Queen Of Life

Queen Of Life
Telusongo


__ADS_3

H A P P Y R E A D I N G


.


.


.


.


Mereka berenam terkejut dengan hukuman yang diberikan oleh Tuan mereka ini. Yah bisa dibilang mereka berenam ini terlalu dimanja oleh Tasya.


"Emmm Queen boleh kah hanya memakan lima buah saja?" tanya Blue memohon.


"Makan atau kalian akan aku kurung di penjara jiwa selama dua minggu" ucap Tasya tegas namun dia dengan susah payah menahan tawanya agar tidak menyembur keluar dan membuatnya terlihat sangat konyol.


Hey coba pikirkan bagaimana jika seorang Tasya yang agung ini kehilangan harga dirinya karena tertawa dengan tidak elite nya.


"Baik baik kami akan memakannya" ucap Felix cepat.


Mereka pun mulai memakan cabai cabai itu dengan wajah yang masam dan ngeri. Mereka memasukkan satu persatu cabai lalu mengunyahnya dengan cepat dan langsung menelannya.

__ADS_1


"Tidak boleh minum sebelum cabai cabai itu habis" ucap Tasya saat Black mencoba mengambil minum di depan Tasya.


"Hahhh Queen kau sangat kejam"ucap Yuan kepedesan hingga bibirnya menjadi merah.


"Cepat habiskan dan kalian akan cepat minum" ucap Tasya mengerutkan bibirnya menahan tawa.


'Hahah aku ingin memvideo mereka hahah' batin Tasya lalu mengeluarkan ponsel dari dalam ruang dimensinya dan mulai memvideo aksi mereka yang sedang memakan cabai.


Mereka tidak menyadari jika Tasya memvideo mereka karena sibuk dengan cabai didepan mereka.


"Haahhh Queen aku sudah selesaiii boleh aku minum?"tanya White dengan air matanya yang mengalir.


"Ya" ucap Tasya lalu dan menyembunyikan ponselnya.


"Jangan habiskan hahh air nya aku juga ingin" seru Felix setelah memakan cabai terakhirnya.


'Bodoh sekali mereka, mengapa tidak meminum air surgawi saja? sungguh!! mengapa aku mempunyai Spirit Beast yang sangat sangat bodoh?!!' batin Tasya merutuki kebodohan mereka.


"Kalian sudah selesai kan? aku kekamar dulu, dan jangan ulangi perbuatan kalian yang seperti itu lagi" ucap Tasya seraya menuju ke kamarnya untuk mengistirahatkan tubuhnya.


Sedangkan mereka tidak ada yang mendengarkan ucapan dari Tasya dan malah sibuk dengan rasa pedas yang mereka rasakan saat ini. Coba saja bayangkan ada yang telah menceburkan dirinya di kolam renang, ada yang masuk lemari es dan ada juga yang menyiram dirinya dengan air untuk menyiram tanaman.

__ADS_1


Sungguh!! jika ada yang mengetahui betapa konyol nya yang orang sebut sebagai hewan suci, hewan legenda dan juga tongkat sihir yang hanya satu didunia itu.


Mungkin orang tidak akan mempercayainya jika tidak melihatnya dengan mata kepalanya sendiri. Pasalnya mereka itu sangat di agung kan oleh rakyat dan juga sangat ditakuti oleh mereka para rakyat hingga kaisar sekalipun.


Sedangkan Tasya dikamar nya yang melihat mereka dengan hebohnya itu melalui CCTV malah tertawa terpingkal pingkal di atas ranjangnya.


Untung saja mereka yang terpilih kecuali Tasya telah tertidur dari tadi karena sangat lelah berlatih.


"Hahahah mungkin jika aku jadikan film dan di tayangkan di depan mereka akan sangat menyenangkan kan hahahahh" ucap Tasya seraya tertawa lepas.


Tanpa disadari olehnya, seorang pemuda dengan topeng setengah wajah walaupun begitu masih terlihat sangat tampan dari mata yang berwarna biru laut dan bibirnya yang tipis itu juga kulit nya yang putih dengan memakai jubah ungunya.


Pemuda itu tersenyum tipis saat melihat Tasya yang tertawa lepas. Menurut nya Tasya yang seperti itu lebih dari kata cantik dari pada dengan wajah datar dan dinginnya.


"Aku akan selalu menjaga tawamu dan senyuman mu itu apapun yang terjadi nantinya"ucap Pria itu tersenyum tipis.


Sedangkan bawahan dari pria itu dari tadi hanya melihat junjungan nya yang sedang tersenyum tipis dan mengucapkan kata kata yang tidak pernah diucapkan oleh junjungan nya itu.


'Aku takut Tuan akan gila setelah ini.. sejak kapan tuan bisa tersenyum walaupun tipis dan juga jangan lupakan mengapa tuan bisa berkata dengan panjang? apakah akan segera kiamat?' batin bawahan pria itu.


"Kembali" ucap pria itu pada bawahannya lalu menghilang bersamaan tanpa jejak seperti tak ada orang yang pernah berada disana.

__ADS_1


Tasya di tempat tidurnya mencoba tenang lalu menutup laptop untuk melihat CCTV tadi dan mulai mengistirahatkan tubuhnya diranjangnya..


__ADS_2