Pesona Indira

Pesona Indira
10


__ADS_3

"wah...yang sabar ya menghadapi lansia...kemarin aku juga di bagian lansia...kalau masih ada...ada pasien di ruang mawar yang belum pulang juga sudah hampir satu bulan Ra...katanya sih anak-anaknya gak mau ngurus"


"kenapa gak mau ngurus???"


"entahlah...aku gak nanya juga...ibu itunya jutek banget...pemarah seperti macan betina"


"oh"


"oh ya Ra...nanti kita ketemu lagi makan siang ya..jam 1 kita ketemu di sini"


"siap Bu bos..laksanakan"Indira menaruh tangannya di pelipis dan tersenyum.


akhirnya teman satu kamar pun bubar jalan.


Dari arah kejauhan Andara selalu melihat ke ponselnya, siapa tahu Indira menghubunginya untuk memastikan...tapi sudah dua jam Indira pun tidak menghubunginya.


"Ma...ini anak sombong amat ya...nomor ponsel aku gak digubrisnya"


"siapa???Indira???"


"ya siapa lagi...untung adik aku..kalau bukan...aku keluarin jurus andalannya Andara nih dalam menaklukkan wanita"


"sampai kamu punya cucu pun Indira gak akan menghubungi ke ponsel kamu...orang yang mama kasih nomornya mas Gumilang kok"ucap Aruna tersenyum geli

__ADS_1


"ih kok mama begitu sih...mama setuju ya sama mas Gumilang"


"Bintang 5 lah An...laki-laki se Soleh mas gum ..unik...mana ada mama lihat dia bawa teman cewek atau berkenalan sama cewek...selama ini kan mama minta tolong orang buat mengawasinya"


"terus maksud mama aku gak unik...aku gak Soleh"


"kamu itu Soleh,An....Soleh banget...mama bangga ....bangga!!!...sholat gak pernah ketinggalan ..ngejar cewek juga gak ketinggalan...apalagi ke klub malam..."


"ish mama....selalu deh begitu..."


"kapan kamu berhenti ke klub malam..."


"Andara kan gak pernah nyentuh minuman beralkohol ma...cuma nemenin Teman doang..."


"mama...Yudha itu teman aku dari zaman sekolah ma...dia itu orang yang kesepian...orangtuanya cerai...dia broken home...dia butuh orang buat ngobrol"


"kenapa gak dibawa ke mesjid ikut pengajian"


"gak kepikiran ma...sueerr deh"


Aruna menggelengkan kepalanya perlahan.


Indira masuk ke ruang mawar, untuk melakukan pengkajian ulang perihal penyakit pasien ini.

__ADS_1


didalam ruangan ini hanya ada satu pasien, pasien ini tidur meringkuk seperti bayi..tidak terpasang infus dan dibiarkan saja.


"Assalamualaikum Bu"Indira mengucapkan salam beberapa kali..namun orang tersebut tidak menggubrisnya.


Indira melantunkan shalawat, dan membuka jendela kamar yang terasa pengap


"jangan buka jendela kamar itu ..saya mau tidur"ucap wanita paruh baya itu setengah berteriak.


"Bu...jendelanya saya buka ya...biar ada udara masuk ke dalam sini..."


"siapa kamu???jangan ngatur saya...saya tidak mau diatur"


Indira tersenyum kemudian mendekati si ibu yang hanya menatapnya dengan tajam.


"Assalamualaikum Bu ..saya dokter Indira..hari ini saya akan meluangkan waktu bersama ibu...apakah ibu bersedia"


"buat apalagi....saya sudah sehat...saya sudah boleh pulang tapi....tapi ..anak-anak saya meninggalkan saya di sini...saya bingung mau pulang kemana"


"ibu mau pulang...nama ibu siapa???"


"nama saya ...ehm..nama saya Suciwati...semua orang kenal kok sama saya"


"baiklah Bu Suciwati...ibu tahu gak hari ini hari apa dan tanggal berapa??

__ADS_1


ibu itu pun mengucapkan tanggal dan hari ini...semua yang diucapkannya benar...Indira tersenyum melihat keadaan ibu ini yang memang ingin pulang.


__ADS_2