Pria Yang Tak Diinginkan

Pria Yang Tak Diinginkan
Bab. 7. Sudah direncanakan


__ADS_3

Rania keluar dari tempat itu dengan terburu. Rasa sakit didalam hatinya sulit untuk diceritakan. Dia mencari tempat yang tepat untuk menenangkan diri.


Gadis itu memasuki tempat makan yang ada ditepi jalan. Tempat itu sangat sederhana tetapi kebersihannya dapat dijamin. Semangkuk bakso dan segelas es teh menjadi menu pilihanny.


Dia menambahkan begitu banyak cabe halus kedalam manggkuk bakdo itu dan melahapnya dengan nikmat.


Sambil makan dia pun mulai mengingat - ngingat kejadian di tempat magangnya. Ada rasa sakit yang mendera. Tapi akhirnya dia pun mulai menyadari penyebab skenario yang terjadi diruang sang bos. Dan gadis itu pun tertawa dengan terbahak - bahaknya.


Sejak awal ditempatkan di perusahaan itu, gadis sudah menduga bahwa ada campur tangan ayahnya didalam masalah ini. Perihal perjodohan itu, dia sudah tahu sejak awal. Ayahnya sudah menyodorkan beberapa lembar foto dan biodata pria yang akan jadi calon perjodohan itu.


Tapi sejak biodata dan foto itu diterima, segalanya berjalan seperti biasanya. Tidak ada satu orang pria pun yang menelponnya atau datang mencarinya untuk mencaritahu tentangnya.


Tiga bulan waktu berjalan tanpa gangguan apapun, Rania sudah merasa sangat lega.

__ADS_1


Sampai pada saat datang waktu dia akan magang, gadis itu pun keheranan karena dia meminta untuk magang ditempat lain, tapi yang terjadi jauh dari yang diharapkan.


Gadis itu pun mulai menyelediki tempat magangnya yang menurutnya, nama tempat itu sangat familiar. Dan akhirnya Rania tahu bahwa itu adalah perusahaan tempat kerja pria yang dijodohkan dengannya. Dan pria itu adalah direktur diperusahaan itu.


Gadis itu pun mulai menyusun rencana agar pria yang dijodohkan dengannya itu tidak akan tertarik dengannya. Berpakaian sederhana, dan segala yang berbau sederhana adalah bagian dari rencananya.


Gadis itu tidak menyangka bahwa hasil dari skenario yang dia mainkan menuai hasil yang diluar dugaan. Pria itu bukan hanya tidak tertarik padanya, tapi dengan sikapnya tadi menunjukan bahwa pria itu sangat membencinya dan ingin segera mendepaknya untuk keluar dari perusahaan itu.


*****


Hari berikutnya, Rania terlihat memasuki sebuah gedung perusahaan baru. Perusahaan itu adalah salah satu perusahan sahabat masak kecilnnya. Setelah kejadian ditempat maganya yang lama, gadis itu menghubungi sahabatnya untuk menapungnnya diperusahaan miliknya. Dia menjelaskan bahwa ditempat magannya yang lama telah terjadi sesuatu yang membuatnya tidak nyaman sehingga dia haru pindah.


Rambut panjangnya tidak disanggul lagi tapi dia membiarkannya tergerai. Rambutnya itu sangat lembut sehingga ketika dia menundukan kepalanya, semua rambut itu akan menutupi sebagian wajahnya.

__ADS_1


Rok pendek lima jari diatas lutut, kemeja merah yang pas melekat ditubunya membuat dia terkesan sangat seksi dan elegan. Memang dasarnya sudah cantik sejak lahir, maka ditambah sedikit riasan maka semua tampak menjadi luar biasa.


Rania memasuki perusahaan itu dengan penuh percaya diri. Wajah - wajah karyawan dierusahaan itu nampak sekali kekaguman kepadanya.


Sahabat kecilnya yang sejak tadi menunggunya, langsung menggandeng tangannya dan mengantarnya masuk keruangan kerjanya yang baru.


Rania merasa sangat beruntung memiliki sahabat seperti itu. Mereka bersahabat dari kecil. Sahabat sekaligus teman curhat, teman jalan - jalan. Karena sampai saat ini Rania tidak pernah berurusan dengan yang namanya kekasih.


*****


Pembaca yang budiman, terimakasih banyak saya haturkan karena sudi membaca cerita ini.


Sebagai pemula, saya akui, tulisa ini masih banyak kekurangannya. !

__ADS_1


🐾🐾🐾


__ADS_2