Queen Of Life

Queen Of Life
Rongpuloh


__ADS_3

Happy reading **


.


.


.


.


.


.


"kakak terimalah telah menolong ku"ucap anak itu lalu berdiri


"ya, dimana rumah mu? aku akan mengantarkanmu pulang" tanya Tasya seraya menggendong anak itu dan mengembalikan ke rumahnya.


______________________________________________________________________》》》》


Keesokan harinya**


Pagi pun tiba. Mereka ber lima sekarang telah berada di tempat duduk penonton seraya berbincang bincang.


"apa kau akan bertanding?" tanya Jingmi pada Quon.


"ya aku hanya perlu menunggu giliran ku" ucap nya santai walaupun dia takut dalam hatinya.


"mengapa kau sangat santai? kau itu masih lemah, seharusnya kau berlatih lebih keras lagi" ucap Jiao


"hei kau juga sangat lemah, jangan mengejek ku huh" ucap Quon kesal.


"ya tapi aku lebih kuat dari dirimu wleek" ucap Jiao seraya menjulurkan lidah nya.


"kau.."


"kalian berhenti bertengkar atau aku akan menghukum kalian" ucap Tasya dingin.


"baik" ucap mereka lalu menutup mulut mereka dengan telapak tangan.


"aku akan menjemput teman kita yang lain dulu" ucap Tasya lalu menghilang.


Tasya saat ini sedang berada di depan seorang gadis yang sedang ditindas di tempat paling ujung.

__ADS_1


"hei kalian sedang apa?" ucap Tasya seraya mendekat.


"siapa kau" ucap salah satu dari mereka.


"pergilah jika kau masih berada disini maka kami juga akan membunuh mu" ucap gadis yang lainnya.


"oh? begitukah? jika kalian bisa maka lakukanlah" ucap Tasya datar.


"aku akan membunuhmu!!" ucap salah satunya lalu mereka pun menyerang Tasya dengan brutal tetapi sebelum serangan itu sampai, Tasya telah menghilang dan muncul di belakang mereka lalu tanpa aba aba Tasya melemparkan element apinya, api yang Tasya miliki dapat membakar orang dengan hanya beberapa menit.


"apa kau tak apa?" tanya Tasya saat melihat gadis itu berdiri dengan susah payah.


"Aku tidak apa, terimakasih telah membantuku" ucap nya menunduk.


"hm ikutlah bersamaku" ucap Tasya


"tapi.."


"apa? aku tahu mereka adalah kakak kakak mu. dan kau sekarang tak memiliki keluarga lagi setelah aku membakar mereka" ucap Tasya dingin.


"percayalah padaku aku akan membuat mu kuat sehingga bisa melindungi dirimu sendiri dan maaf karena telah membunuh kakak mu" ucap Tasya.


"tidak apa, mereka pantas mendapatkan itu dan aku akan ikut bersama mu aku juga percaya padamu" ucapnya lalu Tasya memegang tangan gadis itu dan berteleport ke tempat teman teman nya.


"eh kita dapat teman baru, siapa namamu?" tanya Jiao.


"namaku adalah Yihua" ucap Yihua dengan senyum manisnya.


"mel lo bawa kesini orang yang bernama Shaosheng dia ada di ruang kesehatan. dan gw mau cari yang satunya lagi" ucap Tasya dan berteleport ke seorang yang sedang duduk di kursi penonton dengan aura gelapnya.


"hei apa kau mau ikut dengan ku?" tanya Tasya yang hanya dibalas dengan mengangkat sebelah alis nya.


"kau itu pengembara yang tak punya tujuan kan? jadi aku berbaik hati ingin mengajakmu bergabung dengan kami" ucap Tasya dengan sok kenal.


"aku tak mengenal mu" ucap nya dingin.


"terserahmu saja aku sudah bersikap seperti ini kepada orang asing itu sangat langka lohh. Apa kau yakin?" ucap Tasya dengan senyum manisnya.


"..."


"haiisss kau menyebalkan" ucap Tasya lalu membawanya ke teman teman nya.


Di tempat lain

__ADS_1


"haiii apakah kau sendiri?" ucap Amel yang baru saja muncul membuat orang itu terkejut.


"Siapa kau?" tanyanya


"aku? nanti juga tahu, kau sudah tidak apa apa kan?" tanya Amel


"tidak, aku akan kembali ke asrama" ucapnya seraya berdiri.


"tunggu ikutlah aku, kau akan mempunyai banyak teman dari pada kau selalu dikejar pembunuh bayaran yang mengincar kekuatan mu, ikutlah aku" ucap Amel. Memang Amel telah diberi tahu oleh Tasya tentang Shaosheng.


"baiklah aku percaya padamu" ucapnya.


Amel hanya tersenyum menanggapi itu dan segera membawa Shaosheng ke teman temannya dengan teleport.


"Holla Amel yang cantik ini datang bersama teman baru~" ucap Amel muncul bersamaan dengan Tasya.


"eh kalian membawa teman baru lagi?" tanya Quon.


"ya yang datang bersamaku adalah Shaosheng" ucap Amel memperkenalkan.


"dan yang datang bersama Tasya siapa?" tanya jingmi


"tanya saja sendiri" ucap Tasya ketus.


"hei kenapa kau bicara ketus" ucap jingmi.


"tak apa kalian berkenalan lah. kita akan menjadi teman sekaligus keluarga" ucap Tasya seraya duduk di tempatnya. Merekapun saling berkenalan dan menjadi akrab kurang dari sehari. kecuali Shilin, orang yang datang bersama Tasya tadi yang sangat dingin.


.


.


.


.


.


.


**Eps 20 selesai


Jan lupa like komen dan Vote yo..

__ADS_1


See you👋😉**


__ADS_2