
waktu terus berjalan, jarum jam terus berdetak berputar mengelilingi lingkaran kecil yang akan membawa kita menuju kemajuan waktu, kini pagi menyapa suara burung dan cahaya sinar matahari membantu membangunkan umatnya dari mimpi indahnya.
pagi ini disalah satu universitas swasta di Yogyakarta di hebohkan dengan sebuah foto yang di pajang di papa pengumuman banyak mahasiswa yang berbodong-bondong hanya sekedar melihat siapa toko yang ada di foto itu.
Ada yang memotret kembali dan dijadikan sebagain status wa atau pun Instragram, dan sebagiannya ada yang tidak peduli
###
Sementara Nanda baru aja turun dari taxsi, saat ini ia hendak pergi ke kantin untuk mengisi perutnya,karna ia bangun kesiangan jadi tidak sempat sarapan dirumah.
Sampai di kantin banyak pasang mata yang menatap dengan tatapan menjijikan.
"knp dah semua orang pada lihatin gue, apa penampilan gue ada yang salah iyh"guman Nanda sambil memperhatikan penampilannya.
"ahh bodoh amat lah terserah mereka"guman Nanda lagi tak peduli dengan tatapan mereka.
"Nanda...nan...lo udh lihat Mading kah pagi ini"ucap Vivi sambil berlari mendekati Nanda
"gapain emng ada info kah"jawab Nanda masih fokus dengan makanannya
"ada foto kamu dengan seorng laki-laki sedang berciuman di sebuah supermarket, dengan kamu berpakaian minim"ucap Vivi sambil menatap Nanda
uhhukk uhukkk
Nanda tersedak makanannya, ia langsung mengambil air yang ada di sebelahnya, dan langsung menatap Vivi memastikan hal itu, dan Vivi mengangguk memastikan, Tanpa basa basi Nanda langsung berlari menuju Mading kampus
Setelah sampai di depan Mading Nanda terkejut dengan mata berkaca-kaca saking terkejutnya ia membuka mulutnya lebar-lebar tanda kejadiannya tidak seperti itu
"i..ini..ini kan de..Denis..."guman Nanda sambil menutup mulutnya berjalan kebelakang, seketika air matanya jatuh begitu saja.
__ADS_1
"i..ini ngk mungkin, kejadiannya tidak seperti ini"guman Nanda pelan
melihat Nanda sudh berada disana banyak mahasiswa yang mengatainya.
"dasar jalan, muka aja polos tapi kelakuan lebih rendah dari ******"
"ingatkan Arni supaya cewek mahal dianya sendiri lebih murah dari sampah"
"dibalik wajah mulus nya, ternyata terdapat sifat menggodanya"
Dan masih banyak lagi ucap dari mahasiswa lain, bahkan banyak mahasiswa yang melempar sisa makanan dan ada juga yang segaja melempar sampah.
"hey kalian apa2an sih, belm tau ceritanya udh ambil kesimpulan sendri,bisa aja fotonya dieditkan"teriak Vivi ketika melihat mereka banyak melempari Nanda sampah
"sekali rendah iyh tetap rendah aja kali, ngk usah dibela sampai segitunya"teriak mereka
Seketika Nanda menjadi lemas, kakinya tidak kuat lagi menahan tubuhnya, dan pandangan nanda menjadi buram hingga pada akhirnya ia pun pingsan.
Akhirnya Nanda diangkat ke ruangan kesehatannya supaya mendapat penanganan pertama.
#
Sedangkan Riko CS sedang di parkiran sambil menunggu jam kuliah dimulai.
"ada apa itu rame-rame di Mading"tanya Yogi sambil melihat kerumunan yang ada di depan Mading, sementara yang ditanya hanya menggeleng pertanda tidak tau.
"ehh di Mading knp tuh rame-rame"tanya egan kepada seorng mahasiswa yang kebetulan lewat dari depan mereka
"itu mereka pada lihatin foto Nanda bersama seorng laki-laki yang sedang berciuman di sebuah supermarket"
__ADS_1
Mendengar ucapan mahasiswa itu, mereka langsung terkejut terutama Riko, ia langsung berlari ke Mading diikutin oleh ketiga temannya,
Melihat apa yang dipajang di Mading seketika wajah Riko memerah menahan amarah,lalu ia mencabut semua foto2 Nanda dibantu ketiga teman.
"ngosip kampungan di percaya"ucap Riko
"mana Nanda..?mana Nanda..?"tanya Riko kepada salah satu mahasiswa sambil menarik kerah bajunya
"na..Nanda..Nanda diruang kesehatan, dia habis pingsang setelah melihat foto2 itu"
"bubar semua, bubar.., hal yang tidak penting pun harus dikerumuni"teriak Yogi sambil mendorong orng2 yang ada disana
huhuhuhu
Tanpa menunggu lama2 Riko langsng berjalan cepat menyusul Nanda ke ruang kesehatan. ia tidak percaya bahwa Nanda yang ada di foto itu, bahkan ia sangat mengenal Nanda baik wanita itu sangat menjaga harga dirinya. ia tidak habis pikir bakal ada yang bertindak diluar batasnya dan ia kan mencari dalang dibalik semua ini
Sebelm sampai diruang kesehatan Riko menelpon seseorang.
"hallo,cari tau kebenaran dari foto yang saya kirim, dan cari tau siapa pria di foto itu"perintah Riko
"satu lagi cari dalang dibalik semua ini, bawah dia kehadapan ku mati atau hidup"ucap Riko lagi dan langsung mematikan sambungan telepon secara sepihak.
Dari kejauhan sepasang mata bersenyum dengan penuh Kemenangan, ia sangat bahagia melihat tontonan pagi ini,
"gue dilawan,,ngk sia2 hasil kerja keras gue"batinnya sambil tersenyum penuh arti
"Nanda..Nanda, Lo salah kalau lagi cari lawan, gue di remehkan"gumannnya pelan
"itu belm apa2 Nanda, kita akan lanjut ke drama selanjutnya"gumannnya lagi sambil beranjak dari sana
__ADS_1
terimakasih atas kunjungan dan dukungan sya minta saran dan kritik yang membangun 🙏 🙏🙏