Pesona Indira

Pesona Indira
8


__ADS_3

"oh dokter Andara ya" ucap Indira tanpa beban.


"wah..dokter Indira ini..cepat sekali menerka...pasti korban ghibah perawat dan dokter jaga yang di Ruang perawatan ya"listyani memandang Indira dengan kagum.


"udah sholat isya kak"tanya Indira


"belum ini baru mau..tadi ngobrol lama sama dokter Andara..."listyani tersenyum malu


"Yakin bisa gitu ngobrol lama sama dokter Andara..kak Yani lagi mengkhayal ya...masa iya dokter Anggara se cerewet itu"

__ADS_1


"hahahaha...tahu aja nih dokter cantik dan Soleha...susah banget ya bisa ngobrol lama sama dokter paling ganteng serumah sakit Andara ini...ganteng sih tapi seperti kanebo kering"


"gak boleh ghibah kak..pamali..udah sana sholat"


"eh Ra...tadi aku lihat..dia berdiri lama loh di pintu depan kamar ini...mau ngetik pintu..gak jadi..terus mundur lagi...aku perhatikan dia sampai satu jam loh...pas dia mau naro parsel d bawah aku baru samperin...dokter Andara apa nya kamu ya"listyani lupa kalau ada batasan yang sudah dia langgar...


"kak Yani lupa ya...aku tidak suka ditanyakan masalah pribadi ya kak"


Listyani bergegas masuk kamar mandi dan mengambil wudhu

__ADS_1


setelah sholat, listyani mengambil sebuah kalung dan menciuminya.


"oh ya Ra..kamu cukup mendengarkan aku bicara saja ya Ra...jangan di komentari ya...kamu tahu gak, kenapa kalung ini sayang berharga buat aku..ini kalung peninggalan dari ibu aku Ra...waktu usia aku 20 tahun..ibu aku meninggal dunia...dia hanya berpesan...jadi dokter ya nak...biar bisa bantu orang yang tidak mampu...buat rumah sakit yang besar untuk menampung orang yang tidak mampu...ibu aku ngomong begitu...karena ibu aku gak tahu Ra..kalau BPJS itu bayar iuran tiap bulannya kali ya...mana ada rumah sakit yang menampung orang sakit tanpa dibayar...maksudnya ibuku itu kita sebagai dokter hanya dibayar dengan kata terima kasih saja gitu ya Ra...kapan dokter bisa kaya raya ya Ra..."


"bukan dibayar dengan terima kasih saja kak...di dunia ini kan memang ladangnya pahala, walaupun ada yang seperti kak Yani ucapkan...memang benar adanya bukan...di rumah sakit Andara..70% pasiennya dari kalangan menengah ke bawah ..yang punya jaminan BPJS...bayarnya pake BPJS...dan yang gak mampu pun tidak dikenakan iuran...mereka bayar seikhlasnya...apa dokter disini tidak dibayar...dibayar kak sesuai jumlah pasien yang mereka tangani...dokter yang selalu sedekah...dia bis kaya raya karena dia dari orang yang dia kasih sedekah..kalau kak Yani mau cepat kaya..harus rajin sedekah kak"


"oh yang 2,5% dari penghasilan kita itu ya Ra"


"iya kak...kakak ikhlas membantu masyarakat sekitar tanpa minta dibayar juga sudah kategori sedekah kak"

__ADS_1


"hebat ya yang punya rumah sakit ini...selalu bersedekah tanpa pernah takut hidup miskin...apakah yang punya rumah sakit ini dulunya orang yang gak punya ya Ra.. sampai dia mendedikasikan hidupnya hanya untuk membantu"


"entahlah kak...aku sih tidak terlalu yakin...tapi Allah SWT berfirman Ketika AKU membukakan satu pintu Rizki untuk umatKU, dan UmatKU membuka banyak pintu Rizki..maka AKU akan menambahkan Rizki dari arah yang mereka kehendaki,begitu kak".


__ADS_2