Pesona Indira

Pesona Indira
68


__ADS_3

"Apa kabar ra...kamu kemana saja...sudah lama aku menantikan saat seperti ini, bisa bertemu kembali setelah perpisahan waktu itu...apakah kamu sudah menikah ra???..Jika belum mau kah kamu menunggu aku...aku akan menyelesaikan pernikahan aku yang telah usai ini"Braga masih menatap indira yang hanya menunduk.


"Hah...maaf kak..aku sudah menikah"indira berharap kalau Gumilang segera datang dari kamar mandi.


pucuk dicinta ulam pun tiba...Gumilang datang dengan gagahnya, orang tidak akan menyangka kalau Gumilang hanya lah seorang pembisnis, dari postur yang tinggi dan tampan, membuat Gumilang semakin berkharisma.


"sayang..ayo..."Gumilang tersenyum membuat indira semakin bersalah.


Braga menatap tajam ke arah Gumilang yang dengan percaya dirinya menghampiri indira dan memegang pinggangnya.


"oh ya dokter Braga...kami pamit ya"ucap Gumilang sambil membawa istrinya dari hadapan Braga.

__ADS_1


Braga hanya tersenyum kecut melihat Gumilang membawa indira.


Di dalam mobil, indira hanya terdiam.


"indira mau cerita apa sama mas??"tanya Gumilang menatap indira


"cerita apa mas???"indira malah balik bertanya.


"siapa tahu ada yang mau dikeluarkan unek-uneknya"


"Aku mau cerita tapi mas dengarkan aja ya"

__ADS_1


Gumilang mengangguk sambil tersenyum.


"Waktu aku baru pertama kali masuk ke SMA Sekar Bakti, kan ada apa sih namanya unjuk kebolehan gitu dari masing-masing kegiatan Ekskul,Nah pada saat ada ekskul karate, aku kagum sama salah satu kakak kelas yang kata teman aku itu, dia kelas tiga jadi wajar kalau dia sangat terlatih dan bisa memecahkan genteng di ketinggian 7 meter, dan dia punya sabuk hitam katanya, saat dia mendarat setelah memecahkan genteng itu, saking takjubnya aku gak berkedip melihatnya, dan kami tidak sengaja bertatapan, dan tahu gak mas kalau kakak kelas itu hanya menampilkan wajah datar, sama sekali tidak tersenyum...dan setelah itu kami tidak pernah bertemu lagi, seperti di telan bumi, dari kelas satu sampai kelas tiga aku ikut karate pun aku gak pernah tuh ketemu sama kakak itu...Nah kalau soal Braga...dia kakak kelas aku di kelas dua, orangnya urakan banget, ih pokoknya gak tahu kenapa semenjak dia melihat aku di ekskul karate, perubahan perilakunya sangat drastis. pakaian sekolahnya yang selalu tidak rapih menjadi rapih, dan yang membuat geger satu sekolah itu saat dia datang tepat waktu. dan semua orang bertanya, kenapa dia jadi berubah ke arah lebih baik. setiap hari dia selalu ada di belakang aku kalau aku berangkat dan pulang sekolah, tapi sampai kemarin itu aku gak tahu kalau Braga menaruh hati padaku...dan baru tadi loh mas..aku baru tahu kalau dia suka sama gadis bercadar yang ternyata itu aku..."indira menjelaskan dengan wajah sumringah.


"Sayang tahu gak, siapa nama kakak kelas yang waktu itu memecahkan genteng di ketinggian 7 meter???"


"orang-orang manggilnya Mas Lam...waktu semuanya teriak "Ayo mas Lam" gitu..cewek-cewek juga pada histeris...dengan kulitnya yang eksotis dan wajahnya yang datar, buat aku biasa aja sih mas"jawaban indira membuat Gumilang tertawa.


"Terus kalau sekarang Mas Lam masih biasa gitu ya sayang"


"Mas aku kan udah bilang semenjak itu gak pernah ketemu lagi sama orang itu"

__ADS_1


"Masa!!!"


"iya mas...mas gum ini.."indira menoleh ke arah Gumilang yang sedang tersenyum.


__ADS_2