Perjalanan Cinta Nanda

Perjalanan Cinta Nanda
bab 79


__ADS_3

Sementara di sebuah cafe Riko cs masih terus berusaha mencari keberadaan nanda.Terutama riko, ia tidak pernh tidur malam hanya untuk mencari Nanda, ia juga sudh mengarahkan anak buahnya untuk mencari keberadaan Nanda tetapi hasil selalu nihil. akses untuk mencari Nanda sangat di tutup oleh si pelaku.


"setelah gue awasin Arni, sepertinya tidak ada yang mencurigakan dari dia"ucap egan menatap mereka bergantian.


"tapi yang bikin gue curiga beberapa hari yang lalu Arni dan ridho sangat akrab, padahal sebelmnya mereka sering berkelahi bukan..?"ucap egan lagi


"apa mungkin ridho yang menculit Nanda..?"tanya Yogi


"ngk mungkin ridho menculit Nanda Bambang, secara ridho cinta sama Nanda, kan kalian tau sendiri dia pernah mengungkapkan perasaannya sama Nanda"ucap Riyan sambil menoyor kepala Yogi pelan.


"tapi kan bisa aja ridho bals dendam sama Nanda gara2 ditolak cintanya..?"ucap Yogi menatap tajam Riyan


"emng Lo pikir ini zaman cinta di tolak dukun bertindak ngituh..?"ucap Riyan.


Sedangkan Riko hanya diam mendengar perdebatan teman2 nya, terkadang ia juga membenarkan ucapan Yogi, karna bisa aja ridho ngk terima dengan penolakann Nanda.


drittt.drittttttt


"bunda calling"


"hallo bund"ucap Riko menatap mereka bergantian pertanda menyuruh mereka untuk diam.


"hallo sayang, mana Nanda, kok kalian ngk pernh pulang kerumah, trus nomornya ngk aktif nak, itu mertua kamu hubungin bunda, katanya kamu tidak pernh angkat teleponnya..?"tanya bunda diseberang sana

__ADS_1


"maaf bund, Riko lalai menjaga Nanda, sekrng Nanda hilang"ucap Riko lesu, matanya sudh berkaca-kaca membayangkan keadaaan Nanda sekrng


"Riko...Nanda hilang dan baru kamu kasih tau sekrng sama bunda dan ayah, menjaga istri sendri aja kamu ngk bisa.?"teriak bunda Tika histeris


"bunda ngk suka iyh kalau kamu lalai kayak gini, ayolah Riko Wijaya kamu itu sudh dewasa, sudh punya tanggung jawab, knp Nanda bisa hilang dari pengawasan kamu"teriak bunda lagi,


"maaf"cicit Riko, karna ia sudh mendengar wanita itu memanggil nama lengkapnya, berarti ia tau kalau wanita itu marah besar padanya, dan untuk pertama kalinya ia mendengar teriakan wanita itu sangat melengking.


"kamu cari Nanda sampai ketemu, kalau ngk ketemu 1*24jm nama kamu bunda corek dari kartu keluarga, dan fasilitas kamu di tarik tanpa sisa, mau kegandangan kah kamu terserah.."teriak bunda dari seberah sana dan langsung mematikan sambung telepon secara sepihak tanpa mendengar jawaban Riko.


Mendengar kemarahan bunda tika, Riko semakin frustrasi soalnya wanita itu bukannya kasih solusi atau semangat ini malah mengomel ditambah lagi mengancam, Riko langsung beranjak dari kursinya.


"gue mau kekantor, gue tungguh kabar baik dari kalian"teriak Riko, ia sudah tau kalau teman2nya karna bertanya akan kemna ia pergi


byurrrrrr


"bangun Lo, udh keadaan kayak gini Lo masih sempat2nya tidur, enak banget Lo"teriak Arni, sambil menumpahkan air kotor ke tubuh Nanda.


"Lo mau apa lagi.?"teriak Nanda menatap Arni sekilas.


"nanya lagi mau apa, ngimna Lo udh siap belm ninggalin Riko buat gue"ucap Arni dengan nada mengejek.


"siang bolong kok mimpi, Lo malam ngk pernh tidur iyh, makya siang Lo masih mimpi, upss lupa Lo kan kalau malam mainnya di club, lupa kalau situ juga ****** senior"ucap Nanda menutup mata, ia sudh muak melihat wajah Arni.

__ADS_1


"gila Lo iyh, bangsak,sejak kapan gue main ke club malam, yang ada Lo yang menjual tubuh Lo sama Riko, makaya dia mau tunduk sama Lo"teriak Arni menarik rambut Nanda dengan sangat kencang


"siapa sih yang ngk tau lo Arni, seorang wanita malam,,ups sorry gue ke ceplos, beruntung Lo ngk ada ridho disini"ucap Nanda menekan setiap kata2nya sambil menahan rasa sakit dikepalanya.


"Bangs*k.."teriak Arni melepas tarikan dirambut Nanda dengan kasar


"gue pastikan sehelai rambut pun Lo ngk bakal lolos dari sini Nanda, gua pastikan lo mati ditangan gue"teriak Arni sambil menampar pipi Nanda.


"dan gue pastikan juga Lo ngk bakal mendapatkan Riko, bahkan sehelai rambut Riko pun Lo ngk bakal dapat, karna apa..?karna Riko adalah milik gue seutuhnya, sampai mati pun Riko bakal jadi milik gue.."teriak Nanda menatap tajam Arni, ia sudh habis kesabaran terhadap Arni, yang selalu membahas tentang Riko Riko dan Riko lagi


"dan asal Lo tau, kalau gue kasih tau hubungan sama riko, gue pastikan lagi Lo dan ridho bakal nangis darah,"teriak Nanda


"kalau boleh gue kasih saran, kalau Lo ngk bisa dapatkan Riko, Lo pacaran sama ridho, karna kalian sangat cocok, yang satunya laki2 pengecut dan yang satu perempuan murahan, seimbang bukan.?kalian sama bajingan"ucap Nanda tersenyum miring menatap arni


"kita lihat siapa yang menang"ucap Arni sambil berjalan keluar gudang meninggalkan Nanda.


Sepeninggalan Arni, lagi2 Nanda merasakan darah mengalir dibagian sudut bibirnya, ia menangis menahan peri, ditambah lagi kedinginan yang dia rasakan


"sampai kapan ini, ayah Nanda ngk kuat lagi, ibu Nanda titip Riko iyh, jika nanti Nanda berakhir ditempat ini kasih tau Riko, kalau Nanda beruntung milikin dia"guman Nanda pelan, ia tidak bisa lagi menahan laju air matanya


"Riko "teriak Nanda meluapkan semua kesakitannya dan menangis sejadi-jadinya.


Terimakasih atas kunjungan dan dukungan sya minta saran dan kritik yang membangun 🙏🙏🙏

__ADS_1


jangan lupa like


__ADS_2