
H A P P Y R E A D I N G
.
.
.
.
Keesokan harinya~
Di suatu ruangan, seorang gadis cantik sedang bergelung dengan selimut nya. Tampak sangat nyenyak sehingga belum terbangun walupun matahari telah mulai terlihat.
Tak lama kemudian gadis itu mengerjapkan kelopak matanya.
"Eughh"
"Udah pagi ternyata"ucapnya dengan serak. Dia turun dari tempat tidur nya lalu pergi ke pemandian.
Beberapa lama kemudian mereka telah berkumpul di sebuah rumah makan yang berada di bawah penginapan. Penginapan itu berada di lantai 2 di lantai 1 adalah rumah makan yang cukup mewah.
"Emm kita akan apa setelah ini? seleksi nya masih 1 minggu lagi"ucap Sheng.
"Berlatih"jawab Letta singkat.
"Lagi?"tanya mereka kompak.
__ADS_1
"Hmm jangan remehkan kekuatan mereka, mereka bahkan bisa menghabisi pasukan kita dengan mudah jika tidak berlatih lebih lagi"ucap Tasya.
"Sebelum peperangan itu, kita akan berlatih dan meningkatkan kekuatan kita. Ingat!! di atas langit masih ada langit" lanjut Tasya.
"Baiklah"ucap mereka pasrah.
"Sudahlah habiskan makannya, setelah ini akan ku beri gulungan jurus beladiri tingkat tinggi"ucap Tasya seraya memakan makannya dengan santai.
______
Di pagi yang cerah ini mereka yang terpilih melakukan latihan beladiri dan Tasya ke ruang dimensi untuk berlatih bersama Spirit Beast milik nya.
"Hei kalian ini mengapa membuat ku sangat kesal?"tanya Tasya kesal pada enam orang di depan nya.
"Queen kau tahu kan kami ini sangat ingin makan masakan mu tapi kau jarang sekali kemari"ucap Yuan.
"Haiss aku kemari bukan untuk masak ataupun makan tapi aku kesini adalah untuk berlatih bersama kalian!! jika aku tidak berlatih dengan kalian, nanti nya aku tidak tahu kemampuan kalian sampai mana"ucap Tasya kesal. Pasalnya dari dia masuk sudah mendengar rengekan rengekan dari keenamnya yang membuat kesal.
"Kalian juga pasti makan makanan yang dibuat maid robot milik ku kan?"tanya Tasya.
"Sudahlah ayo berlatih di dekat air terjun surgawi saja"ucap Black menghentikan Tasya yang akan mengomel.
Tasya hanya pasrah dan menuju ke tempat yang disebut oleh Black untuk berlatih pedang dan lainnya.
_____
"Hei menurut kalian guru kemana?"tanya Quon beristirahat dan duduk di rerumputan. Mereka berlatih di sebuah ruang dimensi kecil yang telah dibuat oleh Tasya untuk mereka berlatih.
__ADS_1
Jika mereka ingin masuk maka itu mudah. Mereka hanya perlu mengalirkan sedikit energi pada cincin yang diberikan oleh Tasya. Itu adalah cincin ruang dimensi, bukan cincin ruang biasa yang seperti mereka miliki.
"Mungkin guru juga sedang berlatih"ucap Amel.
"Aku bahkan tidak tahu dimana tingkat kultivasi guru dan juga element apa saja yang ia miliki"ucap Jiao.
"Hahhh Guru sangatlah kuat bahkan untuk membunuh orang saja ia hanya perlu melambaikan tangan nya"ucap Amel.
"Hei tunggu dulu, bukankah kita juga bisa membunuh orang dengan melambaikan tangan juga?"tanya Yihua.
"Kalian tidak tahu saja, guru memiliki semua element, itu sebabnya guru bisa melatih kita cara menggunakan element kita"ucap Amel lagi.
"Apa?!"seru mereka tak percaya. Didunia ini bahkan pemilik 2 element saja telah dianggap jenius apalagi dengan semua element?.
"Ya tapi aku juga tak kalah hebat loh dengan nya, aku memiliki 5 element kalian tahu kan?"ucap Amel menaik turunkan alis nya.
"Haiss masih hebat Rey, dia memiliki 6 element"ucap Jingmi memutar bola matanya malas.
"Kan hanya beda 1 saja"ucap Amel mengerucut kan bibirnya.
"Ayo berlatih lagi untuk bisa menyusul guru"ucap Quon semangat.
"Kita ini tidak akan bisa pernah setara dengan Guru. Walaupun bisa itu mungkin membutuhkan waktu hingga beratus ratus tahun"ucap Shilin panjang.
"Waooww"Ucap mereka tertegun dengan ucapan Shilin yang lumayan panjang itu.
"Aneh"ucap Rey lalu melanjutkan latihannya.
__ADS_1
"Heii siapa yang kau bilang aneh?"tanya Amel kesal.
Amel sangat kesal dengan saudara kembar sahabatnya yang menjengkelkan itu. Rasanya ia ingin sekali memukul kepala Rey.