Pesona Indira

Pesona Indira
53


__ADS_3

"Selesaikan segera masalah ini an, ayah gak mau terjadi apa-apa sama kalian berdua..ayah dan mama juga gak bisa selamanya bersama kalian, apalagi bu darmi dan suaminya sudah usia lanjut, jangan sampai lapor polisi, karena ini masalah keluarga Bramantyo"Prayudha melepaskan pelukannya dan menatap sendu pada indira yang sedang memangku Gumilang.


Satu minggu berlalu, semua kunci di ruangan dekat kantor Andara dan kunci di ruangan kusuma di ganti.


Prasasti masuk tanpa mengetuk pintu.


"dokter Andara...kenapa kamu mengganti kunci tanpa sepengetahuan kami???"ucap prasasti menatap tajam pada Andara.


"tanpa sepengetahuan kami???kami siapa???tanya Andara santai


"aku adalah direktur pelayanan medik dan selia adalah direktur di bagian keuangan, apa kamu tidak bisa menghargai kami sebagai rekan kerjamu di jajaran manajemen ini"


"ya kita memang rekan kerja di jajaran manajemen, lalu apa hubungannya dengan kunci yang saya ganti"


Prasasti terdiam, lidahnya terasa kelu. kedua matanya merah menahan amarah.


"kok diam dokter prasasti Prambanan, apa yang sebenarnya kalian sembunyikan dari saya"


"tidak ada...tapi sebaiknya kamu berikan kunci cadangan itu pada kami, atau kami tidak akan membiarkan keluargamu hidup dengan tenang"


"Okeh...sudah saya rekam...terima kasih dokter prasasti"

__ADS_1


Andara mengirimkan video ke Gumilang dengan cepat.


Prasasti mencoba mengambil ponsel Andara dengan paksa, namun gerakan andara lebih cepat dari yang diperkirakan.


Semua orang berkumpul di luar ruangan Andara, suara gaduh membahana diruangan tersebut.


Indira menghampiri kerumunan dan mencoba masuk.


Di dalam indira melihat prasasti dan andara yang sedang berkelahi.


indira hanya memperhatikan tanpa berniat membantu kakaknya itu.


prasasti berlari keluar dari ruangan dengan luka lebam dipergelangan tangan.


indira dan Andara saling menatap kemudian mengejar prasasti yang keluar dari sana.


prasasti sudah pergi dengan mobilnya entah kemana.


Melihat prasasti dan selia pergi meninggalkan rumah sakit, Andara pun memberikan perintah kepada semua penjaga keamanan untuk membuka pintu di samping ruangannya dan pintu di ruangan kusuma.


Prambanan dan Pramono ternyata disembunyikan disana oleh prasasti, begitu juga dengan prasasta dan listyani serta Suciwati.

__ADS_1


prasasta dan listyani dalam.keadaan terikat sedangkan Prambanan dan Pramono berada dikursi roda, dan prasasti membawa Suciwati untuk merawat keduanya.


semua orang melihat dengan sedih, Prambanan dan Pramono yang hilang beberapa tahun silam, ternyata ada di rumah sakit ini.


dan bodohnya tidak ada satu orang pun yang tahu.


Prayudha datang bersama Aruna, prayudha tidak menyangka kalau Prambanan dan Pramono, disekap oleh keluarganya sendiri.


Harta memang menyilaukan orang-orang yang serakah.


Keserakahan prasasti dan selia karena pola asuh yang diterapkan oleh Prambanan sendiri.


Gumilang menoleh ke arah Andara.


"malam yang kemarin, apakah mereka dipaksa juga untuk tersenyum dan tertawa seolah mereka keluarga yang bahagia ya an??"


"entahlah bisa ya..bisa juga tidak..aku tidak melihat kalau mereka dipaksa tapi yang aku lihat kemarin, mereka bahagia karena melihat listyani menikah dengan prasasta yang memang prasasta selalu disembunyikan keberadaannya oleh prasasti"


"tapi kenapa prasasta disembunyikan oleh prasasti kak"tanya indira


"ya karena prasasta adalah orang yang disukai oleh listyani, prasasti sengaja menyembunyikan prasasta karena ingin memanfaatkan listyani"

__ADS_1


__ADS_2