampir saja menyentuh Nanda dan membuat Nanda trauma berat dan dirawat dirumah sakit, dan yang terakhir kamu menjual tubuh mu bukan bedanya kamu menjual tubuh hanya untuk sebuah kehagatan, semua gue ingatkan apa saja yang pernh kamu perbuat Arni"ucap Riko tersulut emosi, ia mengingatkan semua kesalahan Arni.


Mendengar pernyataan Riko seketika emosi bunda Tika langsung meradang, tanpa takut sedikit pun ia maju dan langsung menampar pipi Arni dengan sangat kencang.


"tunjukan rencana busuk kamu Arni, tunjukan sikap asli kamu sekrang, selama ini kamu bersikap baik di depan saya, nyata kelakuanmu lebih rendah dari binatang"ucap bunda Tika dengan emosi, sementara ayah Farhan langsung menarik istrinya menjauh dari Arni.


"apa hak mu menampar anak sya tik"ucap mommy Rosa tak kalah emosi.


"kamu ajari anakmu bersikap bagaimana semestinya, ia sudh sangat keterlaluan, kalau anak sudh salah jangan coba-coba membela Ros"ucap bunda Tika semakin emosi ketika mendapati Rosa masih membela Arni yang sudah salah.


sedangkan Hendra dan juga Denis masih diam mematung, otak mereka benar-benar tidak bisa di ajak mencerna yang terjadi sekarang ini.


"sebaiknya kita bicarakan ini diruang tamu saja"ucap Ezra neneknya Arni yang sedari tadi diam saja, Mereka langsung berjalan menuju ruang tamu yang ada dirumah itu.


"mau kemana, masih ada satu lagi kejutan yang harus Lo lihat, sebuah fakta mengejutkan"ucap Riko melihat Arni ketika hendak berjalan menuju kamarnya, sedangkan Arni tidak memperdulikan ucapan Riko, ia terus berjalan menuju kamarnya, ia sudh muak dengan kejadian hari ini.

__ADS_1


"Arni kembali kesini, dan duduk di sebelah mommy"ucap Denis dingin dan datar sambil menatap wajah Arni tajam, mendengar suara dingin dari Denis, Arni langsung membalikkan badan dan bergabung bersama mereka.


"dia gapain disini, bukannya dia tidak ada urusannya dengan keluarga ini, dia hanya orang luar"ucap Rosa melihat kearah Nanda.


"yah..bund..,Nanda tunggu diluar"ucap Nanda


"Nanda akan tetap disini, kita akan lihat siapa sebenarnya orang asing yang anda maksud"ucap Riko menahan tangan Nanda, lalu ia menuntun untuk duduk disamping bunda Tika.


"maksud kamu apa, kita tidak perlu cari tau lagi siapa yang orang asing, justru dia yang orang asing"ucap nenek Ezra menatap tajam Nanda.


"kalian lupa kalau Nanda adalah korban dari kejahatan cucu dan putri kesayangannya kalian"ucap bunda Tika menatap mereka bergantian.


sedangkan Farhan memilih diam, semua ia serahkan kepada Riko, tugasnya hanya untuk menenangkan istrinya supaya tidak emosi, karna ia tau kalau istri sudh mengeluarkan tanduknya sudh dapat di pastikan akan habis sampai ke akar-akarnya, karna pada dasar Riko dan juga Tika sama, ketika ada masalah akan di selesaikan sampai ke akar-akarnya tanpa sisa.


"tarik napas syang, buang pelan-pelan, jangan emosi, biar Riko semua yang urus, kamu ngk lihat Nanda ..? tugas kita hanya memenangkan Nanda"ucap ayah Farhan memberi pemahaman kepada istrinya.

__ADS_1


Seketika Tika menatap sendu ke arah Nanda, yang sedari tadi diam saja, tanpa berbicara apapun, lalu ia memengang tangan Nanda dengan erat, berusaha memberi kekuatan, sedangkan Nanda mendapat perlakuan dari bunda hanya tersenyum dan mengangguk, mengatakan bahwa dia baik-baik saja.


terimakasih atas kunjungan dan dukungan sya minta saran dan kritik yang membangun 🙏🙏 jangan lupa y


__ADS_2