
...[Di Chapter kali ini, kita akan ungkit lagi dari awal cerita. Jadi jangan heran yah, karena ini adalah sudut pandang dari sang pemeran utama]...
....................................................................................
[Axila Lian Remanov POV]
Ini sudah kesekian bulan aku berada di Zaman ini, zaman canggih yang membuatku merasa sangat takjub.
Aku bahkan tak menyangka akan datang ke Zaman ini, namun siapa sangka? Jika aku malah datang ke sini dan menempati tubuh seorang gadis muda yang usianya lebih muda dariku, memang hanya 4 tahun saja, namun tetap saja aku lebih tua darinya.
Saat pertama kali tiba di zaman ini, aku berada di pinggiran sungai dan berada diatas batu besar. Sepertinya aku terbawa arus dan terjebak disini.
Kepalaku terasa sangat sakit saat itu, ingatan seseorang yang bukan milikku memasuki kepala ini. Aku bahkan mengerang kesakitan.
Aku tak percaya hal itu, namun setelah melihat pakaian yang dikenakan oleh tubuh ini yang terlihat aneh dipantulkan air, saat itulah aku menyadarinya. Jika aku berpindah dunia, meskipun hanya jiwaku saja.
Aku berharap, kalung yang diberikan oleh nenekku terbawa ke sini. Dan aku sangat senang mengetahuinya, saat ternyata kalung teratai itu sungguh mengikuti ku sampai ke sini.
Aku merasa sangat lapar, aku mengeluarkan makananku dari dalam kalung teratai yang bisa disimpan apapun yang ku mau. Sepertinya kalung ini fungsinya seperti cincin ruang, namun berbeda bentuk dan ruang nya juga tak lah terbatas.
Setelah aku selesai makan, aku merasa jika Qi alam di sekitarku cukup banyak dan sedikit padat, aku mulai duduk diatas batu tadi sambil menyerap aliran Qi alam untuk memperkuat tubuh ini, karena aku merasa tubuh ini sangatlah lemah, tak sama seperti tubuh asliku yang kuat.
Entahlah berapa lama, tapi setelah itu aku membuka mataku dan pergi dari sana sambil berjalan dan mencari jalan keluar dari tempat ini, yang sudah kutebak jika ini adalah hutan belantara.
Saat diperjalanan, aku mencoba semua elemen yang telah kumiliki. Ternyata memang masih berfungsi dengan baik, entah itu Cahaya, Tumbuhan, Api suci dan angin.
Aku menemukan air terjun saat diperjalanan, karena teras capek dan lelah, aku beristirahat disana, merendam tubuhku di air yang sangat menyejukkan ini.
Aku tak sengaja melihat Goa yang berada dibalik air terjun itu. Dan disanalah aku menemukan Louis, yang adalah seorang Dewa kecil yang dikutuk dan diturunkan ke dunia bawah.
Bisa berubah menjadi tumbuhan langka, maupun naga.
Dan ditempatkan untuk menjaga ruang dimensi Teratai emas, namun sebelum itu dia harus bertemu dengan tuannya terlebih dahulu.
Tapi, bukankah Naga adalah makhluk legenda? Naga itu sangat setia pada Tuannya, dan juga merupakan makhluk yang sangat kuat. Beberapa tingkat diatas burung Phoenix.
Kalung ku adalah kuncinya. Kunci untuk membuka goa yang ternyata seperti berada diruang angkasa, dipenuhi oleh kristal dan herbal langkah.
Aku hanya mengambil beberapa saja, ditambah dengan tumbuhan langka didalam sana, karena aku tahu, jika Kristal mempunyai nilai jual yang amat tinggi. Dan aliran Qi didalamnya bisa kuserap semua.
Itu seperti di berikan keberuntungan besar untukku.
Pandangan ku tertuju pada salah satu tanaman, bentuknya seperti bunga lidah buaya, namun memiliki warna yang berbeda. Siapa yang tahu jika permukaan nya kasar sehingga melukai jariku saat menyentuhnya?
Aku keluar dari sana dengan mengikuti salah satu lorong yang kupikir itu adalah jalan keluar dari tempat itu. Tapi siapa sangka? Jika semua harta itu juga ikut menghilang, bahkan bunga aneh tadi juga ikut menghilang dan masuk kedalam kalungku.
Aku bertemu dengan banyak pria yang mengenakan pakaian aneh. Aku mengintip mereka dari jarak yang sedikit jauh, namun siapa sangka? Jika aku malah membuat diriku sendiri terjebak disana.
Ada beberapa orang yang langsung mengarahkan senjata api padaku.
Aku terkejut saat melihat wajah seseorang yang begitu familiar diingatan ku.
