
Kelas sudah berakhir, kini Azka dan Sehun sedang berjalan menuruni tangga dari kelas mereka.
"Azka, dimana kak Moonbin? Mengapa aku tak melihatnya hari ini?" tanya Sehun, baru sadar dia jika Moonbin tak membuntuti Azka hari ini.
"Dia mempunyai pekerjaan lain, entah apa itu aku tak tahu." balas Azka, dia berjalan dengan menaruh kedua tangannya dalam kantong celana seragam yang ia kenakan.
Sehun menarik tangan Azka kebelakang dengan tiba-tiba. "Aku serius." ujar Sehun.
"Memangnya aku sedang bercanda?" balas Azka.
Sehun kesal, di hentakkan kakinya dengan kesal, "aisss!"
Kembali dia mengejar Azka yang sudah beberapa langkah didepan sana.
"Kenapa kau meninggalkanku?" ujarnya dengan kesal dicampur nada suara yang sedikit manja.
Azka langsung merangkul pundak Sehun, menaruh kepala temannya persis dibawah ketikannya dan mengacak-acak rambut Sehun.
"Ya, hentikan... Hahhaahah... Hentikan...." Sehun terus tertawa sambil berusaha melepaskan diri dari rangkulan temannya itu, sedangkan Azka malah senang sekali melakukan hal itu pada temannya. Dia bahkan ikut tertawa pelan.
Kedua remaja yang sedang tertawa senang itu terus melangkah kakinya keluar dari lingkungan sekolah, berjalan kearah halte bus dan menunggu bus yang akan mereka tumpangi.
Azka merasa hidup normal lagi seperti biasa setelah diperlakukan layaknya pangeran di istana. Semuanya disediakan sehingga tak ada yang kurang satupun, sungguh kakaknya itu.
"Hei, bukankah itu bus yang akan lewat tempatmu?" ujar Sehun yang menunjuk bus yang akan berhenti di sana.
"Kau tak naik?" tanya Sehun, ia tahu jika Azka tak lagi tinggal di rumah kost.
Azka menggeleng, "Tidak," jedanya. "Kita ke Caffe milikku, kau lupa dengan tugas kita semalam?" ujar Azka.
"Ah, yah. Kau benar" balas Sehun, dia menggaruk kepalanya yang tak gatal, "maaf, aku melupakan nya." sambungnya lagi.
............
Beralih pada seorang pria yang sedang duduk manis dengan ditemani laptopnya dan menyeruput coffelate drink serta sepotong Rey Velvet cake. Dia terlihat sangat tampan, apa lagi tak ada kumis ataupun jenggot yang menghiasi wajahnya. Terlihat seperti anak muda yang sangat tampan, namun umurnya sudah lebih dari 20-an tahun.
Ponselnya tiba-tiba bergetar, segera ia keluarkan dari balik kantong celana kasual yang ia kenakan, lalu menggeser ikon hijau.
"Halo. Ya, Nona?" ujarnya.
"......"
"Baik, Nona. Mungkin, Tuan muda akan segera sampai."
"......."
"Semuanya sudah hadir, Nona."
__ADS_1
"......."
"Sudah saya pastikan, Nona. Sudah saya persiapkan sejak tadi."
"......."
"Baik, Nona. Perintah dilaksanakan." ujarnya untuk terakhir kalinya sebelum panggilan itu berakhir.
Matanya mengarah pada sekelompok anak muda yang saat itu sedang duduk dan mengobrol sambil menikmati hidangan yang mereka pesan, apa lagi yang nikmat untuk dimakan rame-rame tentu saja salah satunya adalah Pizza.
Saking banyaknya mereka, sampai merapatkan dua meja untuk bisa mengobrol bersama. Apa mereka tak takut diusir karena terlalu ribut?
Tentu saja jawabannya tidak. Karena mereka memang anak-anak nakal yang suka membuat ulah. Mereka seakan membuat Caffe itu seperti milik mereka sendiri.
Tuan Kang. Masih ingatkah kalian dengannya?
Dia lah yang saat ini sedang mengawasi para anak muda itu, dengan lima diantaranya adalah laki-laki dan empatnya adalah perempuan.
Tuan Kang sudah keluar rumah sakit sejak kemarin, dia juga mendapat satu unit apartemen agar ditempatinya. Memang bukan apartemen yang sangat mewah, namun memilih dua kamar dan semuanya fasilitasnya sudah tersedia. Bahkan, kulkasnya juga penuh dengan bahan makanan dan buah-buahan.
Axila membelikan apartemen untuk Tuan Kang, bukan hanya pria itu namun para mahasiswa itu juga. Masing-masing apartemen ditepati oleh dua orang, jadi hitunglah sendiri ada berapa unit yang dibeli oleh gadis itu untuk mereka. Semuanya atas nama Azka, namun ditempati oleh teman-teman kost nya tak terkecuali milik Tuan Kang yang memang atas namanya sendiri.
Tak beberapa lama, dua orang remaja datang dan memasuki Caffe. Mereka berjalan kearah kumpulan anak mahasiswa dan bergabung dengan mereka.
"Annyeonghaseyo." sapa mereka.
"Aku membawa temanku." ujar Azka.
"Annyeonghaseyo... Saya Sehun, teman Azka." ujar Sehun memperkenalkan diri. Ini untuk pertama kalinya dia bertemu langsung dengan kakak sekost Azka, selama ini dia hanya mendengarkan cerita Azka seperti apa mereka itu.
