Queen Of Life

Queen Of Life
Pitongpuloh


__ADS_3

《HAPPY READING》


.


.


.


.


Hari ini Tasya memutuskan untuk melatih cara bernafas di dalam air saja, dan besok baru lah mereka akan berlatih di dalam air.


Kini Tasya dan teman teman nya telah selesai berlatih, yah mereka telah bisa bernafas dalam air walaupun membutuh kan waktu yang cukup lama.


Tasya dan yang lain belum makan siang sama sekali karena mereka semua harus bisa hari ini juga. Jadi mereka akan makan siang setelah semua nya bisa bernafas dalam air.


"Baiklah, hari sudah sore dan kalian telah bisa dengan apa yang aku ajarkan hari ini. Sekarang mari kita makan"seru Tasya.


Semua teman teman nya menghela nafas lega. Itu karena mereka sudah sangat lapar. Untung mereka tidak masuk angin karena menggunakan energi Qi.


"Lelah?"tanya Liu Yaoshan pada Tasya.

__ADS_1


"Emm"ucap Tasya mengangguk.


"Mau ku gendong?"tanya Liu Yaoshan seraya mengelus kepala Tasya lembut.


Tasya hanya menggeleng, namun Liu Yaoshan tersenyum kemudian menggendong Tasya seperti bayi. Teman teman nya yang melihat itu ternganga. Bukan kah tadi dia sangat dingin dan acuh tak acuh? Tapi sekarang dia bersikap lembut.


Rey yang melihat itu ingin protes, tapi ia tahan karena Tasya juga tak menolak atas perlakuan Liu Yaoshan.


Mereka semua menuju ke rumah makan setelah mengering kan tubuh yang basah kuyup. Tasya yang merasa malu pun menyembunyi kan wajah nya di dada bidang Liu Yaoshan.


Saat sampai di rumah makan, mereka langsung memesan ruangan pribadi agar tidak terganggu.


Saat mereka masuk, mereka telah menjadi pusat perhatian pengunjung lain karena mereka yang berjubah dan satu orang pria yang memakai topeng silver menggendong tubuh seorang gadis. Membuat para pengunjung penasaran.


"Adik! bisa kau jelaskan?"tanya Rey datar.


"Owh? jelaskan apa?"tanya Tasya dengan wajah polos nya.


"Siapa dia? Dan apa hubungan mu dengan dia?"tanya Rey.


"Owh! aku hampir lupa mengenal kan nya pada kalian. Dia Liu Yaoshan dan dia adalah Suami ku..."ucap Tasya memperkenal kan.

__ADS_1


Kemudian ia menjelaskan semua nya tentang Liu Yaoshan. Dan kapan mereka menikah. Teman teman nya mengangguk paham. Namun Rey malah cemberut karena pasti ia akan tersingkir kan oleh Liu Yaoshan. Dia tidak ingin Adik kesayangan nya tidak memperhatikan nya lagi.


"Kak Rey kenapa?"tanya Tasya mengangkat sebelah alis nya bingung dengan ekspresi kembaran nya ini.


"Tidak ada"ucap Rey.


"Kau ini! pasti dia tidak ingin lah jika adik kesayangan nya di ambil alih oleh orang lain"ucap Amel.


"Owhhhhh.. tenang saja Kak, tidak perlu khawatir. Semua akan berjalan seperti biasa walau Liu Yaoshan ada di sini"ucap Tasya tersenyum manis.


"Kau sudah memberi tahu Ayah?"tanya Rey pada Tasya.


"Belum, kapan kapan saja beri tahu Ayah. Aku malas"ucap Tasya dengan ekspresi malas nya.


Teman teman nya memutar bola matanya malas dengan alasan Tasya. Beberapa waktu kemudian Makanan yang mereka pesan datang dan tanpa aba aba mereka langsung melahap nya.


Ah jangan lupakan dua orang yang sedang bersuap suapan dengan senyuman lembut. Kedua orang itu tidak peduli dengan orang sekitar nya yang kesal.


"Dunia berasa milik berdua ya!! yang laen mah ngontrak!"ucap Amel dengan bahasa dari zaman modern.


"Apasih! ganggu aja"ucap Tasya melanjutkan makan. Dia sangat rindu di suapi oleh Liu Yaoshan.

__ADS_1


"Sudah, makanlah dulu. Jangan berbicara"ucap Liu Yaoshan mengelap bibir Tasya karena ada nasi yang nyangkut:'v.


__ADS_2