
"ibu mau pulang...mau ikut sama saya"ucap Indira lagi
"pulang kemana???"tanya nya dengan waspada
"pulang dimana ibu tidak akan pernah kesepian...ibu bisa saling cerita dengan teman..."Indira melihat ibu itu dengan kasian
"boleh ya ..boleh saya pulang....saya sudah rindu dengan suasana rumah"ibu itu meloncat dari tempat tidur dan memegang lengan Indira dan digoyangkan nya seperti anak kecil minta permen.
"ibu siap-siap saja ya...untuk urusan biaya .biar saya yang tanggung ..sekarang ibu mandi dan dandan yang cantik ya...nanti satu jam lagi saya jemput,bagaimana"Indira mencoba meyakinkan ibu itu dengan segala sisi kelembutannya.
"baik Bu dokter...saya mandi dulu ya"ibu itu langsung bergegas ke kamar mandi dengan ceria
"iya Bu...saya tinggal dulu ya Bu .. Assalamualaikum"Indira pun akhirnya pamit dan menutup pintu dengan pelan.
"waalaikumus salam dokter"
setelah Indira keluar, ibu Suciwati pun masuk ke dalam kamar mandi dan membersihkan diri.
satu jam kemudian, Indira masuk ke dalam ruangan Bu Suciwati yang sudah berdandan.
Bu Suciwati tampak cantik dengan balutan hijabnya.
"ayo Bu..kita pulang .."
__ADS_1
Indira menggenggam tangan Bu Suciwati dengan lembut.
tak terasa air mata dari kedua mata Bu Suciwati pun menetes, Bu Suciwati terharu dengan apa yang dilakukan oleh dokter wanita ini.
Tiba dirumah Bu Darmi.
"Assalamualaikum nek"Indira mengucapkan salam
Bu Darmi pun keluar dengan wajah bingung.
"Ini siapa nak???"
"ibu ini yang akan menemani ibu di rumah ini, bolehkah Bu"
"boleh nak..boleh...mumpung bapak dan mas gum sedang keluar kota"
"oh iya ...ya Bu dokter... terimakasih banyak...maaf saya merepotkan Bu dokter"
"oh ya nek...nenek masak apa???boleh gak kalau aku bawa buat makan siang"
"iya nak..iya bawa saja...tadi nenek masaknya kebanyakan..."Bu Darmi pun menyiapkan makanan untuk makan siang Indira...
sedangkan ibu Suciwati diantarkan ke kamar tamu yang cukup nyaman.
__ADS_1
"nek..titip Bu suci ya nek.. keluarga nya gak ada yang mau jemput...kasian nek..sepertinya beliau butuh teman untuk bercerita"
"iya nak..iya...terima kasih..tapi Indira sehat kan sayang..nenek kangen "..
"Alhamdulillah nek...aku sehat..berkat doa nenek...oh ya nek...kalau gak ada orang nenek kasih tahu Rara ya nek..biar Rara temani nenek"
Bu Darmi memeluk Indira yang semakin dewasa.
sudah dua jam Indira menemani Bu Darmi dan Bu suciwati mengobrol.
terlihat pancaran bahagia dari wajah Bu suciwati saat mengungkapkan perasaannya.
"Bu suci ..Nek...aku berangkat dulu ya..gak enak sama yang lain kalau kelamaan, untuk makanannya aku bawa ya nek"
"iya sayang..bawa aja...di rumah masih banyak kok"
'baiklah nek..Bu suci...aku berangkat dulu ya... Assalamualaikum"
"waalaikumus salam"jawab keduanya serentak.
Setelah Indira pergi, Darmi menatap tajam pada Suciwati yang tampak menunduk.
"Akhirnya kita ketemu lagi Bu suci,"ucap Bu Darmi dengan tegas
__ADS_1
"Maafkan saya Bu..saya khilap...waktu itu saya hanya di suruh Bu..."jawab Bu suci gugup.
"kamu berbohong soal kelurga kamu yang sedang kecelakaan kan....tahu tidak!!!!apa yang sudah kamu lakukan itu...kamu memisahkan seorang anak dari ibunya...dan sekarang anak itu belum bisa menerima kehadiran ibunya lagi"