
H A P P Y R E A D I N G
.
.
.
.
"Hah.. hahhh capek, istirahat dulu La"ucap Tasya ngos ngosan. Walapun mereka berlarian kesana kemari, tapi mereka tidak menggunakan energi Qi nya sama sekali.
"Huhh.. iyaaa aku juga"ucap Amel.
Keduanya terduduk di tanah dan Tasya meletakkan kepala nya pada paha Amel. Itu sudah biasa mereka lakukan saat di zaman modern. Walapun mereka bukanlah saudara kandung, tapi mereka menganggap hubungan darah itu tidak penting dalam persahabatan mereka. Yang terpenting adalah rasa tulus.
****
Sedangkan teman temannya dan juga Liu Yaoshan sedang dalam keadaan canggung. Apalagi sikap Liu Yaoshan yang jauh lebih dingin dari pada Shilin dan Rey.
"Ehemm!! jadi kau siapa nya Tata?"tanya Jiao.
"Ada hubungan apa kau dengan adikku"ucap Rey dingin.
Liu Yaoshan menaikkan sebelah alis nya.
__ADS_1
"Suaminya"ucap Liu Yaoshan singkat, padat dan jelas.
"Suami?"gumam ke tujuh orang itu tak percaya.
"Omong kosong!"ucap Rey tak percaya.
"Sejak kapan kau menjadi suaminya? Kurasa dia tak pernah bilang jika mempunyai suami. Jangan kan suami, dia bahkan tidak pernah dekat dengan seorang pria"ucap Jiao heran.
Liu Yaoshan hanya mengangkat bahunya acuh. Dia sangat malas untuk menjelaskan pada mereka semua, biarlah Istri kecilnya saja yang menjelaskan nya.
'Jadi dia saudara kembar Istri ku?' batin Liu Yaoshan menatap wajah Rey dengan lekat.
Dia berfikir jika Tasya lumayan mirip dengan Rey. Rey adalah Tasya versi laki laki. Yah dia juga berharap jika kembar an Istrinya ini orang baik.
"Ada apa?" tanya Amel saat ia dan Tasya sampai di sana. Dan melihat keadaan yang dipenuhi aura dingin.
"Yah, apa kalian bisa berenang?"tanya Tasya pada teman temannya.
"Bisa, kenapa?"ucap mereka serentak kecuali Liu Yaoshan dan Amel.
"Hari ini kita akan berlatih di dalam air"ucap Tasya santai.
Mereka semua terkejut dengan apa yang dikatakan Tasya, mereka saja sudah cukup kesulitan saat berlatih seperti biasa. Dan sekarang mereka akan berlatih di dalam air? Kesulitan nya pasti lebih banyak dari yang biasa. Pikir mereka.
Sedangkan Liu Yaoshan hanya mengerutkan kening nya. Latihan macam apa yang dilakukan di dalam air? Cara latihan yang di katakan Istri nya ini sangat aneh. Bagaimana bisa berlatih dalam air? Untuk menahan nafas beberapa menit saja sangat sulit.
__ADS_1
"Latihan dalam air? Kau gila ya?!!"ucap Amel menjitak kepala Tasya. Dan di hadiahi tatapan tajam oleh Liu Yaoshan.
"Maaf maaf"ucap Amel pada Liu Yaoshan. Amel sudah tahu jika Pria ini adalah Suami Tasya karena dia juga sering di datangi oleh suami nya dari kehidupan pertama.
"Kalian memiliki energi Qi, jika tidak dimanfaatkan lalu untuk apa?"ucap Tasya bersandar di pohon.
"Sudahlah jangan buang waktu, akan aku ajarkan bagaimana cara bernafas dalam air"ucap Tasya.
Kemudian ia turun ke danau yang sempat di cegah oleh Liu Yaoshan. Semua mengikuti Tasya kecuali Liu Yaoshan yang hanya menonton cara Istri kecilnya melatih teman temannya.
Tasya dengan serius menjelaskan bagaimana mereka bernafas di dalam air menggunakan energi Qi. Saat dirasa semua memahami apa yang ia katakan, Tasya mencontoh kan cara itu untuk mereka.
"Perhatikan dengan baik! aku hanya akan mencontoh kan nya satu kali saja"ucap Tasya.
"Baik!!"ucap mereka serius.
Tasya berkonsentrasi dan mengalirkan energi Qi nya kesekeliling tubuhnya hingga terbentuk lah lingkaran Qi yang hampir sama dengan array pelindung. Bedanya, lingkaran Qi membentuk seperti gelembung besar yang di dalam nya ada Tasya.
"Dengan gelembung ini, kalian bisa bernafas di dalam air. Kalian bisa menyentuh apapun yang berada di luar gelembung. Tapi yang diluar tak bisa menyentuh apa yang ada di dalam gelembung. Sekarang cobalah!"ucap Tasya menghilangkan gelembung nya. Namun ia masih berendam dalam air danau.
Mereka mulai mencobanya, akan tetapi itu tidak lah semudah yang mereka pikirkan. Mereka telah mencobanya berkali kali namun tetap saja gagal. Menurut mereka, semua latihan dan ilmu yang diberikan Tasya pada mereka bukanlah hal yang mudah namun itu sangat sangat bermanfaat untuk mereka semua.
"Konsentrasi!! jangan memikirkan hal lainnya dulu!"ucap Tasya keras.
"Jangan mudah menyerah! orang yang mudah menyerah bukanlah orang yang kukenal"ucap Tasya dingin.
__ADS_1
Untuk Liu Yaoshan, ini adalah pertama kalinya ia melihat Tasya yang dingin. Karena dulu saat kehidupan pertama Tasya, ia begitu lembut, penyayang, sabar dan sangat baik. Akan tetapi semua berubah, Tasya memiliki sisi lainnya dalam sekejap. Tapi ia tidak peduli itu, yang terpenting Istri kecilnya telah kembali padanya.