
H A P P Y R E A D I N G
.
.
.
.
"Kau terlalu lembut dengan mereka"ucap Tasya saat Sheng sampai di depan mereka.
"Aihhh aku dulu bahkan tak berani untuk membunuh manusia dan sekarang saat aku berani juga kau salahkan. Aku berani membunuh juga karena mu tahu"ucap Sheng.
Benar sekali, Shaosheng dulu bahkan tak berani untuk melukai seseorang. Tetapi semenjak ia bertemu Tasya dan mengetahui bagaimana Tasya membunuh dengan sangat kejam nya.
Dan ia juga sering di paksa untuk membunuh orang orang yang berniat jahat. Yah itu mungkin terlihat sangat mudah. Akan tetapi hati nya sangat sulit menerima akan perbuatan nya. Dulu saat pertama kali ia membunuh, malam nya ia tak bisa tidur dan selalu di bayang bayangi oleh bagaimana cara nya ia membunuh.
Sheng sudah mulai terbiasa sekarang ini.
"Emmm"gumam Tasya mengangguk.
"Ayo kembali"lanjut Tasya. Kemudian menghilang meninggal kan teman teman nya.
"Selalu saja seperti itu"ucap Amel kesal.
Kemudian delapan orang yang di tinggal kan oleh Tasya mulai menghilang lebih tepatnya lagi teleportasi
****
"Hei apa kau tidak bisa ke dunia atas dalam waktu dekat? Di Istana sedang tidak dalam kondisi baik. Istana kita saat ini sedang di perebutkan oleh kerabat mu! karena kau tidak ada disana seperti yang di ramal kan" suara Sky terdengar sangat angkuh seperti biasa.
"Biarkan saja mereka. Walau mereka saling membunuh pun, salah satu dari mereka tidak akan pernah menempati posisi ku karena aku masih hidup dan hanya orang yang di takdir kan saja yang bisa menjadi Ratu Kehidupan.
__ADS_1
Ratu ini akan membunuh mereka dengan kejam jika mereka menggunakan cara terlarang untuk merebut posisi Ratu ini"ucap Tasya tersenyum miring.
Dulu pernah ada yang menginginkan posisi Ratu Kehidupan hingga menggunakan cara terlarang. Orang itu adalah saudara dari Nenek buyut Tasya.
Orang itu benar benar telah menjadi Ratu Kehidupan, akan tetapi hal seperti itu juga membutuhkan pengorbanan. Dia mengorbankan tubuhnya untuk di rasuki oleh kegelapan dan kegelapan itu akan mengamuk jika dia tidak memakan jantung segar manusia setiap tiga hari sekali.
Setelah orang itu menjabat sebagai Ratu Kehidupan selama 1 tahun lama nya, tiba tiba orang itu terbakar oleh api hitam saat Nenek buyut Tasya melahirkan seorang Putri yang akan di takdir kan menjadi Ratu Kehidupan pada saat ia dewasa.
Setelah kematian orang itu, Nenek buyut Tasya kembali pada posisi nya yaitu menjadi Ratu Kehidupan yang sebenarnya. Sedangkan orang itu telah lenyap dan jiwa nya juga hancur. Entah siapa yang melenyapkan orang itu. Ada dua kemungkinan yaitu akibat kelahiran Putri dari Nenek buyut Tasya dan kegelapan yang ada di tubuh orang itu.
**Back topik~
"Hmm tapi itu tidak bisa kau anggap remeh! karena itu akan berefek pada semua bawahan mu dan juga untuk semua makhluk hidup!! apa kau akan membiarkan semua kekacauan itu terjadi?! Bertanggung jawablah dengan gelar mu"ucap Sky dengan sedikit berteriak**.
"Cerewet!! apa kau kira aku tidak bertanggung jawab hah?!! Diam atau kau akan ku lempar ke lautan"ucap Tasya kemudian memasuki ruang dimensi nya.
"Queen "ucap ke enam Spirit Beast nya saat Tasya sampai di ruang dimensi nya.
"Hmmm.. aku ingin bertanya, bisakah kalian pergi ke dunia atas? Kalian ini berasal dari dunia atas, pasti bisa ke dunia atas kan?"ucap Tasya seraya duduk di sofa dan menuangkan kopi susu ke gelas kaca.
"Tidak Queen, jiwa kami telah terikat dengan mu. Jika kau tak bisa maka kami juga tidak bisa" ucap Black.
"Haaah andai saja aku bisa berteleport ke dunia atas tanpa plakat"gumam Tasya. Lalu ia meminum kopi (dangdut😂) yang ada di tangan nya.
Tasya bisa saja berteleport ke dunia atas, menengah maupun bawah jika dia memiliki plakat. Hahh tapi itu hanya jika ia mempunyai plakat. Akibat kecerobohan yang tak sengaja menghancurkan plakat itu, dia menjadi sangat kerepotan.
"Queen! ada yang mendekat ke arah kamar penginapan mu"ucap Blue dengan panik.
"Sebaiknya kau cepat kembali Queen"ucap Felix menyarankan.
"Baiklah"
Tasya pun keluar dari ruang dimensi nya dan berpura pura tidur. Walapun kamar nya telah ia kunci dan ia beri Array namun siapa tahu jika Array yang ia buat, di hancurkan karena dia hanya menggunakan 2% kekuatan nya untuk membuat Array pelindung itu.
__ADS_1
Cklek
Suara pintu terbuka dan terdengar derit pintu itu menggema dalam ruangan yang sunyi itu. Cahaya nya pun sangat terbatas. Entah lah mungkin Tasya tak suka tidur dengan ruangan yang terang.
Terlihat seorang Pria dengan jubah ungunya dan topeng yang bertengger di wajah nya, mulai berjalan menghampiri Tasya setelah memastikan pintu nya tertutup rapat tanpa bisa dibuka.
Tasya mulai waspada dalam pura pura tidur nya saat Pria itu naik ke ranjang nya. Perlahan Pria itu merebahkan tubuhnya dan memeluk Tasya erat.
"Aku sangat merindukan mu" bisik Pria itu menyelusupkan kepalanya ke leher Tasya.
Tasya yang mendengar suara itu pun membeku. Suara ini sangat familiar untuk nya dan dia sangat tahu siapa orang ini.
Saat pria itu merasakan tubuh orang yang di peluk nya diam membeku pun hanya tersenyum tipis.
"Ka.. Kau!"
"Yah ini aku"ucap Pria itu seraya mengerat kan pelukan nya.
.
.
.
.
Hayoooo coba tebak siapa Pria yang memeluk Tasya..
a. Liu Yaoshan
b. Raja Kegelapan
c. Rey
__ADS_1
SEE YOUUU GUYS😉