
H A P P Y R E A D I N G
.
.
.
.
"Kau tidak bermimpi bocah!"seru Sky dalam pikiran Tasya.
"Hmm"
"Eh? ini sudah sore?"tanya nya entah pada siapa.
"Hmm kau bisa lihat sendiri kan?"ucap Sky ketus.
"Ya ya ya terserah mu saja"ucap Tasya memutar bola matanya malas.
"Eh siapa mereka?"gumam nya saat melihat sekelompok orang berbaju serba hitam dengan tato api yang berwarna merah membara.
"Apakah mereka pembunuh bayaran? tapi mengapa bisa masuk ke hutan ini? bukan kah hutan ini telah dijaga para Tetua dan Senior?"gumam nya lagi.
Tasya mulai berjalan mengendap endap ke arah sekelompok orang itu agar tidak diketahui.
"Dasar bodoh!! mengapa kau mengendap? lalu apa gunanya kekuatan mu itu?!"
"Oh iya aku lupa"ucap Tasya menepuk kening nya.
__ADS_1
Ia mulai menghilangkan aura nya dan berjalan santai tanpa suara. Sampai di belakang sekelompok orang itu, Tasya berhenti dan menatap mereka yang sedang mengawasi seseorang.
Tasya melihat ke arah pandangan sekelompok orang itu tuju. Betapa terkejut nya dia saat mendapati Pangeran ke lima dari Kekaisaran Liu ya itu adalah adik dari Pangeran ketiga yang melamar nya.
'Uhh rupanya mereka mengincar Pangeran ke lima?'
"Apa kau tidak ingin menolong nya? mengingat kau dan dia dari Kekaisaran yang sama"
'Sudah lah jangan cerewet! kita lihat sekuat apa dia, setahu ku dia adalah Pangeran yang tidak bisa berkultivasi. Kita lihat dia benar benar sampah atau hanya berpura pura' Tasya menyeringai.
"Aku sangat terkejut kau rupanya tidak punya belas kasihan sedikitpun"ucap Sky sinis.
'Kubilang jangan cerewet!!'
Disisi lain
Pangeran ke lima merasa jika dia sedang diikuti oleh seseorang. Dia memenangkan seleksi pertama hanya menggunakan beladiri sama seperti Tasya dan teman temannya.
Pangeran ke lima mulai mengeluarkan pedang nya dan bersikap waspada. Tak lama kemudian sekelompok orang yang berjumlah puluhan itu mulai menyerang Pangeran ke lima.
Dentingan pedang terdengar sangat nyaring di telinga orang yang melihat nya, ya hanya Tasya lah yang melihat. Tidak ada orang lagi selain mereka.
Pangeran ke lima melawan mereka dengan sesekali akan terkena goresan.
'Hei Sky coba tebak siapa yang akan menang'
"Tentu saja sekelompok orang itu! bagaimana mungkin orang yang tidak memiliki kultivasi bisa mengalahkan puluhan orang dengan hanya ilmu beladiri? sedangkan puluhan orang itu berada di level 5"
'Heh kau sangat yakin ya? kita tunggu siapa yang akan menang pada akhir nya'
__ADS_1
Pangeran ke lima sekarang ini sudah jauh dari kata baik. Sangat berantakan dan banyak darah yang keluar dari luka nya. Namun itu hanya goresan goresan ringan. Orang orang yang menyerang Pangeran ke lima sekarang hanya menyisakan sang ketua dan 10 orang anggota nya.
'Ini sangat menyebalkan, aku hanya bisa menggunakan beladiri level rendah dan sekarang sama sekali tidak bisa menggunakan qi' batin Pangeran ke lima.
'Heh seorang yang bisa menyembunyi kan aura tanpa aku sadari menatap kejadian berdarah ini dengan tenang dan santai? ingin tahu rahasia ku? coba saja jika bisa' batin Pangeran Ke lima tersenyum miring.
Dengan cepat Pangeran ke lima mengalahkan mereka dengan telak.
'Sky kau lihat itu? kau belajar apa dari kejadian ini' batin Tasya menyeringai.
"Huh baru kali ini aku di ajari oleh bocah seperti mu. Bahkan Pemilik ku sebelumnya saja sangat menghormati ku!"ucap Sky kesal.
'Cerewet!! jawab saja kau belajar apa dari kejadian ini?!!" dirinya sangat kesal mempunyai Pedang yang cerewet.
"Huh!! seseorang tidak bisa dinilai hanya dari sampul nya saja" ucap Sky singkat.
'Haihh terlalu pendek!! sudahlah kita pergi saja, yang terpenting kau sudah tahu maksudku tadi'
Tasya berbalik dan akan meninggal kan tempat itu,namun..
"Hehh!! sudah puas menonton dan akan pergi?"Suara seseorang dari belakang nya.
"Eh? Pangeran sedang apa disini?"tanya Tasya kikuk.
"Aku yang seharusnya bertanya pada mu, sedang apa kau disini Nona bertopeng?"tanya nya tersenyum.
"Pangeran ke lima ini sangat hebat hingga bisa mengenaliku sebagai seorang Nona"ucap Tasya datar.
"Ah dan satu lagi, Pangeran sangat hebat bisa menyembunyikan kultivasi dan level beladiri Pangeran dari semua orang"ucap Tasya tersenyum miring.
__ADS_1
"Kau?!"
"Ya aku tahu semua nya, dan kau juga dari dunia atas kan? kau kemari juga bertujuan untuk mengetahui tentang portal itu, aku tahu Pangeran" ucap Tasya.