Aku akhirnya menunjukkan diriku sambil mengangkat tangan keatas.
Begitu konyol saat itu, karena wajah itu. Mirip dengan kakakku di masa ku dulu.
Aku semakin yakin jika aku berada di dunia yang aneh ini karena melihat seragam mereka. Sikap mereka juga tegas, seperti seorang kesatria.
Dan ternyata dugaan ku benar. Mereka adalah prajurit negara ini.
Ada orang yang datang dengan mengendarai mobil dan truk aneh. Pertama kalinya aku melihat kendaraan itu, karena di zaman ku kereta ditarik oleh dua ekor kuda bahkan lebih.
Aku benci pengkhianatan. Dan terdapat salah satu dari mereka yang berkhianat.
Aku menangkapnya. Mereka marah, namun aku mengatakannya. Aku bahkan meminta laptop seperti yang berada dalam ingatan di tubuh ini.
Salah satu dari mereka memberikannya. Aku mulai memasuki salah satu server, mengotak-atik keyboard laptop itu dan akhirnya menemukan nya juga.
__ADS_1
Akhirnya mereka percaya, lalu mengijinkan aku berkemah bersama mereka.
Aku sangat lucu saat melihat wajah orang yang sama seperti kakak ku itu. Ia ketakutan saat ada seekor serigala mendekati kemah.
Dan kini menjadi hewan peliharaan ku.
Kami kembali ke ibukota setelah kami membereskan para pemberontak negara. Tentunya karena kami sudah mengetahui rencana mereka.
Mereka berfikir jika aku adalah tentara khusus negara yang dengan sengaja memata-matai mereka, mereka sangat hormat padaku saat itu.
Aku memiliki keluarga angkat setelah menganggap pria bernama Putra sebagai kakakku. Aku mendapatkan seorang ayah yang adalah Jendral bintang tiga, namanya adalah Michael. Aku memanggilmu "Papa"
Aku juga mendapatkan seorang ibu yang selama ini aku inginkan, dia adalah seorang Dokter senior disalah satu rumah sakit terkenal di ibukota,. namanya adalah Maria.
Dan seorang kakak, dia mengabdikan dirinya pada Negara. Namanya adalah Putra.
Kehidupan ku terasa sangat lengkap dan sempurna jika mempunyai keluarga seperti ini.
Namun sepertinya aku tak bisa terus mengandalkan mereka. Aku harus berusaha sendiri, itu mudah bagiku karena ternyata kalung yang selama ini ku kenakan ternyata adalah ruang dimensi.
Di mana aku bahkan bisa masuk dan tinggal diam dalam sana. Ada banyak harta didalam sana. Aku mulai menjualnya, kemudian membeli kendaraan ku sendiri.
Aku diajari oleh kak Putra, aku sangat cepat tanggap sehingga membuatnya tak kerepotan.
Tujuanku adalah balas dendam pada pria br3ngsek itu. Si Alex.
Namun Axila yang asli menemui ku dalam mimpi. Ia ingin aku menjemput adiknya di salah satu negara yang ada di Zaman ini, menjaga dan melindunginya.
Itulah tugasku.
Aku juga mempunyai kekasih bernama Mike, meskipun status kami hanyalah pura-pura. Aku hanya membantu nya agar bisa lepas dari wanita parasit. Dia adalah teman dari kak Putra.
Selama menjalin hubungan, kami baik-baik saja. Bahkan aku merasa sedikit nyaman padanya karena dia adalah pria yang baik. dia merupakan orang yang sangat posesif, sedangkan aku orang yang bebas. Aku merasa kami juga tak cocok.
Aku pergi darinya, menjemput adik Axila di Korea Selatan, tepatnya di Seoul.
Aku pergi, dan benar-benar pergi.
Aku membuat mereka tak bisa melacak keberadaan ku, nomor ponselku tak aktif, E-mail pun tak ku balas.
Bahkan jika itu adalah keluarga angkat ku sendiri.
Aku menginap di hotel yang mewah, ini adalah satu dari sekian hotel milik keluarga Lee. Dan semua itu seberikan oleh orang tua kepada anaknya, dan sangat berjaya ketik berada ditangan anak mereka. Namanya Lee Shin-Young
Pria yang menggangu ku ketika berada di Club malam, saat sedang mencari hiburan dengan Kak Putra.
Namun dia terbaring lemah diatas tempat tidur karena Koma.
Aku mengawasi adik Axila dari jauh. Diam-diam membantunya, mengirim makanan, Snack, uang dan membayar orang untuk mengawasinyanya.
