Queen Of Life

Queen Of Life
Satus


__ADS_3

H A P P Y R E A D I N G


.


.


.


Jika orang lain melihatnya seperti ini, sudah pasti ia di sebut gila!


***


Hari berikutnya~


Ana adalah orang yang pertama terbangun. Selama mereka tertidur, topeng dan jubah, mereka lepaskan karena rumah es itu telah di berikan array pelindung.


Jadi selagi mereka berada di dalam, tidak ada seorang pun yang dapat melihat keadaan atau kondisi mereka.


Ana membersihkan dirinya dengan element nya sebelum menggunakan topeng dan jubahnya.


Kemudian ia membangunkan teman teman nya dengan menghilangkan rasa hangat di dalam rumah es.


Ya walaupun mereka telah memakan pil dari Ana, itu hanya bertahan selama 1 hari.


Ketika mereka merasa dingin, mereka terbangun dengan wajah pucat. Bukan nya kasihan, Ana malah tertawa melihat wajah pucat mereka.


"Hahah!! Maaf maaf! Aku sengaja hahaha!!"Ana berkata yang di selingi oleh tawa geli.


"Ana!!" Teriak mereka bersamaan dengan menggigil.


Ana menggeleng berusia meredakan tawanya. Lalu tangannya yang ramping memberikan beberapa pil pada mereka.


Setelah mereka rapi dan lengkap, keempat nya keluar dari rumah es satu per satu.


Hari masih sangat pagi. Bahkan matahari belum terlihat sama sekali.


Di luar, mereka menatap ke gubuk yang berada di samping mereka. Gubuk itu tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Karena sekelompok orang itu berjumlah hingga belasan.

__ADS_1


"Hancurkan!"Ucap Ana pada orang di sebelahnya.


Shilin menghancurkan rumah es yang di buat oleh Ana dengan satu tangan.


"Ayo!" Ana kembali bersuara dan berjalan di lautan salju.


"Dalam peta, seharusnya kita berjalan lurus dan setelah nya kita akan melewati sebuah goa." Ucap Jingmi seraya memegang peta dan melihatnya dengan teliti.


"Jangan percaya pada peta itu. Aku telah mengamati peta itu semalam, peta yang kau bawa itu hanyalah peta kadaluarsa," Ana terkekeh.


"Maksudnya, peta itu adalah peta dari seratus tahun lalu. Kau kira pegunungan salju ini tidak mengalami perubahan? Dasar bodoh!" Sambung Ana menggelengkan kepala.


"Apa!"Ketiganya berseru kaget.


"Lalu bagaimana kita bisa sampai di sana?"Ucap Jiao mendengus.


"Percaya atau tidak, kalian hanya perlu mengikuti ku."Jawab Ana.


"Tentu saja!"


Ana mulai memimpin jalan dan dia merasakan bunga itu berada di sebelah utara. Mereka berjalan dengan santai tanpa terburu buru.


Saat ini memang sudah tidak pagi lagi. Mungkin sekitar pukul 10 pagi.


"Siapa kalian!!"Ucap seorang pria kekar dengan wajah jutek-- eh salah maksudnya dengan wajah sangar.


Pria itu bersama dengan sekelompok orang yang rupanya ingin habis di tangan keempat nya.


"Hei kalian ku tantang! berani tidak?"Tanya Ana pelan pada teman teman nya.


"Jika berhasil, aku akan memberi kalian beberapa bungkus kopi susu." Bisik Ana menyeringai.


Ia tahu teman teman nya paling suka dengan kopi susu.


"Siapa takut!"tegas mereka dengan berbisik.


"Hehe.. Jika kalian bisa mengalahkan mereka selama 5 detik tanpa mengeluarkan energi qi maka Selusin kopi susu untuk kalian." Ana tersenyum melihat mereka bersemangat.

__ADS_1


"Ya!"


"Apa yang kalian bicarakan?!! pergilah dari sini dan jangan kembali!! Jika tidak, kami akan membuat kalian menyesal!" Ucap pria itu dengan dagu terangkat.


Dia adalah seorang pendekar yang pergi bersama beberapa ahli dan orang jenius lainnya.


Pada dasarnya ia bukanlah yang terlemah di kelompok nya. Melainkan yang terkuat.


Ana dan teman teman nya tersenyum mengejek. Menyesal apanya! Mereka lah yang akan menyesal pada akhirnya!


Jika mereka tahu mereka di jadikan barang taruhan, pasti mereka akan memutahkan seteguk darah.


"Oh jika kami tidak mau pergi?" Ucap Ana bermain main.


Sudah lama ia tidak bergerak dan mencoba beberapa pukulan. Uh sekelompok orang ini benar benar akan di jadikan samsak oleh keempat nya, pikir para Spirit Beast Ana.


"Kau!!"Pria itu menggeram dan membuat kode untuk mengepung.


Ana tersenyum senang.


"Satu.. dua.. mulai!!" Ucap Ana.


*


*


*


Oke semua~


Thor cuma mau bilang, kalian pasti taulah ya dikebanyakan cerita lain kalo orang yang bisa kultivasi tuh bisa tidak makan maupun istirahat selagi masih memiliki energi alam.


Nah kalo di cerita thor, thor buatnya mereka kek orang biasa yang membutuhkan makan, minum dan lainnya.


Udah itu aja yang mau Thor sampein😅


Jangan lupa tinggalkan jejak~

__ADS_1


Selamat membaca~


SEE YOUUU👋


__ADS_2