
Nama ku Miranda ibu tunggal yang membesarkan anak semata wayang ku bernama leo, perceraian ku dengan mantan suami ku bukan di karenakan adanya pihak ketiga, melainkan aku sendiri yang ingin bercerai.
semua karena pekerjaan nya di dunia mafia sangat berbahaya walau bukan di dalam negeri, tapi kemungkinan suatu saat nanti aku dan anak ku menjadi target sasaran musuh musuh nya.
yah akhirnya dia menyetujui, karena ini demi kebaikan ku dan anak ku.
setelah perceraian ku aku melakukan semua sendiri, mencari nafkah untuk anak ku.
tapi entah kenapa tuhan memberikan cobaan yang berat untuk ku.
anak ku terkena penyakit entah penyakit nya masih tidak jelas namun pembayaran terus berjalan.
aku gak mungkin meminta bantuan dari mantan suami ku karena aku yang memutuskan mengakhiri rumah tangga kami.
aku terpaksa meminjam uang yang sangat besar kepada orang kaya yang baik pada ku dan anak ku.
aku harus berfikir keras gimana cara mengembalikan uang itu, walau pun aku kerja menjadi pembantu rumah tangga 10 tahun juga belum tentu cukup untuk membayar hutang ku, tapi setidaknya anak ku masih bisa dirawat di rumah sakit hingga sembuh.
Yah untung nya ibu itu baik pada ku dia tidak datang untuk menagih hutang dia hanya beberapa kali menjenguk anak ku, dan mendoakan agar anak ku cepat sembuh.
__ADS_1
sekarang anak ku sembuh total, kebahagiaan ku tiada terkira.
ya yang ditunggu tetap datang ibu itu datang pada ku, beberapa hari ini dia bukan ingin aku segera membayar hutang melainkan dia ingin aku menikah dengan anak nya.
aku cukup terkejut, apa yang di minta sama ibu itu, tapi dia tidak langsung menyuruh aku untuk memberi keputusan.
dan dia menjelaskan anak nya seorang duda dia di tinggalkan istrinya, katanya gara gara dia tidak bisa memiliki anak namun sebelumnya istrinya tidak pernah mau di ajak untuk periksa ke dokter kandungan siapa yang sebenarnya tidak subur.
tapi istrinya bersikeras pergi meninggalkan nya semua keluarga istrinya menyalahkan anaknya.
sebenarnya aku sedih dan prihatin tapi aku ibu tunggal aku tidak bisa sembarangan menerima ayah baru untuk anak ku.
Aku sudah mencoba menolaknya beberapa kali dengan alasan yang berbeda, ibu itu cuma bilang ku tinggu keputusan mu selanjutnya begitu terus hingga beberapa hari ini.
Mau tidak mau aku harus terus menolak ini demi masa depan anak ku.
tapi semua tidak berguna ibu itu datang lagi dan mengancam ku kalau aku tidak bisa mem bayar dalam beberapa hari ini mau tidak mau aku tetap harus menikahi anaknya.
Untuk beberapa hari ini aku sangat lega ku kira ibu itu sudah menyerah .
__ADS_1
sudah hampir dua bulan ibu itu tidak datang ke rumah aku tetap bekerja mencari uang untuk mencicil hutang ku .
yang ku tunggu akhirnya datang, ibu itu datang lagi kerumah ku.
ya dia masih mengajukan tawaran yang sama sebelum nya ,dengan berat hati aku harus menerima tapi aku mohon beri waktu untuk aku bertanya pada anak ku apa dia setuju.
walaupun begitu aku masih tidak berani memberi tahu anak ku, selama mungkin aku mencoba mencari alasan.
ya dari situ lah terjadi pernikahan kontrak antara aku dan royan.
namun semua sudah berbeda yang terjadi sekarang adalah masa depan apa pun yang terjadi di antara kami akan kami lewati bersama...
.
.
.
.
__ADS_1
Mengenang awal pernikahan kami.