Queen Of Life

Queen Of Life
Papatpapat


__ADS_3

H A P P Y R E A D I N G


.


.


.


.


Keesokan harinya~


Tasya dan yang lainnya sedang berada di depan mansion dan akan berangkat beberapa waktu lagi.


"Emm guru kita akan naik apa?"tanya Sheng pada Tasya yang sedang sibuk memakan keripik kentang ditangannya.


"Tunggu saja sebentar lagi kendaraan kita akan sampai" ucap Tasya santai.


Tak lama kemudian datanglah kereta kuda yang datang dari atas.


"Woaaah kereta nya bisa terbang"ucap Quon.


"Ta dapet dari mana nih kuda? napa ada sayapnya"tanya Amel pelan pada Tasya.

__ADS_1


"Hehe ini dapet dari Istana Awan sih"ucap Tasya terkekeh. Sedangkan Amel hanya ber oh ria.


"Sudah cukup mengaguminya, cepat masuk kita akan sulit mendapatkan penginapan nanti" ucap Tasya seraya berjalan masuk kereta kuda yang bersayap itu.


Pasalnya seleksi itu akan ada 1 lokasi saja disetiap benua. Contoh nya di benua bagian utara atau tempat Tasya tinggal maka hanya akan diwakili oleh satu kekaisaran untuk tempat seleksi nya dan semua yang ingin ikut serta dalam seleksi tersebut harus ke Kekaisaran tempat seleksi.


Mereka semua pun masuk kekereta dan langsung saja kereta itu terbang dibawa oleh 2 kuda putih bersayap itu.


Untuk sampai di kekaisaran Li akan memakan waktu hingga berhari hari jika menggunakan kereta kuda biasa, apalagi kalau ada bandit dan binatang pengganggu. Namun jika menggunakan kereta kuda milik Tasya itu akan hanya memakan waktu Satu hari saja.


"Woahh sangat indah jika dilihat dari atas"ucap Jiao saat melihat kebawah.


"Kalian jangan brisik aku akan tidur Oke" ucap Tasya memejamkan matanya seraya meletakkan kepalanya di pangkuan Rey.


"Oke?"tanya mereka semua kecuali Amel.


-----


Hari sudah mulai gelap dan bisa dilihat dari jauh jika Ibu Kota Kekaisaran Li sangat ramai. Sedangkan ada sebuah kereta diatas awan yang mulai turun dan mendarat di sebuah hutan.


Kereta itu cukup besar hingga bisa menampung 8 hingga 10 orang. Thor halu Okey.


Mereka turun dari kereta satu persatu dan setelah semua turun, kereta kuda itu langsung menghilang.

__ADS_1


"Eh? kemana kereta itu pergi?"tanya Amel.


"Masuk ke ruang dimensi" jawab Tasya santai.


"Oiya guru, kita berada dimana?"tanya Quon melihat sekelilingnya.


"Kita di Kekaisaran Li lebih tepatnya di hutan dekat Ibu Kota"jawab Tasya.


"Baiklah mari kita keluar dari hutan dan pergi mencari penginapan" ucap Tasya yang di angguki oleh mereka.


Mereka semua pergi keluar dari hutan dan di hutan itu. Disana Tasya dan yang lainnya banyak menemukan hewan buas dan hewan spiritual level rendah.


Setelah cukup lama didalam hutan, mereka keluar dari hutan pada malam hari. Tepat didepan gerbang Ibu Kota, mereka semua di minta untuk membayar beberapa koin emas. Saat masuk di Ibu kota, mereka tertegun dengan keadaan disana, pasalnya disana terlihat sangat indah saat di suasana malam hari dan juga sangat ramai.


"Sangat ramai"gumam Tasya.


"Ayo cari penginapan"ucap Tasya.


"Ya baiklah guru"ucap mereka kompak.


"Eh sebentar, pakai ini dulu"ucap Tasya lalu memberikan dua jubah dan dua topeng setengah wajah berbeda warna untuk masing masing dari mereka.


"Pakai jubah berwarna hitam dan topeng yang berwarna putih untuk saat ini, satunya lagi adalah untuk orang orang yang terpilih kalian bisa menyimpannya terlebih dahulu" ucap Tasya.

__ADS_1


"Baik guru"ucap mereka lalu memakai jubah tersebut di tempat yang sepi.


Setelah semuanya memakai jubah dan topeng yang diberikan oleh Tasya pun pergi kesalah satu penginapan termewah untuk menginap dan beristirahat.


__ADS_2