"Tarik kursimu dan duduklah disini." sambung Myung-Jun, dia merupakan yang tertua diantara mereka, sekarang ini sedang mencari pekerjaan tetap karena sudah lulus kuliah dua tahun yang lalu. Dan sedang membagi waktunya untuk bekerja paruh waktu di restoran dan Hotel sebagai seorang chef. Dia juga dikenal oleh orang terdekatnya sebagai Happy virus, karena dia selalu membuat orang tersenyum dengan cepat layaknya virus yang menyebar. Namun jangan salah, dia akan menjadi iblis jika ada yang berani mengusik orang yang ia kenal, yah siapa lagi jika mereka ini.
Jin-Woo menggeser bangkunya merapat pada temannya yang lain, memberikan ruang agar keduanya bisa bersama mereka.
Azka mengambil bangkunya lalu memposisikan diantara Gong-Min dan Myung-Jun
Jika Myung-Jun adalah yang tertua diantara mereka, berlanjut pada Jin-Woo dan Gong-Min. Mereka berdua yang mengikuti Myung-Jun, dengan kepribadian yang berbeda namun dipertemukan ditempat yang sama.
Min-Hyuk, si batu yang selalu terdiam. Namun jangan salah, dia selalu saja tersenyum sama seperti saat ini. Senyumnya layaknya maut bagi para wanita yang selalu tergila-gila dengan pria tampan, memang tak setampan Gong-Min. Namun membuat author oleng (Becanda)
Dan yang terakhir ada Moonbin, dia lebih tua setahun dari Min-Hyuk. Tinggi, tampan, dan Cool. Jika orang lain yang melihat mereka berlima mungkin merasa di surga yang dikelilingi oleh pria tampan, namun jangan salah. Mereka selalu melindungi adik kecil mereka, Azka. Si bungsu. Karena memang Azka lah yang paling muda dari antara mereka semua yang tinggal di rumah kost.
Beralih pada para wanita. Keempatnya adalah wanita cantik yang selalu di tatapi dengan rasa kagum oleh kalangan wanita maupun pria.
Jin-Na, dia adalah yang tertua dari mereka. Mempunyai kepribadian yang unik, dia bisa sangat baik dan pengeringan namun dalam waktu yang bersamaan pula. Dia manjadi wanita yang culas dan kejam, tentunya untuk orang yang mengusiknya juga.
Lalu ada Rose, seperti namanya. Dia terlihat sangat cantik dan mempesona, tak jarang banyak pria yang menyukainya bahkan dengan terang-terangan mengajaknya berkencan, namun gadis ini selalu saja tersenyum dan mengatakan sesuatu yang menyakitkan layaknya duri. Dia akan tahu secara langsung, apakah orang itu sungguh dengan apa yang ia katakan atau mempunyai motif tertentu.
__ADS_1
Beralih pada Violet, gadis pendiam dan tak berekspresi. Dia dijuluki "Queen Ice" karena selalu saja menampilkan wajah dingin dan tak berekspresi layaknya mayat hidup. Bahkan akan laki-laki saja tak berani menyinggung nya, sekali ia membuka mulut. Itu hanya yang penting saja, misalkan meminta pendapatnya. Itu pun hanya akan beberapa kata saja yang keluar dari bibir tipisnya.
Jika ia bilang "Tak pantas" ataupun "Jelek" maka memang itulah yang sebenarnya. menyakitkan memang, main lebih baik berkata jujur dari pada berbohong hanya untuk melihat orang itu tersenyum palsu.
Dan terakhir ada Soo-Ah, si Gadis gila. Selalu bertindak sesuka hatinya, tapi sebelum itu dia akan meminta pendapat dari saudara-saudara nya itu. Meski begitu, ujung-ujungnya dialah yang membuat mereka kerepotan dengan ulah yang diciptakan olehnya. Sangat suka minum alkohol dimalam hari, dan esok paginya dia akan muntah-muntah sampai lemas lalu dengan mata panda serta badan lemas, ia akan pergi ke kampus namun bukan untuk kuliah namun membuat ulah dengan mahasiswa yang lain.
....................
...Note......
Sekian dulu perkenalan singkat kakak serumah kost nya Azka.
(Azka sama Hyung-hyung nya)
Pada tahu mereka siapa kan? Sorry yah, Karena aku Aroha. Jadinya make mereka semua di novel Aku.
Sedikit aku ubah karakter mereka, cuma dikit aja kok. Tapi, pada tahu kan nama asli mereka? jadi GK perlu lagi dong aku jelasin satu persatu member Astro nya.
Salam hangat Aroha🥰
Ini
(Sistar)
Noona nya Azka. Aku nyari yang terlihat tomboi dan nemu nya ini.
Aku nggak make nama asli mereka, mau tahu nama mereka?
Ada Hyolin, Bora, Soyou, dan Dasom. Yang memiliki julukan sebagai "Queen Of Summer" lantaran selalu merilis album setiap musim panas bersamaan dengan konsep summer yang melekat pada grup ini.
^^^Author juga minta tolong yah. Dukung Novel ini biar nambah semangat author lagi buat nulisnya.^^^
^^^Tolong Like, Komen dan Vote sebanyak yang kalian bisa.^^^
^^^gamsahabnida🇰🇷^^^
^^^Arigatogozaimashita🇯🇵^^^
^^^Terima kasih🇮🇩^^^
Salam hangat.
Zero^-^
__ADS_1