Aku juga bertemu dengan seorang tunawisma yang adalah seorang pengacara. Keadaannya sangatlah memperihatinkan, namun aku membantunya agar sembuh kemudian dia bekerja untukku.
Aku juga membuat Shin-Young bangun dari masa komanya, namun malah mendapatkan tamparan dari orang tuanya. Serta ejekan, dan hinaan.
Bolehkah aku membunuh mereka?
Mungkin saja bisa, bahkan sangat bisa jika ini masih berada di Zaman ku.
Aku membiarkan mereka lolos, dengan syarat aku harus mendapatkan Hotel tempat aku menginap.
Shin-Young menyetujui hal itu. Aku akhirnya bisa mendapatkan nya hanya dengan memberikan berlian pada mereka. Berlian dengan kualitas yang sangat tinggi.
Tentunya dari ruang dimensi ku. Ada banyak, bahkan sangat melimpah.
Aku mendapatkan ide. Bagaimana cara agar aku bisa membalaskan dendam tubuh ini pada mantan tunangannya.
Yaitu dengan cara, membuat semua orang mengenal namaku.
__ADS_1
Aku memulainya. Berawal dari hotel ini, kemudian membuat atau membeli perusahaan yang hampir bangkrut kemudian membangunnya agar lebih maju lagi.
Itulah rencanaku.
Aku bertemu dengan adik Axila, Azka di kantor polisi karena kasus yang menjeratnya. Perkelahian antar para remaja.
Dia sangat terkejut, namun sangat rindu pada kakaknya.
Sayang sekali. Kakaknya telah meninggal, dan aku harus berpura-pura menjadi kakaknya. Memang tak di pungkiri, jika aku terlanjur menyanyi bocah itu. Manja dan sangat menggemaskan.
Ada pula pria yang menjadi akrab dengan Azka, dia adalah pria bule asal Italia, aku tak menyukai nya saat pertemuan pertama kami. Dia tak membantu orang yang sedang kesusahan, padahal dia mampu.
Pria itu bernama Levi.
Dia selalu saja mencuri perhatian ku, namun tak pernah berhasil. Dan ditambah Azka, bocah itu selalu mendukung Levi agar bisa bersamaku.
Mike juga menyusul ku ke Seoul saat mengetahui keberadaan ku. Pria itu meminta maaf, ia ingin aku dan dia lebih serius lagi.
Namun aku tak bisa bersamanya. Aku memilih untuk berpisah
Aku kembali ke Indonesia karena mendapatkan misi rahasia dari Negara, aku telah menjadi agen rahasia milik negara saat ini.
Namun siapa sangka. Jika misi itulah yang membuatku nyawa Azka dalam bahaya.
Itu adalah kesalahan ku. Namun aku tak menyesali nya karena aku berhasil menyamakan puluhan nyawa saat itu.
Kemudian, saat Azka di culik. Aku benar-benar sangat panik, Levi dan para bawahannya membantuku untuk membawa Azka pulang ke rumah dengan selamat. Ditambah bantuan dari rekan setim ku, mereka semua sangat membantuku.
Dan aku berterima kasih karena hal itu.
Mike melamarku untuk menikah dengannya. Bahkan setelah sekian kali penolakan dariku, ia tetap melakukannya.
Akhirnya, pria itu malah menikahi wanita lain, yang juga bukan tunangan nya.
Semoga saja rumah tangganya baik-baik saja.
Rahasia itu akhirnya terbongkar juga. Azka mengetahui jika kakaknya telah meninggal, dan jiwa yang berada didalam tubuh sang kakak adalah jiwa yang berbeda.
Aku menjelaskan semuanya. Meskipun kami sempat ribut, dan aku pergi dari rumah.
Ku pikir semuanya hampir selesai. Tugasku telah aku penuhi, tinggal Tujuanku saja. Membalaskan dendam pada mereka berdua.
Jika tujuanku telah tercapai, maka aku pasti akan kembali ke Zamanku, itulah yang aku pikirkan.
Aku akan membuat hidupnya tak nyaman, merasakan kesakitan yang di berikan pada Axila, dan membuatnya tak berdaya. Karena aku tak bisa membunuhnya, aku boleh kan? membuatnya cacat?
Aku telah mengirim foto-foto fulgar Kekasihnya pada Pria itu, dipastikan ia naik pitam karena hal itu.
Masih ada besok.
Besoknya...
Besoknya...
Dan besoknya lagi...
Dia tak boleh hidup tenang saat berurusan denganku.
Dan Levi....
Sepertinya, dia telah berhasil. Berhasil merebut perhatian ku.
Aku... Mulai menyukainya.
Apakah ini boleh?
...[Axila POV End]...
__ADS_1