Queen Of Life

Queen Of Life
PitongpulohPitu


__ADS_3

H A P P Y R E A D I N G


.


.


.


.


Liu Yaoshan dengan cepat berlari untuk mengejar Tasya.


"Istri! tunggu aku"seru Liu Yaoshan seraya berlari.


Setelah sampai didepan Tasya, Liu Yaoshan langsung menarik salah satu tangan Tasya. Kemudian ia meletakkan batu roh kristal itu.


"Oh? kristal Spirit Beast? terimakasih Shan Shan.. aku lupa mengambilnya tadi"ucap Tasya tersenyum manis.


"Iya.. apakah aku akan mendapat pelukan?"tanya Liu Yaoshan berharap.


Tasya memandang wajah Pria di depan nya ini dengan pandangan sulit diartikan. Entah apa yang di pikirkan oleh nya. Pandangan nya jatuh pada giok hijau yang tergantung di pinggang Liu Yaoshan.


"Tidak.. bukankah giok itu telah aku hancurkan dulu? Mengapa masih ada sampai saat ini? Apa kau berniat untuk mengambil istri lagi hah?!!"ucap Tasya dengan wajah menahan amarah.


Bagaimana tidak? Giok itu adalah giok pertunangan Liu Yaoshan dengan sepupu nya. Giok itu telah di hancurkan oleh nya karena merasa marah. Tapi sekarang giok itu malah tergantung dengan indah nya pada pinggang Liu Yaoshan.

__ADS_1


"Apa kau ingin menghianati aku lagi hah?!!"tanya Tasya yang lebih ke pernyataan.


Dulu ketika ia dan Liu Yaoshan menjadi sepasang kekasih, dengan tak tahu malu nya Liu Yaoshan mengatakan jika ia terpaksa bertunangan dengan sepupunya. Ia begitu marah hingga menghancurkan giok itu dan memukul Liu Yaoshan habis habisan.


Liu Yaoshan tanpa sadar melirik kearah pinggang nya yang terdapat giok yang sangat ia kenal. Bagaimana bisa ia bisa membawa giok itu yang akan mendatangkan kemarahan dari istri nya itu?


"Tidak Istri! aku tak pernah berfikir untuk menghianati mu.. ini.. ini aku tidak tahu mengapa giok ini berada di sini"ucap Liu Yaoshan berusaha menjelaskan.


"Bagaimana bisa giok itu ada disini jika kau tidak membawa nya hah?! biar ku tebak, kau memperbaiki nya saat itu dan kau selalu menyimpan nya agar kau selalu terhubung dengan sepupu ku kan?.."


"..Tak kusangka kau begitu mencintai nya. Dan apakah cinta mu terhadapku itu hanya palsu? LELUCON MACAM APA YANG SEDANG KAU LAKUKAN HAH?!!!"ucap Tasya mengeluarkan seluruh aura nya. Sungguh! ia sangat marah kali ini.


"Benar benar membuatku kecewa"ucap Tasya sangat pelan namun Liu Yaoshan masih dapat mendengar nya.


"Terserah, kau kembalilah sana jangan mengganggu ku"ucap Tasya pelan lalu masuk ke ruang dimensi nya.


Tanpa kedua nya sadari, seorang pria tua menyaksikan semua itu di sebuah air kolam yang sangat jernih. Pria itu menyeringai melihat kedua orang itu. Di sampingnya juga terdapat seorang wanita cantik yang sedang tersenyum penuh kemenangan.


Liu Yaoshan menggeram marah. Ia tahu pasti yang berbuat ini adalah 'orang itu'. Aura nya mendingin saat merasakan sedang diawasi oleh pihak lain. Sangat dingin hingga tumbuhan tumbuhan disekitarnya membeku.


"Arghh sial! akan kubuat kalian merasakan neraka dunia"gumam nya marah.


Sedangkan Tasya saat ini sedang menghancurkan semua barang yang ada di dalam Mansion utama. Spirit Beast miliknya tidak ingin membuat suasana menjadi lebih buruk lagi jadi mereka hanya menyaksikan semua yang dilakukan Tasya dalam diam.


Setelah ia tenang, ia mengepalkan tangannya kuat. Bisa bisa nya suami nya menghianati nya. Dia tidak percaya akan hal itu namun ia telah terlanjur emosi. Begitulah dirinya saat emosi.

__ADS_1


Tapi saat ia tenang maka ia mulai berfikir jernih.


Mungkin saja Shan Shan nya itu di jebak oleh seseorang dan ingin membuat mereka berdua berpisah. Tapi bisa saja Shan Shan nya benar benar menghianati nya. Shan Shan tidak mungkin seperti itu, pikirnya.


'Bagaimana bisa dia melakukan hal itu setelah hidup bersama ku selama ini' batin nya.


"YUAN!! KEMARI!!"teriak Tasya.


"I.. Iya Queen?"tanya Yuan yang langsung muncul di hadapan Tasya.


"Cari tahu!"ucap Tasya tegas.


"Ca.. cari tahu ap.. apa Queen?"ucap nya gugup.


"APA KAU TIDAK MELIHAT KEJADIAN DILUAR?!! CEPAT CARI TAHU YANG SEBENARNYA! JANGAN HARAP AKU MEMBERI MU MAKAN JIKA KAU TIDAK BERHASIL!!"teriak Tasya nyaring lalu menendang Yuan hingga terpental jauh dan mendarat di sungai. Lebih tepat nya Yuan menabrak batu besar yang terletak tak beraturan.


Sangat miris. Yuan menjadi bahan pelampiasan untuk Tasya. Semua Spirit Beast Tasya hanya bisa mengasihani Yuan si tongkat sihir yang malang itu.


Liu Yaoshan pergi meninggalkan Lembah api itu dengan amarah memuncak. Ia akan kembali ke Istana nya dan memberi 'hadiah' untuk 'orang itu'.


Lembah api yang tadi nya damai dan memiliki aura panas, kini telah membeku sebagian nya. Tapi entah mengapa setelah Liu Yaoshan pergi, yang membeku tidak mencair juga. Mungkin itu akan mencair setelah amarah nya yang memuncak itu tergantikan oleh ketenangan nya.


Semua hewan disana bergetar ketakutan. Mereka para hewan spiritual tidak menyangka jika ada orang yang sangat kuat di dunia ini.


Karena mereka di dunia ini hanya menemukan beberapa saja yang memiliki level 8. Namun orang tadi sangat kuat hingga mereka tak bisa mengetahui level nya.

__ADS_1


__ADS_2